
"Duduk lah! " perintah Ken pada Kei setelah dirinya duduk di meja makan.
"Maaf." ucap Kei sambil menuruti untuk duduk sambil menundukkan kepala nya.
"Apakah kamu tidak mendengarkan semua yang ku katakan Sore tadi? " tanya Ken dengan menatap serious Kei.
__ADS_1
"Saat berkeliling rumah sesaat aku kehilangan kesadaran karena memikirkan bagaimana cara ku menghadapi Boss, aku tidak mendengarkan semua nya dengan baik. " jawab Kei yang mulai berkaca-kaca Mata nya.
"Jangan ulangi lagi, aku akan menuliskan semua yang harus kamu tahu dan pelajari itu baik-baik! Sekarang ambil kan air hangat dan bawa ke kamar Boss pasti sebentar lagi akan demam karena alergi nya, sampai aku kembali membawa obat dan jangan tinggalkan Boss sendiri. " perintah Ken ke Kei, dan hanya di jawab anggukan kepala lalu langsung pergi ke dapur mengambil yang di butuh kan dan pergi ke kamar boss nya.
"Permisi Tuan. " membuka pintu setelah mengetuk pintu, terlihat Zain yang semakin pucat dan memejamkan Mata nya dan Kei yang melihat itu semakin merasa bersalah, tanpa basa basi dirinya menempelkan tangan nya di dahi Zain dan benar saja demam, tanpa menunggu lagi tangan Kei kini sibuk mengompres dahi Zain dan di lihat nya betapa berbeda nya Boss nya itu saat ini. Meski terlihat pucat tapi ekspresi hampa dari wajah nya hilang saat ini dan Kei tanpa sadar tersenyum melihat boss nya yang terlihat polos wajah nya saat ini.
__ADS_1
Cahaya matahari pagi yang masuk dari celah tirai kamar membuat Zain terganggu ter lebih lagi terasa ada yang menyentuh Kepala nya saat ini, setelah menyesuaikan cahaya di Mata nya kini terlihat tangan siapa yang masih diatas Kepala nya yang ternyata milik gadis pelayan cafe. Seperti nya ketiduran karena kelelahan men jaga nya, ntah kenapa pemandangan ini membuat Zain tetap diam dan kembali memandang seperti sebelum nya tanpa berniat membangunkan gadis itu. Disisi lain terlihat Kenzo yang juga tidur di sofa sambil memeluk file , Zain memastikan sahabat nya tetap bekerja dan men jaga nya juga bagaimana pun dirinya tetap saja hanya Kenzo yang setia bersama nya dalam suka dan duka sejak kecil mereka bersama bahkan bisa seperti saudara dan seperti apa pun Zain hanya Kenzo yang bisa bertahan berdiri dengan sikap dinginnya.
..................
Kei terbangun karena merasa tidur posisi yang salah, Zain yang menyadari pergerakan Kei berpura-pura kembali tidur agar tahu apa yang akan Kei lakukan. Kei membuka mata nya dan pemandangan yang sama yaitu wajah Boss nya namun wajah tuh tidak mematikan justru masih terlihat sedikit pucat, dengan sigap Kei memastikan apakah masih demam atau sudah lebih baik dan saat menyentuh dahi Zain dirinya bersyukur kini boss nya sudah lebih baik.
__ADS_1
Kei membereskan wadah dan whaslap yang tadi digunakan dan keluar kamar untuk menyiapkan sarapan pagi sedang kan Zain hanya diam setelah tahu gadis tadi hanya bersyukur karena dirinya sudah baik an. Kembali melihat Kenzo yang masih tertidur membuatnya bangun dan mengambil file yang dipeluk Ken dengan hati-hati tanpa membuat sahabat nya itu bangun.