My Little Secret

My Little Secret
#59


__ADS_3

BAB 59


Tapi orang tua Mia melarang keras Mia tinggal sendirian di luar negeri maka nya terpaksa Mia tinggal di apartemen milik ayah nya. Karena sendirian, Mia pun mengajak Maria.


Sifat Mia yang unik ini yang membuat Rain jatuh cinta pada Mia. Terlahir sebagai bangsawan dan sangat kaya raya tapi memilih untuk tetap low profil kemana pun dia melangkah.


“Mia juga sangat beruntung memiliki tunangan seperti mu Rain.” Balas Maria sambil tersenyum manis pada Rain. Wajah Maria benar-benar terlihat tulus saat mengucapkan ini membuat Rain merasa kalau wanita ini adalah wanita berhati emas.


“Kalau laki-laki lain pasti sudah lama mencari wanita lain jika tunangan mereka dalam kondisi koma seperti Mia saat ini.” Maria pun duduk di samping di ranjang Mia. Mengusap lembut pipi Mia dengan tangannya. “Tapi kau berbeda Rain.” Maria menatap lekat mata elang milik laki-laki ini. Untuk sesaat Maria dan Rain saling menatap. Maria merasakan desiran di dalam dadanya ketika laki-laki yang dia cintai itu entah mengapa menatap dalam pada dirinya.


Setelah menatap Maria cukup lama, Rain sadar dan langsung mengalihkan pandangannya ke arah yang lain. “Apa dokter sudah ada datang hari ini?” tanya Rain pada Maria yang sebenarnya hanya lah sebuah alasan belaka untuk menghilangkan rasa canggung yang ia rasakan saat ini. Entah mengapa Rain membiarkan dirinya hampir saja mengkhianati Mia.


“Ini tidak boleh terjadi!! Mia masih hidup!! Dan Maria.. Dia adalah sahabat Mia!! Apa yang baru saja kau lakukan Rain!!!” rutuk Rain pada dirinya sendiri yang dengan bodoh malah menikmati perasaan sesat yang muncul untuk sesaat itu.

__ADS_1


“Ya, dokter sudah datang dua jam yang lalu.” Jawab Maria.


Tentu saja Maria tahu hal ini, sebab Maria sudah memiliki jadwal kunjungan dokter ke rumah pribadi Mia ini.


Hal ini sudah Maria antisipasi kalau-kalau Rain juga datang di saat yang sama dengan kunjungan dokter.


Maria ingin memberi kesan pada Rain pada Maria lah yang mengurusi segala hal tentang Mia selama Mia koma. Tapi tentu saja itu tidak benar adanya.


Maria hanya ada di kamar itu jika Orang tua Mia atau keluarga Mia ayang lain datang. Datang untuk mengunjungi Mia ke kamar. Dan satu lagi ketika Rain datang. Selebihnya hanya perawat yang ada di kamar ini untuk menjaga Mia.


Satu jam pun berlalu... dan kini Maria dan Rain sama-sama merasa canggung. Mereka berdua saat ini sudah duduk di atas ranjang Mia yang besar itu. Maria duduk di samping kepala Mia sedangkan Rain duduk di samping kaki Mia.


Maria tahu kalau Rain sedang merasa canggung karena hal barusan. Maka dia pun mulai membacakan cerita dari novel yang dia bawa tadi.

__ADS_1


Untuk sesaat hanya suara Maria yang terdengar di dalam ruangan itu. Rain pun seakan ikut terhanyut dalam cerita yang di bacakan oleh Maria. Ini bukan hal yang luar biasa mengingat Maria adalah seorang gadis yang cerdas luar biasa Jadi kalau hanya sebatas menstory telling kan sebuah cerita di novel, itu sama sekali bukan hal yang berat untuk Maria.


Setelah cukup lama membaca kan cerita novel yang berjudul bukan betty la fe itu, Maria pun menutup bukunya dan meletakkannya pas sekali disamping kepala Mia.


"Rain, aku keluar sebentar ya... " Aku ingin mengambil novel ku yang lain." Ujar Mia sambil berjalan di tepi ranjang Mia.


Ketika Maria sudah sampai di samping Rain berdiri...tiba-tiba..


“Tiiiiiiiiiit.. tiiiiiiiiiiiiiiiiittttt.. tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit....!! Monitor yang menampilkan grafis tentang kinerja organ tubuh, misalnya detak jantung, kadar oksigen di dalam darah, atau tekanan darah milik Mia terlihat sangat tidak normal.


😱😱😱


Ommo! apakah Mia akan hidup kembali????

__ADS_1


Sajen dulu😎😎baru lanjut.


__ADS_2