Mutiara Yang Hilang

Mutiara Yang Hilang
pesan


__ADS_3

setelah beberapa menit kemudian lastri membuka matanya dan yang ia dapati adalah intan yang terus menangis di sampingnya ,lastri pun mengusap pipi intan yang terbasahi oleh air matanya


"ii...ibu ,ibu sudah sadar?"tanya intan sambil mengusap pipinya


lastri hanya mengangguk pelan


"jangan terus menangis !"perintah lastri


"ii..iiyaa bu"jawab intan


"ibu apa yang ibu rasakan sekarang ?,apa yang sakit ?, ouh aku akan panggilkan dokter ibu tunggu dulu !"tanya intan dengan suara yang masih sesegukan


"tunggu !,ibu tidak apa apa ,ibu hanya perlu bicara denganmu !"perintah lastri dengan nada lemah


"apa bu? katakan saja ,ibu ingin buang air kecil ? mari ku bantu "tanya intan lagi


lastri menggeleng pelan sambil meneteskan air matanya


"ibuu kenapa ibu menangis ,ibu bilang padaku jangan menangis tapi ibu sendiri yang menangis ,ibu aku mohon ibu harus kuat ibu pasti bisa lewati ini semua "ucap intan sambil menggenggam tangan lastri dengan penuh keyakinan


lastri hanya menangis karna ia tak tau apakah dia masih bisa terus menghirup udara di dunia ini


"ibu jawab aku jangan diam saja ibu harus bilang iyaa !, dan ibu pasti bisa !"perintah intan pada ibunya

__ADS_1


lastri lagi lagi hanya diam dan hanya menangis, tapi akhirnya lastri membuka suara


"intan sayang kamu harus bisa mengiklaskan semuanya !"perintah lastri yang membuat intan bingung apa yang di maksud lastri


"aa...apa maksud ibu ?"tanya intan yang tak mengerti perkataan lastri


"kamu harus menemukan kebahagianmu ! "perintah lastri dan lagi lagi intan tak mengerti maksud perkataan lastri


"aku sudah bahagia bersama ibu "jawab intan dengan mata berkaca kaca


"ibu tau kau selalu merindukan keluargamu ,temuilah mereka , mereka juga pasti menunggumu "perintah lastri yang membuat intan mengerti perkataan lastri sebelumnya


di sisi lain ada yang sedang mengintip sambil menguping pembicaraan antara ibu dan anak


"duh paan si bikin drama di rumah sakit ,emang pantes tuh anak sama ibunya ikutan sinetron ,hehe "ucap angga sambil terkekeh di luar ruangan


namun di sisi lain di dalam ruangan intan panik saat lastri pingsan ia mengira lastri pergi meninggalkannya padahal hanya pingsan


"dokter dokter "teriak intan sambil memncet tobol panggilan perawat


dan diluar ruangan


"duh ada apa si dramanya udahan ?" gerutu angga yang sedang duduk santai di kursi yang tersedia di depan ruangan

__ADS_1


angga langsung masuk untuk mengecek kondisi orang yang di dalam


saat angga masuk....


"ada apa si ?"tanya angga pada orang yang ada disana


"iii..iibu tuan ibuu , hiks hiks hiks" teriak intan dengan panik sambil menangis


namun dokter langsung datang tapi intan langsung pingsan karena syok


"bruk "suara intan terjatuk kelantai


"sus tolong bawa dia ke ruang rawat "perintah dokter pada suster yang ada namun angga langsung menggendong intan dan meminta suster untuk memberi tau ruangan untuk intan


"maaf saya yang akan bawa dia"sanran angga pada dokter dan suster tersebut dan mereka mengiyakannya , angga langsung menggendong intan


"sus dimana ruangannya ?"tanya angga pada suster


"mari ikut saya"jawab suster tersbut


ditengah jalan angga terus menggerutu


"duhh lo ya bikin repot orang aja ,lumayan juga lo ya agak berat "geritu angga

__ADS_1


__ADS_2