Menunggu Pagi Untuk Prajurit Hati

Menunggu Pagi Untuk Prajurit Hati
Menumpahkan Rasa Rindu


__ADS_3

🌺🌺🌺


Semusim lalu sehancur itu,aku dan kamu terpecah pada peraduan baru


Memilih jalan masing-masing untuk menjadi orang asing


Semusim lalu sehancur itu,kita pernah berada pada satu titik temu yang kini ambigu


Pernah saling menyatu lalu rancu diperaduan waktu


Semusim lalu sehancur itu,kebahagiaanku dan kebahagiaanmu hidup pada narasi semu


Terenggut baris baru hilang oleh titik yang membinasakanku


Semusim lalu sehancur itu,harap ingin bersatu kini telah berdebu


Tersimpan dalam kotak kayu bernama rindu


Semusim lalu sehancur itu,kau pernah menjadi rumahku tempat segala suka duka mengadu


Semusim lalu sehancur itu,aku adalah narapidana pada hatimu dan kau sibuk memperindah lahan baru


Semusim lalu sehancur itu,mencintaimu adalah kesakitan favoritku


Dan kau tak pernah tahu.


🌺🌺🌺


Naura membereskan mainan Ay dan Malik sedangkan kedua pengasuhnya pergi untuk berjalan - Jalan di sekitaran pantai dekat dengan rumah nya sambil membawa Ay dan Malik.


Naura memasukan satu per satu mainan dalam box dan memberikan wewangian yang menyegarkan di kamar anak nya yang aman bagi Ay dan Malik.


Saat sedang membuka lebar jendela kamar Ay dan Malik sebuah tangan kekar melingkar di perut nya dan ternyata suami nya yang baru saja pulang latihan gabungan.

__ADS_1


"Apa kabar sayang." Rifki menciumi tengkuk leher istrinya hingga membuat Naura merasakan sensasi yang berbeda.


"Jahat." Naura membalikkan tubuh nya dan menatap pria yang sangat dia rindukan selama dua minggu.


Rifki menarik pinggang istrinya dan mencium bibir tipis yang selama ini jadi candu bahkan dua minggu ini tak merasakan nya.


Dengan rakus Rifki terus ******* dan saling menikmati nya.


"Anak - anak kemana?" Tanya Rifki.


"Mereka sedang berjalan - Jalan, dan Saya ingin membersihkan kamar Ay dan Malik." Jawab Naura .


"Kakak kemana saja hem..? Nggak pernah kasih kabar baru kemarin suami nya ini mengirim kan pesan untuk nya.


" Katakan coba kemana? Mba Rena saja hampir setiap hari komunikasi dengan Bang Dani, lah suami Saya malah nggak tahu kemana."


"Maaf sayang, waktu itu benar - benar padat. Dan saat itu memang Tim kakak berada latihannya di hutan beda dengan Tim nya Bang Dani yang hanya hacking di sekitaran kaki gunung." Ucap Rifki menjelaskan.


"Benar sayang, tanya saja sama Bang Dani." Jawab Ricki.


"Kakak mau makan? " Tanya Naura.


"Kakak ingin makan kamu saja." Jawab Rifki sambil tersenyum tanda tanya.


"Mandi dulu akh sana." Ucap Naura sambil mendorong tubuh Rifki.


*****


"Apa kabar anak Papah." Ucap Rifki sambil mencium kening Ay dan Malik.


" Dua minggu nggak ketemu kalian tambah gemuk semua." Ucap Rifki.


"Bagaimana nggak gemuk orang anaknya sangat lahap di kasih ASI." Ucap naik Naura yang duduk di atas kursi Rotan nya.

__ADS_1


"Makasih sayang, sudah mengasuh kedua anak kita dengan baik."


Naura memeluk tubuh Rifki saat sedang berada di kamar Ay dan Malik yang masing - masing berada di dalam box.


" Kak. " Ucap Naura sambil mengusap perut rata Rifki.


"Hem.. pasti ada pengen nya ya?"


"Ih... kok tahu. " Ucap Naura.


"Ini kan gaya kamu sayang."


"Saya kangen sama kakak, rindu di peluk." Ucap Naura sambil menghirup aroma wangi tubuh suami nya yang sangat dia rindukan.


Rifki yang akan paham medan, langsung membawa Naura dalam gendongan nya ala bridal style.


Di rebahkan tubuh Naura dengan saling berciuman dan membelit lidah. Sedangkan tangan Rifki sudah bertamasya kesana kemari.


Suara Naura terdengar indah mengisi ruangan yang mereka tempati, dan Naura pun berganti posisi.Hingga telah sama - sama mencapai nikmat dan menikmati setiap inci nya.


🌺🌺🌺


Tidak ada yang berbeda dari lalu lalang pada umumnya, dan tak mengapa. Sebab kau pula tak pernah mempermasalahkannya, ketika seluruh kenangan kita terlanjur menggenang lama akibat derasnya air mata.


Tidak ada yang sama. Akui saja, dari lubukmu sana menerimaku menerima kita, menerima segala yang kita kira tak menjadi masalah apa-apa.


Tidak ada yang berbeda dihatiku sendiri, setidaknya maka sekian lalu lalang merasa berhasil menguji keyakinan kita sebagai sesuatu yang sia-sia.


Tidak ada lagi yang sama, bahkan jika menyalahkan dunia kau tak akan kembali kiranya, pula yang telah menjadi lama,lampau atau usang disebutnya.


Tidak akan lagi ada, seperti seharusnya, dan sayangnya.


🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2