
“Mereka sudah pergi. Kau bisa melepaskan pelukan mu sekarang.” Skala menatap lurus ke depan dan tidak melihat ke arah Mia sama sekali.
Mia melihat ke kiri dan ke kanan. Dan benar, semua setan itu telah hilang. Mia pun bisa merasa lega dan melepaskan pelukannya dari Skala.
“Maafkan aku. Tapi aku terlalu takut tadi.” Ujar Mia berterus terang. Dia tidak mau Skala mencapnya sebagai setan mesum yang suka mengambil kesempatan dalam kesempitan. Karena diri nya tidak lah seperti itu. Suasana di rumah Skala lah yang telah membuat nya ketakutan setengah mati eh padahal Mia yakin diri nya sudah mati🤭
“Aku akan kembali ke kamar ku. Kau boleh tidur disini jika kau bisa tidur atau kau boleh berkeliling rumah ini jika kau punya nyali.” Ujar Skala dengan nada sedikit mengejek.
“Cih!! Kau merendahkan ku !” sungut Mia, walaupun memang benar fakta nya dia memang penakut tapi kalau ada orang yang berkata demikian dia tetap merasa tersinggung.
Skala tidak menghiraukan perkataan Mia dan melangkah untuk keluar dari kamar itu.
“Tunggu dulu!! Teriak Mia dari belakang.
Skala pun berhenti walaupun tidak membalikkan badannya.” Ada apa?” tanya Skala dengan suara beratnya.
__ADS_1
“Apa kau akan membawa ku ke sosok yang dikatakan oleh setan kakek tua tadi?” Tanya Mia terdengar ragu-ragu.
“Apa kau yakin ingin menemuinya? Aku takut kau akan ketakutan jika aku membawa mu kesana.” Jawab Skala, yang terdengar penuh dengan nada mengejek.
“Kalau memang hanya dia yang bisa memberitahu siapa diriku sebenarnya maka aku tidak akan merasa takut apalagi kalau-“ Mia menghentikan kalimatnya.
“Kalau apa?” tanya Skala penasaran.
“Kalau ada diri mu.” Jawab Mia sambil menunduk.
“huft! Dia pergi begitu saja!!” Mia menjatuhkan dirinya ke tempat tidur. Dan kini dia memejamkan matanya.
Mendadak ruangan itu terasa begitu sunyi bagi nya membuatnya kembali teringat dengan berbagai macam sosok setan yang ada di ruangan itu tadi.
“Tetap tutup mata mu Mia!!” Gumam Mia yang mulai ketakutan di kamar itu sendirian. “dengan begitu kau tidak akan melihat apapun.” Lanjut Mia bergumam sendiri tak jelas.
__ADS_1
“Benar kah? Hihihihihiihiiiii... hihihihihiihiii....” terdengar suara wanita yang diyakini oleh Mia adalah sejenis hantu yang sama dengan Peggy, yaitu miss K.
Jantung Mia langsung melemah. Dia mau terus menutup matanya tapi untaian rambut si miss K yang menjuntai ke wajahnya membuat Mia merasa percuma untuk menutup mata dan begitu Mia membuka matanya....
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!”Mia berteriak keras sebab si miss K kini tengah melayang tepat diatas diri nya dengan rambut terjuntai hingga menyentuh wajah Mia. Yang lebih mengerikan si miss K ini tersenyum meringis sambil terus tertawa yang menjadi ciri khas kaumnya.
Tulang-tulang Mia menjadi lemas. Dia ingin lari tapi tubuhnya tidak mau diajak bekerja sama. tubuh itu seperti kehilangan penyanggahnya dan berubah menjadi seonggok daging yang tidak berguna.
Mia memberanikan diri untuk menyapa si miss K yang masih melayang di atasnya, “hai kakak..” ucap Mia sambil tersenyum lalu pingsan..
☘️☘️☘️
Scarlet Damia Hardata please...please...please... jangan buat malu kak Upe dunk😂
Kakak..kakak yang baik hati nya .. mohon sajen di pertebal😂😂😂
__ADS_1