My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 39


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian di Indonesia Nathan dan keluarganya masih mencari keberadaan Bianca. Sedangkan di Singapura Alesha dan juga Rey sekarang menjadi teman. Semenjak insiden Alesha yang akan tertabrak mobil tapi diselamatkan oleh Rey. Rey terus saja mendekati Alesha, namun Alesha membatasi dirinya dengan selalu mengatakan bahwa mereka adalah teman. Seperti sekarang ini Rey berada di kelas Alesha dan ingin mengajaknya makan malam berdua, tapi Alesha menolaknya


"Ayolah Al kita dinner berdua."ajak Rey


"Jika bersama dengan yang lainnya gue masih bisa pertimbangkan. Tapi jika hanya kita berdua gue tegaskan NO!!"ucap Alesha


"Tapi kan hari ini Ulang Tahun gue Al, gue pengen merayakannya dengan lo, orang yang spesial buat gue. Please!!"ucap Rey memohon


"Sorry Rey. Jika kita pergi bersama yang lain gue OK, kalau gak gue gak bisa."ucap Alesha


Dia tidak ingin jika hanya berdua karena pasti Rey akan mengambil kesempatan untuk lebih dekat dengannya seperti dulu waktu Rey mengajaknya untuk membeli buku berdua. Tapi setelah membeli buku, Rey mengajaknya ke taman dan menyatakan perasaan cinta kepadanya dan dengan tidak sopannya Rey mencium pipi Alesha sehingga membuatnya marah. Dan hampir satu minggu Alesha mendiamkan Rey walaupun dia sudah meminta maaf kepadanya. Maka dari itu, Alesha enggan jika pergi berdua


"Ehm baiklah kita pergi dinner bersama dengan yang lainnya. Tapi, kado dari lo boleh gue yang memintanya??"ucap Rey


"Boleh, asal jangan yang aneh-aneh."ucap Alesha


Winda dan Rendy yang baru datang segera duduk disamping Alesha dan Rey


"Ada apa?? Sepertinya pembicaraan kalian serius sekali."ucap Winda


"Rey hari ini Ulang Tahun dan ingin mengajak kita semua dinner di cafe Starlight."ucap Alesha


"Bukannya itu cafe milik sepupu lo Al."ucap Winda


"Benarkah?? Baru tahu gue kalau cafe itu punya sepupu lo Al. Cafe itu sangat terkenal dikalangan anak muda. Dan itu cafe favorit gue kalau lagi ngumpul bareng teman-teman gue."ucap Rendy


"Disana makanannya juga enak-enak apalagi ada menu Indonesia nya."ucap Winda antusias


"Memang kak Lea mendatangkan chef khusus dari Indonesia."ucap Alesha


"Baiklah nanti malam kita ngumpul disana jam 9 malam. Gue jemput lo ya Al."ucap Rey


"Gak usah Rey. Soalnya nanti gue kesana nya bareng Zea. Gak papa kan gue ngajak Zea??"tanya Alesha


"Ya gak papa. Ajak siapapun terserah lo. Sekalian keluarga lo juga gak papa kalau mau datang biar nanti gue bisa melamar lo didepan keluarga lo."ucap Rey tersenyum


"Yee itu sih mau lo Rey. Jangan mau Al dia itu masih kuliah belum kerja sok-sokan mau melamar anak gadis orang. Mau lo kasih makan apa nanti sahabat gue??"ucap Winda


"Mulut lo itu pedas sekali ya Win melebihi ayam geprek level sepuluh tahu gak."ucap Rey mendengus kesal


"Udah sana pergi Rey karena sebentar lagi dosen akan datang. Hus hus hus"usir Winda menggerakkan kedua tangannya kearah luar dan Rey keluar dengan kesal

__ADS_1


Dia selalu saja dibuat kesal dengan omongan Winda. Jika saja sahabatnya Rendy tidak menyukainya pasti dia akan memberi pelajaran pada gadis cerewet yang menyebalkan itu


Malam harinya Hans mengajak Nathan pergi ke Club untuk berkumpul bersama sahabat-sahabatnya agar Nathan merasa sedikit terhibur dan tidak selalu bersedih memikirkan Bianca. Awalnya dia menolak, tapi setelah Zavier dan Hans memaksanya akhirnya dia mau


"Hai Nathan lama kita tidak bertemu. Gimana kabar lo??"sapa Roy


"Gue baik kok."ucap Nathan


"Bohong dia itu lagi galau memikirkan sang kekasih."ucap Ricky yang sudah setengah mabuk


"Jam segini udah mabuk aja lo Rick."ucap Hans


"Gue kesini tadi udah mabuk dia Hans. Biasa paling berantem sama bokapnya disuruh merried."ucap Roy


"Eh gue itu masih muda belum pengen married."ucap Ricky


"Tadi Ricky bilang lo lagi galau emang lo udah punya cewek baru??"tanya Roy pada Nathan


"Iya ceweknya namanya Bianca."ucap Ricky


Nathan hanya diam saja dan menatap tajam Ricky yang sudah mabuk


"Eh gue punya rahasia tapi jangan kasih tau Nathan ya??"ucap Ricky


"Gue tahu dimana Bianca."ucap Ricky


Nathan, Hans dan Zavier kaget dengan ucapan Ricky


"Lo serius tahu dimana Bianca. Dimana dia??"tanya Nathan tak sabar


"Dia ada di....."


Brug


Belum selesai dia bicara, tapi Ricky sudah pingsan


"Shitt. Kurang ajar, bangun Ricky dimana Bianca."bentak Nathan memukul-mukul wajah Ricky


"Percuma Nathan lo mukul-mukul juga dia gak bakal sadar. Mending kita bawa ke apartemen gue. Tunggu dia sadar nanti kita tanya dimana Bianca."ucap Hans


"Ayo kita angkat dia ke mobil Vier"ucap Hans dan Nathan mengikuti mereka dari belakang

__ADS_1


Setelah sampai apartemen Hans, mereka meletakkan Ricky dikamar dan mereka berkumpul menunggu Ricky sadar


"Gue siram aja pakai air biar dia sadar."ucap Nathan


"Lo gila ya. Gak kasihan lo sama dia. Tunggulah dia sadar sendiri."ucap Hans


"Kurang ajar dia udah bohongin gue. Padahal dia tahu gue mencari Bianca seperti orang gila. Tapi dia gak memberitahu gue kalau dia tahu keberadaan Bianca."ucap Nathan mendengus kesal


"Mungkin dia punya alasan mengapa dia tidak memberitahu keberadaan Bianca sama lo."ucap Hans


"Alasannya si brengsek itu ingin mendekati Bianca makanya dia gak memberitahu gue."ucap Nathan marah


"Awas aja jika dia sudah sadar akan gue buat babak belur dia."lanjutnya


"Tenanglah bang jangan emosi, jika abang emosi yang ada abang nggak akan dapat informasi apapun dari Ricky."ucap Zavier


"Yang diucapkan Zavier benar Nathan, jika dia sudah sadar nanti kita tanya baik-baik jangan langsung emosi karena hanya dia yang tahu dimana Bianca. Kita sudah mencari berbulan-bulan, tapi tak mendapatkan apa-apa. Jadi, jika lo ingin segera bertemu Bianca maka, tenanglah."ucap Hans


Ehhhmmm


"Kenapa kalian berisik sekali?? Mengganggu tidurku saja!!"ucap Ricky yang sudah bangun dan memegangi kepalanya yang pusing


"Lo sudah sadar baguslah. Sekarang jawab pertanyaan gue dimana Bianca??"tanya Nathan


"Nathan?? Kenapa lo ada disini?? Dan kenapa lo tanya dimana Bianca sama gue?? Gue gak tahu."ucap Ricky


"Rick, kita sudah tahu jika lo tahu keberadaan Bianca. Jadi kasih tahu kita dimana dia??"tanya Hans


"Gue udah bilang gue gak tahu dimana Bianca."ucap Ricky kekeh


"Jika lo gak mau ngasih tahu jangan salahkan gue jika perusahaan lo akan gue hancurkan!!!"ancam Nathan


Ricky ketakutan dengan ancaman Nathan


######


Hai readers sorry ya mommy baru up soalnya kemarin lagi sibuk, nanti mommy kasih double up


Jangan lupa


Like, Vote dan Komentar

__ADS_1


Biar mommy semangat, love you all


__ADS_2