
" Mas ini kamar kita. ? " Tanya Putri kaget saat berdiri di depan pintu kamar yang lebih kecil dari kamar nya.
"Tepat nya bukan kita tapi kamu. " Jawab Noval.
"Ma - maksud kamu apa ya Mas? "
"Ya kamu tinggal di kamar ini, dan kita tidak akan pernah tinggal satu kasur atau kamu jadi istri sah saya. Karena istri Sah saya itu adalah wanita yang baik dan tidak seperti kamu." Ucap Noval sinis.
"Kurang ajar kamu Noval, brengsek jadi kamu menikahi saya tujuan nya apa hah? Saya tidak pernah punya masalah Sama kamu. " Bentak Putri.
"Kamu memang tidak pernah punya masalah dengan saya, tapi kamu punya masalah dengan Naura. Saya nggak habis pikir sama kamu, wanita licik dan kamu itu ibu macam apa di saat saya menyuruh kamu lupakan anak kamu malah kamu menurut, dan rela melupakan darah daging kamu sendiri. Bahkan Allah memberikan kamu Azab dengan di angkat nya rahim kamu malah kamu bukan nya bertaubat tapi semakin menjadi. "
"Brengsek kamu Noval, saya nggak habis pikir kamu seperti itu. Saya akan pergi dari sini. " Ucap Putri melangkah kan kakinya namun di tahan oleh Noval dan mendorong Putri dengan kasar.
Aaaaaaawwwwww
"Jahat kamu. " Teriak Putri.
"Saya akan kasih pelajaran untuk kamu, mungkin rasa sakit nya tidak sebanding apa yang di rasa kan oleh orang yang kamu sakiti."
"Jangan macam - macam kamu. " Ucap Putri memundurkan tubuh nya saat melihat Noval membuka kemeja bagian atas nya lalu merangkak ke atas tempat tidur.
"Saya mohon jangan. "
Aaaaaarrrrgggghhh
Plaaaakkk
Plaaaakkk
Sreeeeettt
****
"Kakak sudah mulai Dinas? "
"Iya sayang, Kakak berangkat Dinas dulu ya. Nanti mau Kakak belikan apa? " Ucap Rifki sambil membelai rambut Niken.
"Kakak pulang tepat waktu saja." Ucap Niken.
"Ok, nanti kakak langsung pulang." Ucap Rifki sambil mencium pucuk kepala Naura.
******
Hiks... hiks... hiks..
Putri menangis dengan berbaring tubuh nya di tutupi selimut setelah di paksa oleh Noval untuk melayaninya.
__ADS_1
Wajah nya penuh memar hingga tubuhnya pun, yang Noval sengaja lakukan pada Putri.
"Saya akan datang kemari sewaktu - waktu, karena ada istri yang telah menanti saya di rumah. Di saat saya sudah puas menyiksa kamu, saya akan ceraikan kamu dan mengembalikan kamu pada kedua orang tua kamu. Saya juga akan mengganti biaya semua nya yang akan cukup buat hari tua kamu." Ucap Noval sambil memakai kemeja nya kembali.
Hiks... hiks... hiks...
"Kamu sama kan saya bagai barang rongsokan." Ucap Putri sambil menahan sakit.
"Itu pantas untuk orang seperti kamu. "
Noval pun pergi meninggalkan Putri yang masih berada di kamar nya dengan semakin kencang menangis.
"Jangan sampai dia keluar rumah, kunci akses keluar. Dia hanya boleh keluar kamar dan hanya di halaman rumah. " Ucap Noval.
"Baik Pak. " Ucap Asisten rumah tangga Noval.
"Ini uang untuk kamu dan suami kamu, ingat pesan saya. kalau kalian melanggar saya akan hukum kalian."
"Saya mengerti Pak."
*******
"Rifki..!! "
Rifki menoleh saat seseorang memanggil dirinya saat baru sampai di Kodim.
"Benar saya Kemal. " Jawab Kemal.
"Apa kabar? lama baru ketemu lagi. " Ucap Rifki.
"Alhamdulillah baik, sekarang saya Dinas disini di Dinas Perhutani dan Istri di BAPEDA."
"Sudah punya anak berapa? " Tanya Rifki.
"Hampir tapi keguguran, sudah 3 tahun kami program tapi belum berhasil. "
"Sabar ya. "
"Kamu punya anak berapa? " Tanya Kemal.
"Saya punya anak 2,perempuan sama laki - laki. " Jawab Rifki.
"Serasi, oh ya kemarin saya coba chat kamu tapi nggak di balas. "
"Oh yang semalam itu kamu ya? Sorry kirain itu bukan kamu. "
"Saya dapat dari Bunda kamu saat di rumah sakit, katanya kamu habis kecelakaan. "
__ADS_1
"Iya sampai koma,ini saya baru masuk Dinas lagi. "
"Ngomong - ngomong kamu menikah sama siapa? Apa sama siapa tuh si Naura. " Ucap Kemal.
"Alhamdulillah kami berjodoh dan hampir cerai. "
"Kok bisa? "
"Saya buat kesalahan saat itu sama Putri."
"Putri!!! "
"Sampai dia hamil anak saya, kami menikah kini kami sudah bercerai dan saya lebih memilih istri sah saya Naura. Dan anak saya sama Putri, Naura yang asuh karena anak kami memiliki kekurangan dia tak ingin anak nya. "
"Putri dimana sekarang? Masih tinggal disana kan? "
"Dia menikah sama Noval, kamu kenal anaknya Pak Sekda, Ibu Ayu ketua DPRD sini."
"Saya ingin cerita masalah Putri. "
"Cerita apa? "
*****
"Kakak sudah pulang? " Tanya Naura menyambut suami nya pulang.
"Mau makan atau langsung mandi dulu? "
Rifki berjongkok dan bersandar di kedua paha Naura, dengan kedua tangan nya memegang salah satu tangan Niken.
"Kakak kenapa? Kakak sakit? " Naura membelai rambut cepak Rifki.
Rifki mendongak kan wajah nya ke arah Naura yang kini menatap nya dengan sangat lekat.
"Maaf kan Kakak.. "
*
*
*
*
*
Besok Karya baru Up...
__ADS_1