
“Aku hanya ingin memastikan sosok apa kau sebenarnya.” Jawab ku yang tentu saja bukan jawaban ku yang selengkap nya. Sebab aku punya alasan sendiri mengapa aku ingin tahu sosok apa si Mia ini sebenarnya.
“Bagaimana cara mu untuk memastikan semua itu?” Aku bisa merasakan hawa kecurigaan muncul dari ucapannya.
“Masuklah.” Ku perintahkan semua setan yang sudah sedari tadi menunggu di luar kamar ini untuk masuk ke dalam kamar ini.
Dan dalam seketika ruangan itu menjadi penuh dengan berbagai macam setan dengan beraneka ragam bentuknya. Selain itu, ketika ruang kamar itu mulai penuh, diri ku memdengar suara teriakan dari hantu yang ada dihadapan ku.
“Aaaaaaa!!!!!” terdengar suara Mia berteriak kencang lalu dalam sekejam dia sudah kembali memeluk tubuh ku.
“Apa dia benar-benar setan? Kenapa dia begitu takut melihat sosok setan yang lain?”gumam ku dalam hati. Inilah spesies setan pertama yang benar-benar out of box.
“Mia!!cepat lepaskan aku.” Ucap ku pada nya yang alih-alih melepaskan tangannya yang memeluk ku, malah dapat ku rasakan kalau pelukan nya bertambah kencang dari sebelumnya.
“Mia!! Kau sendiri yang akan melepaskan tangan mu atau aku minta salah satu dari setan-setan itu menarik mu untuk menjauh dari ku?” Mau tidak mau aku harus sedikit mengancamnya sebab semakin lama, pelukannya semakin erat.
__ADS_1
Ku lihat wajah nya mulai mendongak ke arah ku. Mata nya penuh dengan ketakutan yang ku yakin itu bukanlah sesuatu yang dapat ia buat-buat.
“Tapi aku sangat takut..” seru nya pelan.
“Aku ada disini.” Ucap ku untuk menenangkannya.
Berlahan aku merasakan dia mulai melonggarkan pelukannya pada ku dan akhirnya kedua tangan nya tak lagi memeluk ku.
“Apakah aku boleh memegang tangan mu?” Tanya nya penuh harap. Sepertinya rasa takutnya akan kaumnya sendiri sudah sampai ke tulang-tulangnya. Aku pun terpaksa mengizinkannya untuk memegang tangan ku. Ketika ia memegang tangan ku, ku rasa kan bahwa tangannya sangatlah dingin. Hal ini menandakan kalau dia memang bukanlah manusia. Kalau dia bukan hantu dan juga bukan manusia, lantas siapa dia sebenarnya?
“Apakah kalian lihat itu?” terdengar beberapa hantu sibuk membicarakan Mia.
Bahkan hantu wanita yang muncul di mobil tadi juga ikut hadir disini.
“Bukankah dia wanita yang kita lihat di dalam mobil Skala tadi?”
__ADS_1
Bahkan ada diantara para hantu itu yang mengira Mia dalah manusia. “apakah dia manusia?”tanya salah satu hantu kepada hantu yang lainnya.
“Aku yakin dia pasti manusia karena dia dapat menyentuh Skala!”
“Kalau dia manusia kenapa aku tidak dapat melihat bayangan nya di spion mobil tadi.”
suara-suara setan di ruangan itu mulai terdengar riuh. Dari pembicaraan mereka dapat Mia simpulkan bahwa mereka pasti merasa heran mengapa Mia bisa menyentuh Skala oh no barusan Mia bahkan memeluk nya.
“Apakah kalian sudah selesai bicaranya?” Akhirnya Skala menghentikan para hantu itu untuk berbicara layaknya ibu-ibu yang lagi arisan.
Terlihat Skala memperhatikan semua sisi dan sudut ruangan yang sudah dipenuhi oleh para setan itu. “Apa dia bos para setan ini?” gumam Mia dalam hati.
“Kau jangan menerka yang bukan-bukan!!” Ujar Skala pada Mia, seolah-olah dia mendengar ucapan Mia barusan.
“Aku tidak bisa mendengarkan suara hati mu. Tapi paling tidak aku tidak bodoh untuk tidak paham raut wajah yang kau pasang itu.” Ucap Skala yang membuat Mia benar-benar yakin Skala bisa mendengarkan suara hati nya. Dengan cepat Miaberhenti berpikir yang bukan-bukan tentangnya.
__ADS_1