My Little Secret

My Little Secret
#34


__ADS_3

“Itu arti nya sebelum ketiga mutiara itu berubah menjadi hitam maka kau sudah harus menemukan raga nya hanya saja kita tidak tahu dimana raga mu saat ini. Apakah di Inggris? Atau di Indonesia? Kalau pun di Indonesia, dimana?” tukas Aether semakin membuat Mia galau.


“Apa kau bisa memberitahu ku, berapa lama yang dibutuhkan oleh setiap mutiara untuk dapat berubah dari putih ke hitam?” tanya Mia dengan wajah panik sambil memperhatikan mutiara yang ada di setiap jari nya.


“Hmm.. tidak ada estimasi waktu yang pasti. Itu semua tergantung dari seberapa banyak jiwa manusia yang ada di dalam diri mu. Mungkin dari kemarin kau selalu berinteraksi dengan setan sehingga jiwa manusia mu tanpa kau dan teman mu sadari terus terhisap oleh teman mu maka nya dua mutiara mu sudah berubah warna nya.” Jelas Aether lagi.


“Apa itu arti nya kalau aku berinteraksi dengan manusi maka mutiara ku akan kembali putih ke lima-lima nya? Wah kalau begitu aku akan berada di tengah pasar saja bisa mutiara ku kembali menjadi putih.” Seru Mia seenak hati nya menyimpulkan apa yang Aether jelaskan.


“Secara teori hampir benar. Tapi mari aku jelaskan biar ini tidak menyebabkan kesesatkan berjamaah.” Aether pun menjentikkan jari nya lalu sebuah TVsebesar 42 inch muncul di depan mereka.

__ADS_1


“Bukan kah itu TV ku Aether?” seru Skala yang manyadari bahwa TV yang baru saja muncul di hadapan mereka adalah TV milik nya yang ada di apartemen nya di lantai paling atas.


“Ck.. kau pelit sekali! Aku pinjam sebentar! TV ku sedang rusak!” sungut Aether.


“Dasar malaikat tidak bermodal.” Umpat Skala dalam hati.


“Beda hal nya bilau kau berinteraksi dengan mereka. Kau bicara, kau marah, kau tertawa dan hal lain nya yang kau lakukan dnegan mereka yang akhir nya memberika mu energi yang kau butuhkan. Jadi ini kontek nya tidak asal dekatan dengan manusia tapi benar-benar berinteraksi dengan mereka.” Tambah Aether.


“Kalau begitu seperti ini, ini arti nya adalah hal yang mustahil untuk di lakukan secara manusia kan tidak dapat melihat ku. Kalau mereka tidak dapat melihat ku, bagaimana cara nya aku bisa berinteraksi dengan mereka.” Mendadak Mia menjadi lemas bersamaan dengan menguap nya harapan nya untuk kembali manusia seperti sedia kala

__ADS_1


Mia benar benar tertunduk lemas. Semua jawaban dari pertanyaan nya terjawab sudah setelah dia bertemu dengan Aether. Tapi sayang, hal ini bukan nya membuat Mia senang malah patah


semangat.


“Pupus sudah harapan ku untuk menjadi manusia. Aku tidak tahu dimana tubuh ku dan waktu yang ku miliki pun sedikit. Seperti nya aku memang sudah di takdirkan mati muda.”ujar nya dengan suara pelan yang terdengar sangat tidak bersemangat.


☘️☘️☘️☘️☘️


Mia!!! sini semangat!! Bqng Aether (alah belibet banget nama lo bang!!!) dan bang Skala ..! Bantu napa??? pelit banget dah

__ADS_1


__ADS_2