My Love Is Stuck With Tomboy Girl

My Love Is Stuck With Tomboy Girl
Pulau Keluarga


__ADS_3

Kebahagiaan keluar Ardana kini semakin bertambah, setelah pernikahan bahkan Zain memutuskan untuk tinggal dirumah utama. Zain hanya ingin Kei tidak merasa kesepian, dan bersama keluarga adalah solusi terbaik. Pagi indah menyambut hari baru dalam keluarga Ardana.


"Bersiap lah nak." ucap mom Raina sambil mengelus rambut kei.


"Bersiap? " tanya kei.


"Kita akan pergi berbulan madu ke pulau milik Grandpa. " jawab Zain yang baru turun dari atas.


"Apa itu jauh?" tanya kei.


"Cukup. Sarapan dulu baru berkemas, Kenzo sudah mengurus segalanya. " balas Zain yang sudah duduk ditempat nya.


"Sudah ayo sarapan, suami mu sudah menunggu dilayani. " ledek Mom Raina yang melihat putranya seperti tidak sabaran.


Sarapan lebih hangat karena semua berkumpul, rasa nya rumah itu sudah lama tidak sehangat ini. Canda dan tawa yang sudah lama hilang, Kini perlahan membaik. kebahagiaan keluarga Ardana terletak pada Zain, dan kini Zain mulai tersenyum itu hal paling berharga.

__ADS_1


...............


Perjalanan Selama 5 jam membuat kei dan Zain sangat lelah, untung saja keduanya bukan menggunakan mobil tapi helicopter, bayangan saja jika pake mobil bisa-bisa 1 hari lebih dalam perjalanan.


Pulau yang berada di pinggir pantai itu memang milik keluarga Ardana, dan dulu saat Zain kecil pernah berlibur bersama keluarga tapi saat itu Zahra masih berumur 2 tahun, sungguh sudah lama waktu itu dan saat ini kembali ke pulau bersama istrinya dan untuk honeymoon. Tentu saja ini hal berbeda namun semua itu sudah menjadi tradisi honeymoon dipulau pribadi, karena Dad nya pun juga honeymoon di pulau yang sama.


"Kemari lah sayang, kamu lelah bukan biarkan aku yang bawa koper nya dan mari aku gendongan. " ucap Zain mendekati kei.


"Aku jalan sendiri. " balas kei mendahului Zain.


"Aku suka tapi bukan saat kamu lelah, aku gak mau kamu sakit. " ucap kei sambil menggandeng tangan zain, Dengan senang hati Zain menerima itu.


Rumah yang besar dan terawat, dikelilingi pohon-pohon yang besar menambah kesan sejuk. Begitu memasuki rumah Zain melihat ke seluruh ruangan, semua masih sama seperti dulu, andai waktu bisa diputar ingin rasa nya menikmati waktu seperti dulu namun takdir berkata lain. Kei yang melihat perubahan wajah Zain, mencoba memahami apa yang terjadi namun Zain mengalihkan nya dengan senyuman.


"Kalian sudah sampai? " suara kenzo mengalihkan perhatian keduanya.

__ADS_1


"Tuan Ken disini? " tanya Kei.


"Panggil aku Ken! Kamu istri sahabat ku. " jawab Ken.


"maaf." ucap Kei.


"hei jangan sedih, dia juga saudara ku, jadi panggil aja dia Ken. " ucap Zain lembut.


"Selamat menikmati honeymoon. Aku sudah selesai dari tugas ku. " ucap Ken sambil melangkah keluar Rumah.


"kenapa dia pergi? " tanya Kei.


"Masih banyak kerjaan sayang. Mari istirahat, kamu lelah bukan. " membawa Kei ke kamar nya.


Kamar utama saat di buka pemandangan di dalam bak taman bunga dan setiap hiasan menjadikan kamar itu luar biasa, tirai yang menjuntai di setiap sudut tiang tempat tidur, hiasan kelopak bunga mawar merah berbentuk hati, Lilin yang tersaji ditempat kan beberapa titik, kelopak bunga mawar putih yang berada dilantai, balon berwarna emas yang cukup menjadi pelengkap, kamar itu menjadi taman bunga dan membuat Zain dan Kei terpesona bahkan kamar mandi kamar itu pun juga dipenuhi kelopak bunga mawar.

__ADS_1


__ADS_2