My Little Secret

My Little Secret
#101


__ADS_3

Tejo dan Peggy ikut masuk ke dalam mansion besar itu usai menakut-nakuti Doni dan Lisa dengan suara tape mobil yang tiba-tiba menjadi cekikikan kuntilanak yang langsung membuat mereka berdua serentak mematikan tape itu.


“Kau ini Peggy!! Yang aku suruh A kau kerjakan B. Aku suruh B betul eh kau malah kerjakan C.” Celoteh Tejo yang sangat ingat, tadi dia hanya memerintahkan Peggy untuk membunyikan klason guna mengangetkan kedua orang yang kurang hati nurani itu.


Tapi ternyata Peggy malah melakukan sesuatu yang out of box saat itu yakni Peggy malah membuat suara cekikikannya muncul saaat lagu itu putar.


“Aku tidak suka mendengar lagu yang di putar oleh pria tadi di mobil nya!” Seru Peggy dengan sombongnya. “Makanya aku ganti dengan suara ku yang seksi!” Sambung nya asal.


“Seksi dari hongkong! “ Sorak Tejo, sambi memegangi dada nya. “Kau tahu! Aku itu sampai terkejut tau!”


Jujur tadi Tejo sempat ikut terkejut. Untung nya, dia segera sadar bahwa dirinya adalah hantu jadi tidak perlu berlama-lama berteriak dengan Doni dan Lisa.


“Kau ini hantu apa bukan sih sebenarnya Tejo! Kau selalu lupa kalau kau sudah mati.” Ketus Peggy.


“Entah! Mungkin kalau aku dapat membalaskan dendam ku maka aku akan biasa dengan takdir baru ku ini.” Jawab Tejo yang tanpa dia sadari telah sampai di salah satu ruangan Mansio itu.

__ADS_1


“Sudah jangan bicara lagi! Ayo kita masuk.” Tukas Peggy.


Tejo dan Peggy pun masuk ke dalam kamar itu, dan alangkah terkejut nya mereka berdua pada saat mereka memasukan kepala mereka tanpa membuka pintu kamar itu-


“Tejo! Bukannya itu adalah gadis yang datang bersama mu dulu? Yang di bawa kabur oleh pria indihome eh indigo waktu itu.” Tunjuk Peggy dengan mulut nya.


Tejo pun melihat gadis di tempat tidur besar itu dengan seksama. Peggy benar. Itu adalah Mia. Temannya yang di bawa paksa oleh pria yang paling ditakuti oleh hantu sejagad Raya.


Tapi apa yang Mia lakukan disini? Apakah dia kembali hidup? Tapi bagaimana cara nya dia kembali hidup?


Kalau tadi hanya kepala nya saja yang menembus pintu kamar itu. Kini seluruh badannya sudah melewati pintu itu dan berjalan menuju ke tempat tidur dimana Mia terbaring.


“Apa kau berpikiran sama dengan ku, Peggy? Jangan-jangan dia benar adalah Mia teman ku?” Sebut Tejo yang masih antara yakin dan tidak yakin.


“Kalau melihat dari rupa nya, dia memang lah gadis itu!” Jawab Peggy.

__ADS_1


“Aku pun merasa begitu.. Tapi bagaimana bisa dia hidup lagi?” Tanya Tejo yang masih merasa kalau semua ini tidak mungkin terjadi.


“Hah? Aku ingat sesuatu,Peggy.” Seru Tejo.


“Mia saat itu memang sedikit berbeda dari kita semua! Bahkan hal terakhir tentang dia yang sangat aku ingat adalah dia dapat menyentuh pria itu! Apa mungkin itu artinya Mia sebenarnya belum mati saat dia bertemu kita? Jangan-jangan saat itu dia hanya mati suri atau sedang koma mungkin?” tebak Tejo.


“Siapa itu?”


Tiba-tiba Mia terbangun. Dia merasa ada orang yang sedang ngobrol di dekatnya. Itu lah mengapa ia jadi terbangun.


“Sssttttsss...” Ujar Peggy pada Tejo, sebab merasa kalau gadis ini merasakan kehadiran mereka berdua di dalam ruangan itu.


“Siapa itu??” Ulang Mia bertanya sekali lagi sebab dia mengdengar seseorang mengataan sssstssss...... di dekatnya.


Karena tidak melihat apapun akhirnya dengan bego nya Mia bertanya, “apa kalian adalah penghungi kamar ini?” Tanya Mia dengan menekan rasa takutnya.

__ADS_1


__ADS_2