My Husband Cold Lecturer

My Husband Cold Lecturer
Ending


__ADS_3

Ending


Dua bulan berlalu, kini Angel terlihat sedang menidurkan bayi nya di dalam kamar. Iya, Angel telah melahirkan sebulan yang lalu. Sekarang ini, mama Susan sedang berbelanja ke pasar untuk membeli kebutuhan cucu nya seperti pempers dan lain nya. Ada pun mama Sely sedang hanya datang seminggu sekali untuk melihat cucu nya. Di rumah hari ini hanya tertinggal Evan dan Angel yang mengasuh putra nya di rumah. Kedua nya berbagi tugas. Evan membersih kan rumah, dan Angel menidurkan bayi nya.


"Apa bayi sudah tidur?," Tanya Evan setelah selesai membersih kan rumah. Evan berjalan mendekati istri dan anak nya yang sedang berada di atas size king.


"Sudah. Kecil kan suara mu, dia bisa terbangun," Bisik Angel.


"Biar aku yang memindah kan nya ke kasur nya," Evan perlahan mengangkat bayi nya yang sedang tertidur menuju kasur kecil bayi dan meletakan anak nya tersebut di dalam sana.


"Memang nya kenapa jika dibiarkan tidur di sini?," Tanya Angel dengan heran. Angel beranjak duduk melihat kearah suaminya tersebut.


"Jangan hanya mementingkan anak kita saja. Dady nya juga perlu di asuh," Ucap Evan dengan mendekati Angel dan naik ke atas size king.


"Otak dady nya kembali mesum!," Bisik Angel dengan tersenyum ke arah suami nya. Angel mengerti maksud dari perkataan Suami nya tersebut. Evan membaring kan Angel kembali dan menaiki nya.


"Bagaimana jika mama pulang dan melihat apa yang kita lakukan?," Angel menahan suami nya.


"Tidak akan. Mama baru saja keluar rumah, tidak mungkin pulang begitu cepat," Balas Evan yang tidak sabaran.


"Ini masih siang sayang," Ingat Angel yang mendorong dada bidang suami nya. Namun Evan tetap tidak mau berpindah dengan posisi nya.


"Terlalu lama menunggu malam. Aku sudah menunggu begitu lama dan diminta untuk menunggu lagi, keterlaluan. Aku mau sekarang," Evan membuka kancing baju Angel dan melepaskan pakaian nya.


"Jika tidak mau, cukup diam saja. Biar aku sendiri yang melakukan nya," Bisik Evan di telinga istri nya. Evan tetap melanjut kan aksi nya. Setelah melepaskan semua pakaian yang melekat pada tubuh Angel, ia kemudian melepaskan pakaian nya. Evan mulai mencium bibir istri nya dan bermain-main dengan lidah Angel. Belum apa-apa, Angel sudah kelelahan menghadapi serangan suami nya yang begitu liar dan buas. Mengingat setelah Angel melahir kan, membuat diri nya tidak bisa melakukan nya dan baru bisa melakukan nya sekarang, hal tersebut tentu membuat diri nya bersabar begitu lama. Dan hari ini ialah hari yang sudah lama di tunggu-tunggu oleh Evan. Tentu saja dia tidak akan melepaskan Angel begitu saja.


Angel hanya bisa pasrah kepada suami nya. Angel hanya menikmati di setiap sentuhan yang di lakukan suami nya di atas nya. Kenikmatan tidak hanya di rasakan oleh Evan saja, tapi Angel juga merasa semua kenikmatan tersebut. Setelah berulang kali melakukan nya, Evan pun beranjak dari atas tubuh Angel dan berbaring di sisi istri nya dengan memeluk tubuh polos Angel yang masih kelelahan dan lemas.


"Otw anak kedua," Bisik Evan.


"Jangan dulu. Arka saja masih belum besar, bagaimana kau mengatakan anak kedua," Angel menggigit lengan suami nya dan meninggal kan bekas gigi di sana. Evan hanya terdiam membiarkan nya begitu saja.

__ADS_1


"Tidak masalah. Aku akan menjaga dan mengasuhnya," Ucap Evan yang tersenyum sembari menatap wajah istri nya.


"Jika begitu, kenapa tidak kau saja yang melahir kan nya!," Protes Angel.


"Kau marah pada ku?, maaf, aku hanya bercanda," Evan menyelip kan anak rambut Angel yang menutupi sebagian wajah Angel yang mengganggu mata nya untuk memandangi wajah cantik istri nya.


"Tidak. Apa aku terlihat sedang marah?," Tanya Angel yang menatap wajah tampan suami nya.


"Tidak,"


"Bagaimana jika kita melakukan nya sekali lagi?," Bisik Evan. Angel yang mendengar pun menatap tajam ke arah suami nya tersebut sembari melepaskan pelukan nya.


"Tidak. Turun dan mandi lah sana. Sebentar lagi waktu ashar. Kita sholat ashar," Ingat Angel. Mendengar hal itu, membuat Evan mengurung kan niat nya untuk melakukan nya. Evan turun dari sofa dan kemudian memakai kan celana nya kembali. Kemudian berjalan keluar kamar menuju kamar mandi.


"Apa sebaik nya kita mandi bersama saja?," Ajak Evan sebelum melangkah keluar kamar.


"Tidak." Tolak Angel. Ia sangat mengenali modus suami nya tersebut. Mendengar penolakan Angel, membuat Evan kembali melangkah dan berjalan ke kamar mandi untuk mandi dan membersih kan diri.


"Jaga Arka, sayang," Ingat Angel sebelum keluar dari kamar. Evan pun mengiyakan.


* * * * *


Setelah mandi, Angel pun sholat di kamar di imami suami nya. Iya, setelah menikah, Evan sudah banyak berubah. Dan setelah semua kejadian yang terjadi di keluarga kecil nya, membuat Evan berubah dan tersadar.


Setelah selesai sholat, Angel mencium tangan suami nya. Begitu pun Evan yang juga mencium kening istri nya.


"Senang rasa nya melihat pak suami yang taat beribadah begini," Ucap Angel dengan tersenyum.


"Aku sudah lama sholat. Bukan beberapa bulan ini saja sebenar nya," Balas Evan dengan menggaruk kepala nya yang tidak gatal. Angel yang mendengar pun, kemudian mengerut kan kening nya dengan heran.


"Benar kah?, sejak kapan?," Tanya Angel penasaran.

__ADS_1


"Semenjak aku berangkat ke Amerika di saat aku kau ikut dengan ku tapi waktu itu kau menolak nya," Jelas Evan.


"Benar kah,?, tapi kau masih menjadi peminum dan pemain wanita," Balas Angel tidak percaya. Mengingat di saat Angel pertama kali berangkat ke Amerika, ia sangat tau bagaimana suami nya saat itu.


"Iya. Tapi aku juga mulai sholat waktu itu. Walaupun kadang-kadang ketika ada kesempatan saja," Kekeh Evan.


"Aku malu pada tuhan, karena memberikan aku istri yang cantik, Sholeh dan juga menjaga kesucian nya. Sementara aku, bukan lelaki baik. Hal itu lah yang membuat ku mulai beribadah, walaupun secara bersamaan aku juga berbuat dosa," Tutur Evan.


"Tidak apa-apa sayang. Yang terpenting sekarang kau telah benar-benar meninggal kan segala yang buruk. Aku senang melihat suami ku yang bisa menjadi imam yang baik, membimbing istri nya kejalan yang baik dan juga menjadi ayah yang baik," Angel memeluk suami nya. Bahagia rasa nya. Angel memeluk suami nya dengan penuh haru. Evan pun membalas pelukan istri nya.


"Terima kasih sayang. Terima kasih karena mau mencintai ku yang pendosa ini," Ucap Evan dengan suara serak nya.


"Semenjak awal menikah, tidak pernah terlintas untuk meninggalkan mu. Walaupun waktu itu aku belum mencintai mu. Aku sudah berjanji pada diri ku hanya menikah satu kali seumur hidup ku." Jelas Angel.


"Sekarang apa kau mencintai ku?," Tanya Evan.


"Sangat mencintai. Aku sangat bersyukur di pertemukan tuhan dengan suami yang sangat tampan, kaya, dan baik," Balas Angel dengan tawaan.


"Kau seperti nya sangat menyukai kekayaan ku?, tidak masalah. Aku akan memberikan semua nya untuk mu," Ucap Evan dengan tersenyum.


"Hahahahahaha. Aku hanya bercanda. Tentu saja aku lebih mencintai mu," Balas Angel sambil tertawa. Evan yang mendengar pun melepaskan pelukan nya dan memegang kedua bahu istri nya dan mencium bibir manis istri nya tersebut.


Evan sangat bersyukur karena tuhan memberikan nya seorang istri yang sangat baik dan juga Sholeh. Ia sangat mencintai istri nya tersebut. Begitu pun Angel, yang juga sangat bersyukur menikah dengan Evan. Walau pada awal nya ia menolak nya, namun seiring waktu berjalan, ia juga sangat mencintai suami nya.


HAPPY ENDING...


Terima kasih sebanyak-banyak nya ke para pembaca setia author. Sayang kalian semua. Author berharap kalian tetap setia membaca karya author yang lain nya. Terimakasih karena telah menyukai cerita yang author buat 💌.


Author juga ingin memberitahu kalian tentang karya ONGOING author yang berjudul "BAD HUSBAND" ini karya ga kalah seru dari "my husband cold lecturer". Jangan lupa mampir ya guys ya💌. Sayang kalian semua.


Satu lagi nih, jangan lupa untuk follow akun author agar author lebih bersemangat lagi untuk menulis ya guys 🥰💌.

__ADS_1


__ADS_2