My Love Is Stuck With Tomboy Girl

My Love Is Stuck With Tomboy Girl
Rumah Sakit


__ADS_3

Kini semua terlihat seperti sebuah film semua kenangan masa lalu nya itu, tidak mungkin ini semua benar karena di mata gadis itu terlihat ketulusan apa itu semua palsu. Fikiran Zain seketika kacau dengan kenyataan cerry, tanpa fikir panjang Zain keluar dari mansion dan pergi ntah kemana dengan mengemudikan mobil kecepatan tinggi.


.......


Dering ponsel Kenzo yang terus saja berbunyi membuat nya yang masih sibuk kerja harus menjawab nya.


"Apa ini dengan Tuan Kenzo? Saya perawat dari Rumah Sakit Anastasia ingin mengabarkan bahwa Tuan Zain Ardana mengalami kecelakaan dan sedang di rawar. " ucap seseorang tanpa menunggu Kenzo bertanya langsung memberikan kabar.


"Apa! Baik saya akan kesana. " balas Ken langsung menutup telfon dan Pergi buru-buru ke rumah Sakit.


Bagaimana pun kabar itu sanggup membuat dirinya khawatir, bagaimana bisa Zain yang selalu waspada kecelakaan.Tidak memerlukan waktu lama akhirnya ken sampai ke rumah Sakit Anastasia, dan segera berlari mencari ruangan Zain setelah bertanya pada perawat dibagian Resepsionis.


"Permisi apa anda keluarga pasien Zain Ardana? " tanya doctor setelah keluar dari ruangan pasien.


"Iya dok. Bagaimana keadaan Zain? " tanya Ken pada doctor.


"Syukurlah tidak parah, tapi mungkin tidak bisa menggunakan tangannya untuk sementara karena patah tulang tangan kanan nya dan sudah digips." Doctor menjelaskan dengan tenang.


"Baik dok. Saya bisa menjenguk nya? " tanya Ken sekali lagi.


"Silahkan." Balas doctor sambil meninggalkan Kenzo.


Tanpa menunggu lagi Ken masuk dan melihat Zain masih tertidur dan benar saja tangan nya sudah digips, sudah lama sekali Ken menatap Zain yang terlelap karena obat doctor dan tiba-tiba suara pintu terbuka.


π™²πšŽπš”πš•πšŽπš”..


"Bagaimana keadaan Zada nak? " tanya seorang wanita dan pria yang ternyata adalah orang tua Zain.

__ADS_1


"Baik mom Dad hanya saja tangannya sementara digips karena patah tulang. " jawab Ken sambil mencium tangan orang tua Zain, setelah tragedi memang Kenzo lebih sering bersama Zain sebagai bayangannya dan orang tua Zain sudah menganggap Ken sama seperti anak nya Zain.


"Bagaimana ini bisa terjadi? Sudah hampir 1 Bulan Zain tidak pulang ke rumah. " rasa sedih Ibu nya Zain terlihat jelas.


"Ken masih belum tahu mom, tadi perawat menghubungi Ken dan Ken kemari sekalian menghubungi mom agar bisa menemani Zain. " jelas Ken pada mom Raina.


"Makasih nak selalu bersama Zain. " ucap Dad Arza sambil memeluk Kenzo.


" Aku juga keluarga kenapa Dad berterimakasih ke Ken . " balas Ken dengan menerima pelukan Dad Arza.


"Apa kalian melupakan Aku? " suara lirih Zain yang mulai sadar membuat semua orang senang melihat itu.


"Zada itu cahaya terang bagaimana bisa kami melupakan mu sayang. " balas Mom Raina sambil mengecup kening putra tinggal nya itu.


"Aku rindu Mom. " ucap Zain yang menerima elusan kepala dari mom nya.


"Tentu Aku Rindu Dad, mom, grandma. Tapi grandma gak ikut ya? " Zain melihat sekeliling tidak ada grandma nya.


" Besok grandma baru pulang nak, bagaimana perasaan mu apa ada yang Sakit? " tanya Dad Arza.


"Cuma pusing aja Dad. " jawab Zain lirih.


"Bagaimana bisa kecelakaan ini terjadi? " tanya Ken yang sedari tadi menyimak.


" Lain kali aja cerita nya. Aku mau pulang. " ucap Zain dengan memelas, Zain hanya bisa melakukan itu didepan keluarga nya.


"Baik lah Dad akan urus dengan satu syarat.Pulang ke rumah Dad bukan ke rumah mu. " perintah Dad Arza.

__ADS_1


" Tapi... " complain Zain.


"Pulang atau tetap disini? " ancam Dad Arza.


" Baik lah. " ucap Zain pasrah.


Kepulangan Zain memang sangat diharapkan karena Zain setelah memimpin perusahaan memilih tinggal dirumah sendiri dengan berbagai alasan yang di berikan pada orang tua nya. Namun karena kecelakaan kali ini Zain harus pulang ke rumah nya, Dad Arza yang mengurus kepulangan bersama Mom Raina dan Kenzo yang sibuk memberikan buah pada Zain.


"Bawa dia ke rumah ku, pekerjaan nya masih 1 bulan lagi. " perintah Zain yang membuat Ken berhenti menyuapinya.


" Kamu serious? Kamu tahu bagaimana jadi nya jika Dad atau Mom tahu soal kontrak itu. " tanya Ken untuk memastikan.


"Lakukan saja perintah ku. " jawab Zain dengan tenang.


"Okay." Akhirnya Ken mengalah.


Setelah semua diurus kini Zain pulang bersama orang tua nya, sedang kan Kenzo harus menjemput Keisha dirumah Zain.


"Kei kamu dimana? " teriak Ken yang tidak melihat keisha dimana pun.


Setelah beberapa menit Terlihat Kei keluar Dari ruangan Kerja Zain.


"Kamu ngapain dari sana? " tanya Ken yang curiga.


" Membersihkan rak buku Tuan, semua sudah saya kerja kan tapi rak buku di dalam belum pernah saya bersihkan jadi hari ini saya membersihkan nya. " jawab Kei sambil menunduk.


"Sudah lah. Kemasi barang mu dan sekalian bersihkan badanmu, kita harus pergi 2 jam lagi. Aku akan pergi membersihkan diri juga. " ucap Ken pergi meninggalkan Kei tanpa menunggu jawaban gadis itu.

__ADS_1


__ADS_2