
j : "gue ada kado buat Lo, tapi udah gue titipin ke orang-orang yg ada di rumah Ara.."
i : "kado apaan ? pake di titipin ke orang-orang rumah segala.."
tanya ian yg penasaran
j : "tar Lo juga tau.."
saat mereka sedang asik ngobrol, tiba-tiba MC pun mengumumkan bahwa sekarang saatnya untuk acara selanjutnya, yakni pesta dansa.
Ara dan ian pun mengikuti semua susunan acara yg sudah di setting oleh semua pihak yg terkait.
pesta dansa pun di mulai, musik pertama di mulai terlebih dahulu oleh Ara dan ian, di susul oleh para orangtua dan kerabat yg sudah memiliki pasangan. kemudian lagu kedua, masih dengan Ara dan ian yg memimpin, tapi sekarang giliran para sahabat yg mendampingi mereka.
j : "mau dansa ?"
tanya Jo pada Dewi, Dewi yg terkejut dengan ajakan Jo pun hanya terdiam.
j : "ya udah nggak apa-apa.."
d : "bukan gitu... aku...."
j : "kenapa ?"
d : "aku nggak bisa dansa.."
jawab Dewi malu dengan menundukkan kepalanya.
Jo yg mendengarkan perkataan Dewi pun hanya bisa tersenyum kecil.
j : "udah nggak apa-apa, kamu injek aja sepatu aku.."
d : "tapi ka Jo.."
belum sempat Dewi menjawab, tangan Dewi sudah di tarik oleh Jo, membawanya ke area dansa.
j : "sini, injek kaki aku.."
d : "tapi ka.."
j : "udah, ayo cepetan.."
dengan malu dan tidak enak hati, Dewi pun menginjak kaki Jo.
Jo yg melihat Dewi terlihat malu-malu pun tersenyum manis, entah apa yg ada di pikiran Jo saat ini, tapi saat melihat Dewi tersipu malu, Jo merasa ada sedikit yg beda dalam hatinya.
Ara yg melihat Dewi dan Jo yg sedang berdansa di sampingnya pun merasa heran dengan tatapan Jonathan pada sahabatnya itu.
a : "sayang.."
i : "kenapa sayang ??"
a : "lihat deh.."
jawab Ara dengan memberikan lirikan matanya ke arah Dewi dan Jonathan yg sedang berdansa. Ian pun mengikuti pandangan mata istrinya itu.
i : "kenapa ??"
a : "kamu ngerasa ada yg aneh nggak sama mereka ??"
i : "aneh gimana sayang ??"
__ADS_1
a : "ya aku ngerasa aneh aja sayang, tatapan nya Jo ke Dewi itu tuh kaya tatapan orang yg jatuh cinta bukan sih ??"
tanya Ara pada Ian. Ian pun tersenyum mendengar pertanyaan dari Ara.
i : "ya mungkin aja nanti bakalan ada yg nyusul kita ke pelaminan sayang.."
a : "maksud kamu sayang ??"
dengan Ara yg masih mengalungkan tangan nya di leher Ian, Ian pun sedikit memajukan wajahnya ke arah wajah istri nya itu layaknya orang yg akan berciuman, orang-orang yg melihat pun mengira bahwa Ian akan mencium Ara di hadapan banyak orang, namun semua itu tidak terjadi, Ian malah sedikit memalingkan wajahnya dan mendekatkan mulut nya ke telinga Ara untuk berbisik.
i : "kamu mau tau.."
seketika Ara pun melihat wajah suaminya itu dengan tatapan yg meminta penjelasan.
Ara pun mengangguk dengan sangat antusias.
kembali Ian pun berbisik di telinga Ara.
i : "nanti malem aku kasih tau kamu.."
a : "kamu tuh ya.."
karena kesal dengan jawaban dari Ian, Ara pun memukul pelan tangan kiri ian dengan tangan kanannya dan kembali mengalungkan tangannya di leher Ian.
i : "udah, jangan gangguin mereka, mending kamu gangguin aku aja.."
goda ian pada Ara.
a : "apaan sih.."
Ara pun mulai menyembunyikan wajah nya di dada Ian karena malu dengan perkataan ian barusan.
(kita tinggalkan Ara dan ian yg sedang bahagia saat ini)
d : "sakit nggak ka ??"
tanya Dewi pada jo dengan wajah malu nya.
j : "nggak apa-apa ko.."
d : "kalo sakit, kita udahan aja dansa nya, lagunya juga masih lama, aku takut ka Jo malah tambah sakit lagi kaki nya.."
j : "kan aku udah bilang, nggak apa-apa.."
jawab Jo dengan tersenyum.
Dewi yg melihat Jo tersenyum dengan begitu manis dan tulusnya pun seketika menundukkan kepalanya, entah mengapa tiba-tiba muncul sesuatu yg berbeda di hatinya.
Jo yg melihat Dewi tersipu malu kembali pun merasa lucu dengan tingkah laku Dewi.
"kenapa ini ? kenapa jantung aku jadi deg-degan gini sih, aaaah, jangan kaya gini dooong, jangan sampe ka Jo ngerasain dan denger suara detak jantung aku yg nggak karuan ini.."
gumam Dewi dalam hatinya.
tanpa Dewi ketahui Jo pun merasakan hal yg sama dengan apa yg di rasakan Dewi saat ini.
setelah musik selesai, semua orang pun mulai kembali ke tempatnya masing-masing.
acara di lanjutkan dengan pesta kembang api di luar gedung, di sebuah halaman yg sangat sangat luas yg sudah di dekor dengan begitu indah, memperlihatkan suasana keharmonisan dan kemesraan bagi semua orang yg ada disitu.
semua orang yg sudah memiliki pasangan pun menggenggam tangan pasangannya masing-masing.
__ADS_1
ada yg saling bergandengan, ada yg saling berpelukkan, ada yg menyenderkan kepalanya di bahu pasangannya dan lain sebagainya.
acara kembang api pun di mulai, saat terdengar suara letupan dari kembang api di udara, semua orang yg ada di situ merasa terkagum dan bersorak.
tepat pukul 9, sedikit demi sedikit para tamu pun mulai berpamitan dari pesta tersebut.
d : "Ra, gue pulang duluan ya, udah malem juga, takut mamah nggak bukain pintu.."
pamit Dewi pada Ara dengan canda dan tawa nya.
a : "Lo tuh ya, ada-ada aja, Lo pulang sama siapa ??"
belum sempat Dewi menjawab, Jo datang.
j : "Dewi pulang sama gue, kan dia Dateng sama gue, berarti pula g nya juga sama gue.."
jawab Jo dengan santainya.
a : "ka Jo kenapa ??"
j : "kenapa apanya ??"
tanya Jo heran dengan pertanyaan Ara.
a : "nggak apa-apa, ya udah sana Lo pulang, ntar mamah Lo nggak bukain pintu rumah lagi kalo kelamaan di luar.."
usir Ara pada Dewi dengan nada bercandanya.
d : "ya udah, gue pulang dulu ya.. sekali lagi selamat sayang ku.."
Ara dan Dewi pun berpelukan, sebelum melepaskan pelukannya Dewi menahan Ara dan membisikan sesuatu.
d : "ntar cerita-cerita ke gue ya.."
goda Dewi pada Ara, Ara pun yg tau maksud dari perkataan Dewi pun membalasnya.
a : "ntar gue kasih tau Lo gimana ceritanya.."
kembali kedua sahabat itupun tertawa lepas. Ian dan Jo yg ada disitu pun melihat kedua sahabat ini merasa aneh dengan kelakuan keduanya.
d : "ya udah, gue pulang ya, jagain sahabat gue.."
ancam Dewi pada Ian.
j : "kita duluan ya, sekali lagi selamat, dan jangan lupa buka hadiah dari gue.."
Dewi dan Jo pun akhirnya pergi (pulang) meninggalkan acara tersebut.
dan tepat pukul 10, semua acara pun selesai.
semua orang pun meninggalkan tempat resepsi dan kembali ke rumah masing-masing. begitu pun dengan para anggota keluarga, mereka semua pulang ke rumah masing-masing tanpa terkecuali Ara dan ian, yg malam ini pulang ke rumah Ara.
*
*
*
*
*
__ADS_1
*
*