
"Yang begini ini, yang bikin seru.. !" Ujar di setan nenek-nenek mencoba mempengaruhi pemikiran miss K.
"Coba kau perhatikan ya!!" Ujar setan si nenek-nenek.
Si setan nenek-nenek pun memulai aksinya. Dia pindah duduk ke samping Nick yang sedang memaksakan dirinya untuk menyetir itu. Nick benar-benar sengaja tidak mau melihat ke arah spion mobilnya, baik yang ada di hadapannya maupun yang ada di kiri dan kanan.
Namun dalam kekhusyukan Nick menyetir, tiba-tiba radio di mobil Nick berbunyi sendiri padahal dari tadi Radio itu dalam keadaan mati.
Nick auto menarik nafas dalam-dalam. "apa ini?" gumamnya dalam hati.
Dan Nick pun teringat ucapan Skala bahwa para pekerja kontruksi nya sudah bisa mulai bekerja lusa. Berdasarkan ucapan Skala itu artinya para hantu yang ada di gedung kosong itu pasti sedang dalam rangka pindah rumah dong. "apa jangan-jangan saat ini mereka sedang numpang di mobil ini untuk cari rumah baru mereka?" Nick jadi bergidik ngeri sendiri memikirkan kemungkinan itu. " Malam ini tidak akan menjadi sangat panjang seperti ini kan Tuhan?" Gumam Nick dalam hati.
Nick sengaja meluruskan pandangnya ke depan ke mobil yang sedang dikendarai oleh Skala itu, tapi tangan kirinya sedang mengarah dengan cepat untuk mematikan radio yang hidup sendiri itu. Dia takut kalau nanti tiba-tiba ada yang menyapa nya dari dalam radio itu, bisa mati kejer Nick saat itu juga.
"Untunglah ..."Seru Nick tenang ketika radio itu tidak melawan saat di matikan oleh Nick. Nick pun kembali memfokuskan diri mengikuti mobil Skala yang masih setia berada di depannya.
"Kenapa rumah dan gerbang mu ini jauh sekali sih Skala!! Gimana nasib para babang go food yang mengantarkan makanan kesini pasti merasa tertipu ini, alamat yang nyampai di aplikasi nya alamat gerbang depan cuma untuk ngantarin makanan ke dalam habis minyak seliter."Oceh Nick untuk menghilangkan rasa takutnya.
Nick juga merasa sedikit bingung dengan penataan rumah Skala yang kalau malam-malam seperti ini terkesan sangat menakutkan, persis kayak lagi jalan di tengah hutan.
__ADS_1
Kalau di lihat kiri dan kanan ada banyak sekali pohon-pohon tinggi menjulang, hanya saja Nick tidak bisa memastikan apakah itu pohon cemara atau bukan sebab dia terlalu takut untuk melihat ke arah pohon-pohon tersebut. Andaikan itu adalah pohon cemara kan enak juga di bawa nyanyi naik-naik ke puncak gunung, pikir Nick.
"Dari pada sepi, nyanyi ah!!" Seru Nick. Dalam hati nya Nick merasa akan lebih baik kalau dia yang nyanyi dari pada radio itu yang nyanyi sendirian malam-malam seperti ini.
Dan Nick pun mulai bernyanyi....
Naik, naik ke puncak gunung...
Tinggi, tinggi sekali....
Naik, naik ke puncak gunung....
Tinggi, tinggi sekali....
Kiri, kanan, kulihat saja..
Kiri, kanan, kulihat saja....
Banyak pohon cemara.....
__ADS_1
"Wah asik juga nih! Ulang sekali lagi ah..." Nick merasakan kalau rasa takutnya sedikit menghilang.
"Eheemm.. heem..." Nick cek suara nya terlebih dahulu, kemudian dia mulai kembali bernyanyi..
Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Kiri... Tiba-tiba lidah Nick merasa kelu, sebab ketika tanpa sengaja dia melihat ke kiri karena terbawa irama dan lirik lagu yang sedang dinyanyikan itu. Dan Nick pun melihat wajah nenek-nenek nemplok di kaca mobilnya sebelah kiri..Nick pun menelan salivanya dan memutuskan untuk terus bernyanyi.
kanan,..... dengan penuh rasa takut Nick mencoba mengabaikan apa yang baru saja di lihatnya dan melanjutkan lagunya agar memberi kesan pada hantu di sebelah kiri itu bahwa diri nya tidak melihat kalau hantu itu ada disana.
Namun supaya pesan nya dapat ditangkap sempurna oleh si hantu, Nick bukan hanya meneruskan lagunya, dia juga menolehkan kepala nya ke sebelah kanan mengikuti lirik lagu itu
βMati lah aku!!β Ucap nya dalam hati saat melihat sesosok wajah Kuntilanak yang sedang menyeringai dengan mata hitam legam menatap ke arah Nick sambil ikut menggoyangkan kepala nya ke kiri ke kanan seakan-akan mengikuti irama lagu yang tengah Nick nyanyikan..
__ADS_1
π΅βπ«π΅βπ«π΅βπ«πͺ
Mana sendiriaaan ya Nick... maaf Nick! Jiwa kak UPe penakut .. gk bisa nemani kamuπ