Mutiara Yang Hilang

Mutiara Yang Hilang
menolong


__ADS_3

keseharian intan selalu seperti itu ,setelah pulang dari kampus ia langsung pergi ke restoran tempat ia bekerja dan tania tak henti henti mengganggu intan saat bekerja ,namun intan terus sabar dan tak meladeninya ,dan setiap hari juga ada sepasang mata yang memperhatikannya namun intan tak menyadarinya sampai sekarang


****


"intan" panggil angga ,intanpun menoleh ke arah sumber suara


"ehh ada apa ?"tanya intan


"lo masih ada jadwal gak sekarang?"tanya angga pada intan


"engga , sekarang gw mau ke resto"jawab intan


"emm yaudah gw ikut ya?"pinta angga dengan harapan intan mengijinkannya walaupun intan tidak mengijinkannya ia akan tetap kesana


"ngapain ? aku kesana mau kerja bukan main "jawab intan dengan ketus


"aishh, gw juga tau kali "jawab angga dengan lebih ketus lagi


"trus?" tanya intan dengan penuh heran


"ya gw di sana mau jadi pelanggan lo !"seru angga


"ouh kirain mau bantuin aku ,hehehe"ucap intan sambil terkekeh


"aihh, lo ya geer banget males juga klo gw harus bantuin lo"ketus angga


"ihh siapa juga yang kegeeran"ketus intan


"idih, ya lo lah"ucap angga dengan menunjuk wajah intan


"heh gw tuh gak kegeeran !"tegas intan sambil menunjuk muka rangga


"hah ? apa lo bilang ?....sejak kapan gaya ngomong lo berubah ?" tanya angga dengan ketus


keduanya sudah menurunkan telunjuknya masing masing


intan terdiam mendengan pertanyaan angga


"ah iya sejak keseringan dengerin kamu orang "gumam intan

__ADS_1


"malah diem lo"ucap angga


"ouh itu sejak gw aaaah bla blaee bloo blahh "("duh kenapa lidah aku jadi kebelit belit nih mau ngomong aja susuh , malu maluin sendiri")gumam intan dalam hati


"eh lo kenapa ? kerasukan lo ya "ucap angga sambil memasang wajah ngeri dan memeluk tubuhnya sendiri


"enak aja "jawab intan sambil memukul paha tangan angga


"aww lo berani mukul gw hah?" tanya angga dengan wajah mengancam


intan tertunduk dan....


"ehh..." gumam intan dengan nada antara takut dengan ancaman angga dan rasa bersalah


"hah lo segitu takutnya ke gw, hahaha"ucap angga dengan percaya dirinya sambil tertawa dengan bahagia


tiba tiba...


"hah apa ? aku takut kamu? gak bakalan itu cuman khayalan kamu !"jawab intan sambil memukul mencubit dengan keras tangan angga sampai sampai tangan angga merah ,angga langsung berlari dengan cepat ke luar kampus dan intan terus mengejarnya , angga berlari ke parkiran mobil miliknya dan langsung masuk ke dalam mobil miliknya ,namun intan kehilangan jejak angga saat di parkiran, ai berdiri celingukan lalu duduk di depan mobil sport warna hitam ,intan tidak tahu bahwa mobil yang ia duduki itu milik angga ,angga terkekeh di dalam mobil karena ia memiliki ide jailnya ,angga menyalakan mobilnya namun intan tak menyadarinya bahwa mobil yang ia duduki sudah menyala dan siap di lajukan ,tapi sebelum angga melajukan mobilnya ia akan mengerjai intan terlebih dulu


"bip bip bippp"suara klak son mobil yang membuat intan kaget dan meloncat dari duduknya


"hahahaha....hahahaha...hahaha "angga tertawa terbahak bahak karena berhasil mengerjai intan


"hah...hah..hah"napas intan terengah engah, sambil mengelus ngelus dadanya karena kaget


"wahh kurang ngajar banget kamu ya!"marah intan atas perlakuan dari angga, intan sudah melihat siapa yang ada di dalam mobil itu dan orang itu yang membuatnya kaget


"hahahaha...hahaha..hahahaha"angga terus tertawa sambil memegang perutnya yang sakit karena tak henti henti menertawakan intan


"kamu tuh ya nyebelin banget sih "marah intan sambil memukul mukul angga yang telah keluar dari tempat persembunyiannya


"oooo stop stop ,gw minta maf "kata angga sambil mengangkat kedua tangannya untuk menghindari pukulan dari intan


"huh ...karna aku orangnya baik dan tidak sombong ,okelah aku maafin "jawab intan dengan sombongnya


"katanya gak sombong tapi laganya sombong amat "ketus angga yang mulai memancing intan lagi


"apa ,,bukanya makasih malah mau ngajak tarung lagi"kesal intan

__ADS_1


"haaaa iya iya makasih "jawab angga yang sudah malas jika harus debat lagi dengan intan jadi ia mengalah


"yaudah cepetan lo masuk ke mobil !"perintah angga


"eh beneran kamu mau ke resto tempat aku kerja?" tanya intan yang tak yakin dengan kemauan angga


"yalah "jawab angga dengan santai


"yaudah "jawab intan sambil masuk ke mobil


anggapun ikut masuk kemobil dan mereka berangkat di restoran tempat intan kerja


***


di sisi lain dari angga memanggil intan tania sudah memperhatikan sampi mereka pergi naik mobil


"awas aja lo intan gw bakan terus ngasih pelajaran ke lo !"gumam tania dengan kesal pada intan


*****


mereka sudah sampai di seberang resto tempat intan bekerja ,namun saat mobil akan menyebrang angga malah berhenti


"eh ko malah berenti si ? , noh di depan tempatnya " tanya intan ,angga baru mengingat bahwa ada meting penting sekarang ,tadinya ia hanya ingin mampir sebentar ke tempat intan bekerja ,namun ai urungkan


"ehh gw gak jadi ikut lo , lo pergi aja noh tinggal nyebrangkan ?"jawab angga


"emang kenapa si ?,ko tiba tiba gak jadi ?"tanya intan dengan penasaran


"gw ada urusan penting gw lupa tadi "jawab angga


"ouh"ucap intan, intan pun keluar dari mobilnya dan angga langsung berangkat ke kantornya


saat intan hendak menyebrang ia melihat kanan kiri terlebih dulu , saat melihan ke kanan ia melihat ibu ibu yang terlihat dari fashionnya saja sudah bisa ditebak pasti orang kaya ,dan saat melihat ke kiri ada dua orang laki laki berpakaian seperti preman sedang mengamati kearah intan dan ibu ibu yang ada di sebelah intan sambil duduk di atas motornya dengan tatapan yang sangat serius , intan terus mengamati tatapan itu apakan sasarannya dirinya atau pada ibu yang berada tak jauh dari samping intan , intan mendapat jawban bahwa sasarannya adalah ibu yang ada di sampingnya,


intan bingung ia harus apa namun sebelum mengucapkan jawabanya ia sudah melakukan jawbannya ,karena jalan sudah lumayam sepi ibu itu melangkan ketengah jalan dan rampok itu sudah menyalakan motornya intan langsung menyusul ibu itu dan berniat untuk menarik dan mengajak ibu itu berlari , namun saat intan menarik tangan ibu itu intan kalah cepat dengan salah satu rampok yang berlari ingin menarik tas milik ibu itu , tapi ibu itu sempat mempertahankannya dan jadilah tarik menarik di antaramereka ,sedangkan teman rampoknya menunggunya dengan motor yang sudah siap gas mungkin mereka pikir rencananya akan berhasil


"duk duk "suara pukulan intan pada perut rampok itu dan tasnyapun terlepas dari tangan rampok itu


"ibu lari cepat masuk ke resto depan !"perintah intan ibu itu menurut dan langsung berlari , tapi tangan intan dipegang oleh rampok itu dan intan mencoba menendang perutnya tapi rampok itu malah mengeluarkan pisau dan berniat akan menusuk ke bagian perun intan

__ADS_1


__ADS_2