
“Aku kira kau melakukan itu murni karena kau tidak suka pada Mia yang selalu mendapatkan apa yang Mia mau?!!” Tias memang selalu mengompori putrinya supay putri nya itu membantu nya melenyapkan Lea dan Mia. Sedangkan untuk Bia, Tias tahu kalau Bia adalah putri angkat Ansel dan LEa. Secara dahulu Tias bekerja di hotel Ansel dan sangat tahu kapan mantan bos nya itu melepaskan masa lajang nya.
Keluarga Tias dan Maria sebenarnya tidak lah miskin-miskin amat. Suami Tias terdahulu adalah bule, tapi memang tidak sekaya Ansel. Hanya saja keluarga mantan suami Tia itu memang sedikit berpaham keras tentang garis keturunan keluarga. Mereka melarang anggota keluarga nya untuk menjalin hubungan dengan keluarga dari kelas bawah dan menengah.
Dan ketika seseorang dari keluarga itu memutuskan untuk menikah dari anggota keluarga dari kelas bawah atau kelas menengah mereka harus bersedia menerima konsekuensi nya. Adapun konsekuensi nya adalah hak waris yang akan garis keturunannya terima tidak akan menerima warisan apapun. Itu lah mengapa Tias dan Maria hidup nya nelangsa.
Dan itu lah yang terjadi pada Tias dan Maria. Walaupun ayah nya Maria berasal dari keluarga yang kaya raya, namun karena ayah Maria menikahi ibu Maria yang notabene hanyalah seorang gadis dari kelas bawah sehingga hak waris yang Maria terima dicabut. Mana setelah itu ayah ibu nya memutuskan untuk bercerai pula. So lengkap lah penderitaan Maria.
__ADS_1
“Ibu!! Apa kau tidak bisa menjaga ucapan mu? Bagaimana kalau ada yang mendengar perkataan mu barusan?” Seru Maria panik sebab tiba-tiba saja Tias mengungkit Mia yang meletakan sebuah jimat yang di dapat dari seorang dukun pada saat Mia mendapat kecelakaan.
Walapun kecelakaan itu bukan lah ulah Tia dan Mia, tapi jiwa Mia yang tidak bisa kembali ke tubuh Mia adalah karean ulah Tias dan Mia.
“CK! Alah!! Mana ada juga yang mendengar perkataan kita Maria!! Semua orang, tidak ada yang percaya yang begitu-begituan! Kau lihat sendiri kan? Mereka terus-terusan mengobati Mia secara medis. Padahal roh nya tidak bisa kembali karena jimat yang kau simpan diam-diam di kamar tempat dia dirawat.?” Ujar Tias dengan santainya. “Dan setelah Bia dan Mia. Giliran selanjut nya adalah gilaran LEa Hadid .”ucapnya sambil tertawa keras.
“ Dan disaat kita lengah maka dia akan dengan mudah menemukan kita.”Maria sangat yakin kalau Ansel pasti sedang menyelidiki kasus itu secara diam-diam.
__ADS_1
“Benarkah? Apa kau yakin dengan hal itu bu ?”
“ Tentu saja!” jawab Tias.
“Baiklah.. baiklah putri ku yang sangat cantik dan pintar. Maafkan ibu mu ini yang mengingikan posisi nya sebagai istri Ansel Hardata.”
“Ibu mu ini memang tidak cepat berpikir seperti mu.” Ujar Tias. “Ibu berjanji, mulai sekarang ibu tidak akan menyebut-nyebut soal kecelakaan mobil itu lagi.” Tias pun mengunci mulutnya dengan tangan nya.
__ADS_1