
****
di sisi lain tasya kebingungan saat tidak melihat intan karena intan sebenarnya sudah bergeser tempat untuk menunggunya namun tasya tak menyadarinya, ia hanya fokus pada tempat yang ia tuju dan tasya langsung menghentikan langkahnya di tengah jalan, matanya melirik ke area sekeliling depan kampus dan ia melihat intan ada di sana ,tasya hendak melanjutkan lahkahnya namu .....
"bip bip biiipppp"suara kelakson mobil yang sedang melaju kencang menuju tasya respon tasya pun berteriak
"aaaaaaaa"jeritan tasya dengan sekencangnya
"brugg "
tasyapun terkulai lemas
intan yang mendengar suara jeritan pun langsung menoleh kejalan
DEG
intan membelalakan matanya karna melihat pemandangan yang membuatnya kaget
"tasyaaaa"teriak intan sambil berlari menuju jalan
di jalan tersebut menjadi banyak orang yang datang untuk menolong korban kecelakaan ,angga yang melihat intan berlari langsung mengikutinya
__ADS_1
saat intan sampai di tempat kejadian ia lebih di kagetkan lagi saat melihat korbannya bukanlah tasya melainkan ibunya, tasya sebenarnya tidak apa apa karena sudah di selamatkan oleh lastri ibunya intan
FLASBACK
sebelumnya, lastri menunggu intan sampai masuk kedalam kampusnya, namun ia melihan anak perempuan yang seumuran dengan intan akan menyeberang jalan dan memanggil nama intan, lastri sempat kepikiran bahwa ia adalah temannya intan namun lastri melihat mobil yang melaju kencang menuju arah anak perempuan itu, lastri pun langsung berlari dan mendorong tubuh tasya dan akhirnya ia yang menjadi korban ,tasya hanya syok saja dan luka kecil akibat jatuh di atas aspal
FLASBACK OFF
DEG
intan mengaga dan menutupnya dengan mulut perlahan air matanya jatuh dan kakinya mulai melemai ia mulai duduk di samping lastri yang sudah banyak darah di kepalanya akibat benturan yang sangan keras
"hik hik hik , ibuu ibuu bangun ibuuu pasti kuat "panggil intan pada lastri
untung orang yang menabraknya bertanggung jawab
tasya menangis dan memintamaaf karena ia tahu ini semua karena dirinya namun intan tidak menyalahkannya
*****
di rumah sakit mutiara kasih lastri berbaring sekarang ia belum sadarkan diri dan intan terus menangis ia takut jika ibunya tak bisa tertolong
__ADS_1
"hiks hiks hiks"suara tangisan intan
tasya tidak ikut karna intan melarangnya dan menyuruhnya beristirahan untuk menenangkan diri , angga yang menemani intan di rumah sakit
"udah lo jangan nangis aja gak ada guna tau "ketus angga karena risi dengan tangisan intan
intan berhenti menangis saat dokter keluar dari pintu kamar lastri
"dokter bagaimana keadaan ibu saya ?"tanya intan yang langsung berdiri dari duduknya
"ibu anda dalam kondisi yang sangat kritis "jawab dokter yang menangani lastri
"apa ? kristis ?" tanya intan lagi sambil menutup mulutnya yang mengaga
"iya kita do'akan saja , semoga ibu kamu dapat tertolong" ucap dokter tersebut
"iii..iyaa dok "jawab intan dengan lemahnya
dokter tersebut pun pergi meninggalkan intan namun sebelumnya intan bertanya apa ia boleh masuk dan dokter membolehkannya
intan pun masuk sambil meneteskan air matanya terus namun ia menangis dalam diam ia takut mengganggu ibunya dengan suara tangisannya itu
__ADS_1
"ibu,ibu harus bangun !, ibu jangan tinggalin aku sendiri bu ,aku gak punya siapa siapa lagi kecuali ibu ,hiks hiks hiks"ucap intan yang lama lama tak kuat menahan tangisnya itu