Menunggu Pagi Untuk Prajurit Hati

Menunggu Pagi Untuk Prajurit Hati
Kesal


__ADS_3

" Kenapa kalau Saya berangkat sama - sama, kak Rifki suami Saya juga." Ucap Naura.


Rifki pun menjalankan Mobil nya, sepanjang perjalanan Rifki hanya diam dan sesekali melirik Naura dari kaca spion.


Naura terus membuang mukanya ke luar jendela sedang kan Putri terus mengoceh tentang kehamilan nya.


" Kak mau di elus perut nya." Rengek Putri.


Rifki melirik ke arah kaca spion dan saling menatap, hingga tangan Rifki menuruti apa yang di inginkan Putri.


Naura membuang wajahnya keluar jendela dengan terus mengusap perut nya yang sudah sangat nampak.


" Kak, mau punya anak laki - laki atau perempuan nanti? " Tanya Putri.


" Apa saja baik perempuan atau laki - laki, yang penting sehat semua nya." Jawab Rifki.


" Nanti malam jadwal nya sama Saya kan? "


" Iya."


Putri terus bergelayut manja di lengan Rifki, tanpa mereka sadari Naura meneteskan air mata. Hingga saat tepat di sebuah lampu merah, Naura melihat motor Aldi. Dengan segera meminta suaminya membuka pintu Mobil, dan lantas segera naik ke motor Aldi.


Aldi yang terkejut saat melihat siapa yang duduk di belakang nya.


" Naura."


" Jalan Bang."


" Naura." Panggil Rifki.


Putri hanya tersenyum saat melihat pemandangan itu, dan dengan segera Aldi melajukan motor nya saat lampu berubah jadi hijau.


Rifki pun mengejar motor Aldi yang membonceng Naura hingga sampai di depan kantor Naura.


Naura segera masuk tanpa pamit ke Aldi, begitu pun juga Aldi yang langsung ke Kodim. Saat Putri turun dari Mobil, Rifki langsung mengejar Naura masuk kedalam.


" Naura..!! " Panggil Rifki.


Naura terus berjalan masuk kedalam ruangan nya, dan saat masuk ruangan Naura masih kosong. Dengan segera menarik tangan Naura.


" Maksud nya apa tadi? " Bentak Rifki namun Pelan.


" Mau tahu..?? " Ucap Naura dengan membelakkan matanya.


" Iya.!! "


" Sengaja tadi di depan Saya seperti itu? "


" Bukan nya kamu yang minta, katanya harus berlaku adil, kalau memang nggak sanggup jangan suka bicara seperti itu pada suami kamu. Kamu mau nantang Saya hah..!! "


Naura melepaskan cengkraman tangan Rifki, dan menatap tajam ke arah nya.


" Sampai kapan akan pertahankan Saya? "


" Sampai mati."


" Dengan istri 2,lantas status anak kamu dengan Putri bagaimana? "


" Bisa di atur, Saya akan cerai kan dia."

__ADS_1


" Saya tidak mau di ceraikan." Ucap Putri.


" Saya minta Kakak ceraikan Naura, kalau tidak Saya akan laporkan kalau ada ASN di madu dan seorang perwira beristri 2." Ancam Putri.


" Jangan macam - macam kamu, nggak pikir pakai otak kalau kamu juga akan kena masalah." Ucap Rifki.


" Laporkan saja, biar tahu. " Ucap Naura.


" Laporkan saja biar kita sama - sama di panggil, dan Saya akan katakan bahwa orang ketiga disini adalah kamu, dan apa kamu nggak berpikir siapa Saya. Apa kamu nggak mikir di kabupaten ini nama Saya di kenal, Saya bisa pakai nama Saya, untuk memutasikan kamu ke tempat yang jauh. Kamu ingat Saya disini sebagai apa, kamu tahu Saya disini ini sangat berpengaruh bagi ASN di kabupaten ini. Kamu tahu Saya bisa tahan gaji kamu, Saya akan jatuh kan nama kamu." Ucap Naura.


" Kamu ancam Saya dengan itu, ingat Saya sedang hamil anak kak Rifki."


" Ambil kalau kamu mau suami Saya, ambil dan ingat karma berlaku."


" Kamu bicara apa Naura? Kamu tahu Saya ini bukan barang. "


" Dengan kejadian tadi Saya benar - benar nggak kuat. "


" Kamu jangan minta cerai. "


" Talak Saya setelah anak ini lahir. "


" Nggak. "


" Talak saya."


" Saya bilang nggak ya nggak, kamu Paham." Bentak Rifki.


*****


Braaakkk


" Kamu apa - apaan sih Rifki. " Ucap Dani.


" Sekali lagi kamu dekati Naura, Saya nggak akan tinggal diam." Bentak Rifki.


" Dekatin bagaimana? Naura itu awalnya dia datang sendiri bukan Saya yang dekati. Seperti hal nya yang di lakukan Melati. " Ucap Aldi.


" Jangan bawa - bawa Melati, ini beda. " Ucap Rifki.


" Saya akan buat Naura jatuh cinta sama saya." Ucap Aldi.


Buuughhh


Buuughhh


" Stop Rifki." Bentak Dani melerai.


" Berani kamu rebut Naura dari Saya, akan Saya b*****uh kamu." Ucap Rifki.


Aldi tersenyum sambil mengusap sudut bibir nya yang berdarah.


" Sebaliknya kamu urus istri muda kamu, Naura seperti ini seharusnya kamu sadar akan kesalahan kamu yang tidak akan pernah hilang seumur hidup akan terus membekas." Ucap Dani.


" Saya ingat kan kamu Aldi, Naura masih istri Saya dan ingat itu." Ucap Rifki meninggalkan Aldi dan Dani.


Lantas Dani menatap ke arah Aldi yang sedang membersihkan celananya yang kotor.


" Ada Bang? " Tanya Aldi.

__ADS_1


" Kamu nggak ada rasa sama adik Saya kan? "


" Kalau nanti ada rasa, apakah Abang akan dukung Saya? "


*****


Putri terus menatap ke arah Naura yang sedang mengerjakan pekerjaan nya,


" Awas saja kamu Naura." ucap Putri dalam hati.


******


" Mau kemana? " Tanya Aldi saat melihat Naura keluar dari gerbang kantor nya.


" Saya lagi ingin makan gado - gado di depan SMK. " Jawab Naura.


" Kenapa nggak pesan online food saja."


" Saya lagi ingin makan langsung di Sana Bang."


" Abang antar ya."


" Nggak Bang, Saya sendiri saja. "


" Mau kemana? " Tanya Rifki yang datang dari belakang Aldi.


" Kakak...!! " Putri berjalan menghampiri Rifki dengan langsung melingkar kan tangan nya di lengan Rifki.


" Bang Aldi, Saya ingin makan gado - gado di Sana." Ucap Naura .


" Mau jalan atau naik motor? "


" Jalan saja. "


" Kamu Mau jalan sama Aldi? " Tanya Rifki.


" Kenapa? Bukan nya istri muda Abang minta makan juga. " Jawab Naura.


" Kak, ayolah Saya juga lapar. Ini anak kita ingin makan." Ucap Putri.


" Naura kita pergi sama - sama." Ucap Rifki.


" Bro istri kamu lebih memilih Saya, lebih baik kamu ladeni genderuwo satu ini." Ucap Aldi.


" Kamu katain Saya genderuwo? " Ucap Putri kesal.


" Iya terus Saya katain kamu wewe gombel Mau? "


" Kakak...!!! " Ucap Putri ingin meminta tolong pada Rifki.


" Bang Saya lapar." Ucap Naura.


" Hayu kita makan gado - gado."


Rifki menatap istri nya Jalan bersama pria lain, sedangkan Putri terus mengoceh dan mengumpati Aldi serta Naura.


" Kamu bisa diam nggak sih, bikin nggak mood tahu. " Bentak Rifki.


" Kakak bentak Saya!! "

__ADS_1


" Hari ini kamu pulang sendiri."


__ADS_2