My Love Is Stuck With Tomboy Girl

My Love Is Stuck With Tomboy Girl
Penyelamatan


__ADS_3

Di dalam mobil yang terparkir cukup jauh Ardana sedang memantau sekeliling markas musuh lewat laptop nya yang sudah disadap anggota nya, penjagaan yang ketat membuat Ardana harus membuat rencana sempurna.


"Kita Hancurkan Mafia Lion Hari ini ! Rico pastikan kamu mengamankan Zain cucu ku biarkan sisanya urusan ku! " perintah Ardana pada tangan kanannya.


"Siap Tuan. " balasan Rico.


Kini stategi sudah di jalan kan, pengecoh keadaan sudah menuju tempat sasaran dan menjadi strategi pertama. Ardana yang memimpin anggota nya mengikuti dari belakang dan setelah keamanan lebih menurun karena sibuk dengan para pengecoh.


Pasukan Ardana mulai menumpas seluruh anggota mafia Lion tanpa mau meninggalkan satu orang pun, disisi lain Rico yang sibuk dengan CCTV di markas Lion setelah berhasil dilumpuhkan mencari keberadaan Zain. Yah Rico memang ahli dalam keamanan dan seorang hacker, namun keterampilan dalam memakai senjata pun tak kalah dengan Ardana. Sebuah ruangan isolasi menampilkan laki-laki remaja tanpa baju atasan dan hanya memakai celana pendek saja, kondisi nya cukup memprihatinkan karena terdapat luka di beberapa bagian tubuh nya dan Rico menyadari itu lah target nya Zain Ardana cucu sang ketua. Tanpa menunggu lama Rico menyusuri setiap ruangan isolasi dan mencari keberadaan Zain di deretan ruangan kotak-kotak itu seperti tembok berhimpitan tanpa meninggalkan celah apapun.


Disisi lain Ardana dan anggotanya masih sibuk dengan anggota mafia Lion, tanpa disadari seorang pria berhasil keluar tanpa sepengetahuan Ardana.


"Bos markas di serang jangan datang kemari. " ucap pria yang bisa kabur dari dalam markas dan langsung memberi kabar pada Tuannya, namun karena berhenti di depan markas akhirnya ketahuan dan tertangkap oleh anggota Ardana. Meski anggota nya itu kecil tapi jangan ragu kan kekuatan nya, Ardana selalu memberikan pelatihan terbaik untuk semua anggota nya meski pun dirinya tidak selalu berada di villa markas nya. Semua perjuangan tidak sia-sia, Mafia Lion yang berada di markas semua dilumpuhkan kecuali satu orang yang tadi berhasil kabur.


Orang itu akan menjadi bahan semua informasi Tuannya sendiri, sedangkan Rico berdiri di pintu yang terasingkan, saat membuka jendela terlihat jelas laki-laki remaja sedang berbaring lemah, tanpa menunggu Rico langsung mendobrak pintu nya meski itu sangat lah kesulitan karena pintu besi yang tebal tapi untung saja anggota lain segera membantu nya setelah selesai melumpuhkan musuh.

__ADS_1


Ardana yang berada ditempat sama terkejut melihat kondisi cucu nya yang sangat lemah dan penuh luka, dengan lembut Ardana mengelus kepala cucu nya yang seperti nya tertidur atau lebih tempat nya diberi obat tidur oleh musuh nya. Tanpa fikir panjang langsung membawa Zain keluar dari markas Mafia Lion dan segera menuju ke mobil nya untuk membawa cucu nya ke rumah sakit.


"Bereskan semua tanpa sisa! Bawa sandra terakhir dan dapatkan semua informasi dari nya, jangan terlewatkan sedikit pun! Paham! " perintah Ardana saat Rico membukakan pintu mobil ketuanya.


"Siap." Rico langsung melakukan perintah tuannya dengan membakar markas Mafia Lion bersama anggota nya yang sudah mati.


Sedangkan satu Sandra Akan dibawa ke tempat seharusnya.


...........


"Dok cepat tolong cucu saya!" teriak Ardana di depan resepsionis.


" Apa yang terjadi pak? " tanya doctor setelah memberi pertolongan pertama pada zain.


" Disekap dan dianiaya. Pastikan cucu ku baik-baik saja! " ucap Ardana dengan rasa khawatir nya.

__ADS_1


" Biarkan kami bekerja dan silahkan tunggu diluar ruangan. " perintah doctor dan meminta suster untuk membawa Tuan tadi keluar ruangan.


Ardana yang masih menunggu pemeriksaan Doctor segera menghubungi Arza.


" Datanglah ke rumah sakit dekat Hutan Selatan, bawa semua anggota keluarga kesini. Zain sudah bersama ku. " suara yang terdengar sangat jelas dari ayah nya membuat Arza senang dan ingin segera pergi.


"Baik yah, kami Akan kesana sekarang. " Jawab Arza.


" Tunggu lah dirumah! Aku menyuruh orang untuk menjemput kalian, dan aku Akan mengirim foto orang itu. " perintah Ardana dan langsung menutup telfon dan mengirim kan foto Rico ke putranya.


Ardana yang masih belum mendapatkan musuhnya harus berjaga lebih ekstra agar keluarga nya tetap aman dan Rico yang sudah diminta untuk menjemput keluarga nya adalah orang yang bisa diandalkan.


Setelah menunggu cukup lama akhirnya doctor keluar.


"Bagaimana keadaan cucu ku dok? " tanya Ardana.

__ADS_1


"Memprihatinkan sepertinya setiap kali diberikan luka cucu Tuan diberikan obat tidur tapi luka nya tidak pernah diobati sedikit pun, Itu membuat pasien saat ini mengalami demam tinggi dan semoga obat dari kami segera bereaksi agar pasien selamat. " doctor dengan jelas memberi penjelasan yang membuat Ardana geram dengan pelaku penculikan cucu nya itu.


__ADS_2