
"heh lo bedek ya gw bilang stop ya stop !" teriak angga pada intan karena malah jalan lagi
"apa lagi ?"tanya intan sambil menoleh ke angga
"lo sini dulu !"perintah angga ,intan pun terpaksa manurutinya
"apa ?"tanya intan dengan malas
"lo duduk aja di sini biar gw yang beli makanannya !"perintah angga
"yaudah iyaa "jawab intan dengan lemah
angga kini sudah keluar dari kamar intan dan sedang menuju kantin untuk membeli makanan
__ADS_1
"ibu gimana keadaannya ya ?"pertanyaan yang muncul dalam pikiran intan
"ah mending aku liat ibu dulu angga juga pasti agak lama"inisiatif intan
intanpun mengumpulkan tenaganya untuk pergi keruangan ibunya, saat intan sudah sampai dan masuk di ruangan ibunya ia bingung karena tak melihat ibunya disana , ai pun bertanya pada suster yang masuk untuk membereskan ruangan itu
"sus ibu saya kemana ya ? ko gak ada disini apa ruangannya di pindahin ?" pertanyaan intan membuat suster itu terbungkam ,suster itu tak menjawab pertanyaan intan ,intanpun menjadi kesal karena tak ada reapon dari susuter tersebut , sebenarnya suster itu sudah tau bahwa intan adalah anaknya yang tadi pingsan karena syok melihat ibunya pingsan dan apalagi sekarang ibunya bukan pingsan lagi tapi tidur untuk selamanya ,jika ia beritahu ibunya sudah tiada mungkin intan bisa tambah syok pikir suster itu, namun bagaimanapun ia adalah ibunya intan jadi intan harus tahu kebenarannya
"suster jawab saya sus?"tanya intan yang sedang berhadapan dengan susuter itu dan mengguncangkan bahunya karena geram
di sisilain angga sudah sampai di kamar intan dan kebingungan karena tak melihat intan ,ia pikir intan sedang ke wc yang ada di ruangannya namun saat angga menggedor gedor tak ada sautan dari dalam anggapun langsung membuka pitu wc itu pun dan ternyata zonk intan tak ada di dalam ,angga pun mengerti bahwa intan pasti pergi keruangan ibunya dan ia langsung pergi menyusul kesana dan saat sudah ada di depan pintu yang tadinya di pakai oleh alm lastri ia melihat intan disana ,dan saat akan masuk ia terhenti di tengah pintu kala mendengar perkataan suster yang ada di depan intan
"maaf nona ibu anda tak bisa kamu tolong "jawav suster dengan kepala yang di tundukan
__ADS_1
"apa ? ibu ...tak tertolong ?"intan sangat terkejut dan langsung menutup mulutnya yang mengaga sambil meneterkan air matanya, suster tersebut menganggukan kepalanya
"aa...apa saat saya ping..san ibu per..gi ? ,hiks hiks hiks "tanya intan dengan mulut bergetar , suster itu ikut merasa sedih saat melihat intan menangis
"tidak ,tadi ibu anda hanya pingsan dan pergi saat terbangun dari yang ke dua kalinya "jawab suster itu
saat intan mendengar itu ia menyesal karena ia malah pinsan, ya walau bukan keinginannya , iaa terus menangis dan lama lama kakinya menjadi lemas ia pun duduk dilantai dengan tarus menangisi ibunya
"ibuu...ibuuu...kenapa ibu tega tinggalin intan ....hiks hiks hiks "suara intan dengan penuh kesedihan
angga yang melihat intan seperti itu ia pun langsung mendekatinya, saat angga sudah ada di samping intan suster itu malah pamit meninggalkan mereka karena masih ada yang harus ia urus, angga langsung membantu intan bagun
"ibuuuuu....hiks hiks hiks "intan terus menangis
__ADS_1
"udah lo harus ikhlasin ibu lo biar dia tenang disana !"perintah angga yang membuat intan berpikir ,intan berpikir omongan angga ada benarnga ia pun mulai reda dari tangisannya