
"Tapi aku takut sayang . . bagaimana kalau ketahuan!!!" rengek Lisa yang merasa takut kalau aksinya di ketahui oleh orang di mansion itu.
"Aku doakan kau dan pacar mu ketangkap trus di jebloskan ke penjara !!" Seru Tejo tapi sayang tidak dapat di dengar oleh Lisa dan Doni.
"Kenapa kamu takut sayang. Kamu lihat, sampai sekarang kita masih aman-aman saja. Tidak ada satu orang pun sampai saat ini yang tahu kalau kita sudah membunuh suami mu yang bego itu!!" Doni menyemangati Lisa agar bersedia melakukan pembunuhan itu untuk nya. Yang jika pembunuhan itu berjalan sukses, Doni akan mendapatkan bayaran yang sangat besar dari kakak angkatnya. Setelah itu Doni akan membunuh Lisa lalu menguasai uang Lisa dan uang hasil pembunuhan itu. Doni akan kaya raya dan mencari wanita yang lebih muda dari Lisa.
Lisa masih terlihat ragu. Hati nya sesungguhnya selalu diliputi rasa was-was selama ini setelah membunuh Tejaraksa, sang suami.
Tapi tidak pernah dia perlihatkan di depan Doni takut pria itu malah pergi meninggalkan nya.
"Bagaimana sayang... Kau mau kan melakukan itu untuk masa depan kita? Kau tahu, kakak angkat ku akan membayar kita dengan harga yang fantastis, 5 Milyar." Ujar Doni dengan mata yang berbinar-binar saat menyebut kan angka 5 milyar.
__ADS_1
"Heh... memang nya uang 5 milyar itu bisa kalian bawa ke dalam kubur!!" Sungut Tejo yang semakin enek mendengar percakapan Lisa dan Doni.
"Kau hanya perlu menyamar menjadi salah seorang perawat disana. Dan kau juga tidak langsung membunuh gadis itu, kau beradaptasi dulu dengan lingkungan disana. Lalu setelah timing nya pas, baru kita bertindak. Jadi tidak akan ada yang mencurigai mu baby!!" Doni terus meyakinkan Lisa bahwa rencana nya saat sudah sangat matang.
"Lagi pula sayang, gadis ini tidak bisa bergerak. Dia koma terlalu lama sehingga tubuh nya belum bisa di gerakan secara normal." Tukas Doni.
"Biadab sekali orang yang memerintah kedua orang ini untuk membunuh gadis itu! Sudah jelas target nya adalah gadis yang tidak bisa berbuat apa-apa, masih saja dia mau menghabisi nyawa si gadis tak berdaya itu."Tiba-tiba Tejo merasa kasihan pada calon korban kedua orang bejat di hadapannya ini.
"Aku tidak akan membiarkan ada korban lain dari kejahatan kalian! cukup aku yang menjadi korban kejahatan kalian!!" Teriak nya tepat di depan wajah Doni dan Lisa.
Tejo pun mengikuti Doni dan Lisa ke rumah target mereka setelah memanggil Peggy untuk bergabung dengan nya..
__ADS_1
"Kau yakin mereka akan pergi ke rumah gadis yang akan menjadi target kejahatan mereka itu Tejo?" tanya Peggy sambil menarik tangan Tejo untuk ikut terbang bersama nya.
"Tentu saja!" Jawab Tejo yakin, sebab dia memang mendengar langsung kalau Lisa dan Doni mengatakan akan pergi ke rumah gadis itu saat ini juga.
"Baiklah kalau begitu, kau pegangan yang kuat sebab aku akan menambah kecepatan ku!! Jangan sampai kau terbawa angin!" Ejek Peggy pada Tejo yang masih belum bisa apa-apa..
"Aku akan berpegang sekuat ku! kau jangan khawatir!!" Seru Tejo.
Setelah mereka menempuh perjalan via terbang di atas mobil Lisa dsn Doni selama 2 jam akhirnya mereka sampai di sebuah Mansion.
"Waaaah.. tempat ini luas sekali!!" seru Peggy kagum.
__ADS_1
" Kau benarPeggy! Andaikan Mia masih ada bersama kita saat ini! pasti dia akan melompat-lompat kegirangan melihat mansion sebesar dan seluas ini. Si Mia itu kan hantu paling katrok yang pernah ada " Canda Tejo yang tiba-tiba teringat dengan Mia, si hantu wanita yang di jumpai beberapa waktu lalu.