
Mia seperti enggan bergerak sehingga Aether harus menggunakan sedikit magic nya. Dengan jentikan jari nya, Mia yang tadi nya sedang dalam posisi duduk bersama Aether, di samping raga Mia yang telah Aether pindahkan ke kamar lain.
Mia hanya bisa menatap wajah Aether yang tengah menatapnya seolah mengucapkan selamat tinggal. Jika Mia pikir-pikir, betapa beruntungnya dia bisa mengenal Aether.
Kini Mia dan Aether berada tepat di depan raga Mia.
“Kau siap Mia?” Ujar Aether lembut sebelum dia memasukkan jiwa Mia ke dalam raga itu.
“Aku siap. Tapi aku masih ada satu permintaan terakhir Aether” Mia menahan tangan Aether. “Tolong jangan hilangkan cincin pernikahan ku dan Skala. Biarkan cincin itu tetap ada di jari ku dan Skala. Itu adalah permintaan terakhir ku Aether.” Ucap Mia dengan tatapan penuh harap.
“Bersiapa lah Mia.” Ujar Aether tanpa menjawab permintaan Mia tadi.
“ Eather, ku mohon! Tolong kabulkan permintaan ku dan Jangan lupa janji mu pada ku Aether.” Ucap Mia .
Aether hanya tersenyum dan lalu menjentikan jari nya sekali lagi.
__ADS_1
“Tolong kabulkan permintaan ku dan Jangan lupa janji mu pada ku Aether!” Ujar Mia hingga akhirnya jiwa Mia lenyap bagaikan sinar putih di atas raga itu.
Aether pun menghilang begitu mata Mia perlahan terbuka.
Hanya butuh satu jentikan jari saja, Aether sudah kembali ke jembatan jiwa.
“Kau sudah kembali Aether?” Sapa Sky.
“Heem... “Jawab Aether singkat.
“Apa ada masalah di luar?” Tanya Sky pada Adiknya.
“Kak, apakah kehidupan manusia selalu menyusahkan seperti ini? Yang satu sangat ingin bertemu. Sedang kan yang satu lagi tidak ingin bertemu! Tapi permasalahan nya aku tahu mereka saling cinta! Apa aku mutasi saja jadi malaikat cinta!” Tanya Aether asal pada Sky.
“Setahu ku kehidupan manusia memang seperti itu. Kau pun saat masih hidup dulu juga seperti itu Aether. Sekarang ini kau hanya tidak ingat saja apa yang dahulu kau alami. Kalau kau ingat maka kau akan lebih pusing dari pada ini.” Ujar Sky yang kemudian pergi ke perpustakaan untuk mencari benda yang dikatakannya tadi.
__ADS_1
Sesaat kemudian..
“Nah, rekam hidup mu dulu. Apa kau ingin melihat nya?” Tawar Sky sambil menyerahkan sebuah kotak kecil berisi sebuah buku berwarna coklat.
“Bukan kah ini catatan kehidupan malaikat maut sewaktu menjadi manusia??” Tanya Aether yang sangat mengenali buku itu..
“Kau benar sekali Aether, ini adalah catatan kehidupan malaikat maut sewaktu menjadi manusia. Arti nya jika kau membaca buku ini maka kau akan ingat seperti apa kehidupan dulu!” Ujar Sky, menggoyang-goyangkan buku itu di depan wajah Aether.
“Dan disini juga tertulis...” Sky membaca halaman itu dengan seksama.
“Aether merupakan seorang malaikat maut yang di angkat pada tahun 2000. Dahulu nya adalah seorang mafia asal Italia.Wait akan ku cek mengapa kau bisa mati! Hmmm disini tertulis kau mati karena tertembak di bagian kepala karena berusaha merebut istri rival nya. Waaaaahhh.. kau ini Aether!! Apa sudah habis stock manusia di muka bumi sehingga kau ingin merebut istri orang lain..” Baca Sky, lalu menutup buku itu.
“Sky! Pinjamkan aku!!!” Ujar Aether yang jadi penasaran dengan kisah nya masa lalu nya.
“Tapi sayang kau tidak boleh membaca nya.” Sky pun menjentikan jari nya dan sesaat itu juga buku itu menghilang.
__ADS_1