My Love Is Stuck With Tomboy Girl

My Love Is Stuck With Tomboy Girl
Hari Buruk


__ADS_3

Pertemuan kali ini Zain sendiri yang menemui clients nya, kenzo yang masih sibuk dengan pekerjaan lain tidak bisa bergabung. Siang yang cerah membuat Zain tidak ber semangat, rasa nya hanya ingin dirumah bersama keluarga nya. Tentu saja sejak menikah Zain lebih menyukai waktu nya bersama istri dan keluarga tercintanya, namun tetap saja masalah nya masih belum lah selesai dan dalam setiap waktu berdoa agar tidak ada tragedi lagi dalam hidup nya.


πšƒπš˜πš”.. πšƒπš˜πš”.. πšƒπš˜πš”..


"Permisi pak semua sudah siap di ruang meeting. " ucap sekretarisnya.


"Okay." Jawab Zain berdiri dan menuju ke ruangan rapat.


Zain memasuki ruangan rapat dan sudah ada clients nya, kali ini meeting tentang pembuatan iklan untuk perhiasan model terbaru dari perusahaan nya dan partner perusahaan yang bergabung dengan Zain.


"Selamat siang semua, mari kita mulai meeting nya. " ucap Zain begitu duduk ditempat nya..


"Mari pak, sebelum di mulai kami memberikan syarat untuk periklanan kali ini karena sudah mendapatkan model untuk iklan nya, apa Pak Zain bersedia jika kami yang memilih model nya dan Pak Zain yang memilih fashion untuk model nya. " ucap sang partner perusahaan Zain.


"Jika itu memang yang anda ingin kan, saya tidak masalah, pasti kan saja model nya sesuai dengan harapan kita semua. " jawab Zain.

__ADS_1


"Tentu pak, dan model nya akan ikut rapat juga. " balas partner Zain.


"Baik lah. " Zain hanya menyetujuinya.


Saat semua orang sibuk membicarakan tempat pemotretan, seseorang datang masuk ke ruangan meeting, Zain yang sibuk melihat gambar tempat pemotretan tidak menyadari kehadiran seseorang.


"Siang semua maaf saya terlambat." Ucap orang itu.


"Silahkan bergabung, kami juga baru mulai Nona Ryna. " ucap partner Zain.


"Tuan Zain kenal kan ini Nona Cerry Nickolas, beliau yang akan jadi model dan sudah berpengalaman. " ucap Partner Zain.


Zain yang mendengarkan sebuah nama yang sangat tidak diharapkan kehadiran nya itu langsung menatap ke arah seharusnya dan tentu saja rasa terkejut nya harus ia simpan sendiri.


"Ada apa Tuan Zain?" tanya partner Zain yang melihat Zain langsung menatap Cerry tajam.

__ADS_1


"Tidak apa-apa. Mari lanjutkan meeting nya. " ucap Zain meredam amarahnya.


Meeting yang membuat Zain harus menahan amarahnya, menjadi berjalan sangat lama seakan waktu berhenti, apa lagi melihat tingkah Cerry yang selalu mencoba mendekati nya dengan alasan kurang paham atau apa lah yang tidak masuk akal. Rapat pun berakhir dan Zain pamit ter lebih dulu, kini Zain segera pergi dari kantornya dan mencari udara bebas yang sudah tidak ada saat rapat tadi.


Hanya satu tempat yang bisa membuat nya tenang, rumah dan istrinya akhirnya Zain memutuskan untuk pulang ke rumah. Sesampainya dirumah Zain langsung menuju kamar nya dan melihat kei yang sibuk membaca buku diatas tempat tidur, melihat itu Zain langsung menghampiri dan tiduran di pangkuan istrinya, sedang kan kei yang tidak menyadari kehadiran Zain sedikit terkejut ketika melihat suami nya itu sudah dipangkuan nya.


"Sayang kenapa wajahmu begitu, apa ada masalah Zain. " tanya kei yang melihat Zain tiba-tiba tidur dipangkuan nya dan kei meletakkan buku nya di meja sebelahnya.


"Biarkan aku tidur sayang, aku butuh ketenangan. " jawab Zain memejamkan mata nya.


Kei tidak menjawab dan membiarkan Zain istirahat dengan senang hati kei mengelus kepala Zain dan itu membuat Zain lebih tenang.


..............


Setelah acara pesta Zain bahkan belum mendapatkan informasi apa pun tentang Cerry, seperti semua nya terlindungi. Tapi perempuan itu terus saja mencoba mendekati kehidupan nya lagi, ini membuat Zain semakin geram. Usaha yang di lakukan seperti buntu dan itu membuat Zain harus waspada.

__ADS_1


__ADS_2