
Lea dan Ricky gantian naik ke pelaminan untuk mengucapkan selamat pada kedua pasangan pengantin
"Selamat menempuh hidup baru dan semoga kamu selalu bahagia Bii."ucap Lea tulus
"Terimakasih kak Lea. Selama ini kak Lea sudah banyak membantuku. Dan aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan untuk membalasnya."ucap Bianca
"Balasannya cukup buatkan ponakan yang lucu untukku. Aku tak sabar ingin menggendong ponakanku."ucap Lea tersenyum
"Daripada menunggu ponakan lebih baik kak Lea buat anak sendiri. Ngmong ngomong kapan kak Lea dan kak Ricky akan menikah??"tanya Bianca membuat Lea tersenyum malu
"Doakan secepatnya Bii. Tiga hari lagi acara lamaran."jawab Ricky
"Wah gercep juga kamu Rick."Ucap Nathan
"Iya dong sebelum orangnya berubah pikiran."ucap Ricky
"Kalau tiga hari lagi kami belum pulang Honeymoon dong kak."ucap Bianca
"Gak papa gak hadir di acara lamaran yang terpenting acara pernikahan kamu harus hadir."kata Ricky
"Emang kalian mau Honeymoon kemana??"tanya Lea
"Ke Paris dan Swiss."jawab Nathan
"Berapa lama kalian Honeymoon?? Ingat kita akan bertemu pengacara dua minggu lagi Bii."ucap Lea
"Paling satu minggu. Karena aku juga gak bisa lebih lama dari itu karena ada proyek baru yang aku kerjakan, jadi gak bisa aku tinggalkan lama lama."ucap Nathan
"Kok aku gak kamu ajak di proyek baru kamu Nathan??"tanya Ricky
"Kamu bisa hubungi Hans jika mau bergabung dengan proyek baruku."ucap Nathan
"Baiklah. Aku akan mencari Hans. Ayo sayang."ucap Ricky
"Gue tadi bawa kado spesial buat kamu Bii, nanti malam kamu pakai ya."ucap Lea
"Kado apa kak??"tanya Bianca
"Nanti kamu juga tahu. Janji kamu harus pakai lho. Kalau gak aku pasti kecewa."ucap Lea
"Iya aku janji nanti aku pasti akan memakainya."ucap Bianca
"Baiklah ayo Rick."ucap Lea
Setelah mereka pergi ganti Zavier dan Zea
"Happy Wedding Bii."ucap Zea memeluk Bianca
"Thanks Zea."ucap Bianca membalas pelukan Zea
"Kalian sudah balikan??"tanya Nathan yang melihat Zavier dan Zea bergandengan tangan
"Sudah dong bang. Aku sudah bisa meluluhkan hatinya yang sempat membeku sekarang sudah mencair."ucap Zavier bangga
"Paling kamu minta bantuan Ricky ya kan??"ucap Nathan
__ADS_1
"Bantuan dikit doang selebihnya kan usahaku sendiri bang."ucap Zavier
"Nanti malam harus bisa jebol bang biar segera punya ponakan gue."bisik Zavier
"Lo tenang aja nanti malam gak akan gagal."bisik Nathan tersenyum
"Kalian bisik bisik apa sih??"tanya Bianca
"Gak kok sayang. Aku hanya menyuruh Zavier ambilkan makanan untukmu. Kamu kan belum makan dari pagi."jawab Nathan
"Ooh."ucap Bianca
"Apa setelah ini kamu akan langsung kembali ke Singapura Zea??"tanya Bianca
"Aku nunggu kak Ricky lamaran dulu Bii baru kembali ke Singapura."jawab Zea
"Yaudah kita pergi babee."ajak Zavier dan Zea menganggukkan kepalanya dan memegang lengan Zavier
Setelah mereka pergi ganti Rey yang naik ke pelaminan memberi selamat pada kedua mempelai
"Selamat atas pernikahan kalian. Semoga keluarga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah dan juga berkah. Gue berharap lo selalu bahagia Bii."doa Rey tulus
"Thanks Rey. Gue berharap kamu segera bisa mendapatkan cinta sejati kamu."ucap Bianca
"Kamu mau aku kenalin sama teman aku gak Rey."lanjutnya
"Gue belum mau dekat sama cewek dalam waktu dekat ini Bii. Aku lagi fokus bantu perusahaan kak Lea."ucap Rey
"Lalu kuliah kamu??"tanya Bianca
"Betul apa kak Lea. Keluarga kamu ada disini jadi kamu harus ada disini."ucap Bianca
"Tapi, aku merasa tak pantas di anggap keluarga oleh kak Lea dan Mom Mona. Karena kehadiranku keluarga mereka jadi hancur."ucap Rey
"Kamu gak boleh merasa seperti itu. Tanpa adanya dirimu keluarga Lea memang sudah tidak baik karena Om Adam memang tak pernah menganggap pernikahannya dengan Tante Mona. Kamu masih beruntung Lea dan Tante Mona menyayangimu tanpa melihat kau anak dari selingkuhannya. Jadi, jangan sia siakan kasih sayang mereka Rey."ucap Nathan
"Yang dikatakan mas Nathan benar Rey. Jadi, kamu jangan berkecil hati."ucap Bianca
"Terimakasih nasehat dari kalian. Aku akan persembahkan lagu untuk kalian berdua."ucap Rey
Rey mengambil mik dan gitar
"Selamat malam para tamu undangan."sapa Rey
"Malam."jawab mereka serempak
"Aku ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk kedua mempelai kita. Tapi sebelum aku bernyanyi aku mari kita berdoa semoga pernikahan mereka langgeng sampai maut memisahkan. Tepuk tangannya dulu dong sebelum saya menyanyi."ucap Rey
Prok prok prok
"Terimakasih tepuk tangannya. Aku akan menyanyikan CINTA SAMPAI MATI dari kangen Band
Duhai engkau, sang Belahan Jiwa
Namamu terukir dalam pusara
__ADS_1
Di setiap langkah, ku s'lalu berdoa
Semoga kita bersama
Duhai engkau, tambatan hatiku
Labuhkanlah cintamu di hidupku
Ku ingin kau tahu betapa merindu
Hiduplah engkau denganku
Dengarkanlah
Di sepanjang malam, aku berdoa
Bersujud dan lalu aku meminta
Semoga kita bersama
Dengarkanlah
Di sepanjang malam, aku berdoa
Cintaku untukmu s'lalu terjaga
Dan aku pasti setia
Ha-ah-ah, ha-ah-ah-ah
Ditengah tengah saat Rey menyanyi Lea, ricky, Zavier, Zea, Winda dan Hans ikut bergabung dan menyanyi bersama. Setelah mereka selesai bernyanyi tepuk tangan meriah memenuhi hotel itu
Nathan dan Bianca merasa bahagia melihat para sahabat dan saudara mereka menyanyi bersama
"Apa kamu lelah sayang??"tanya Nathan
"Iya sedikit."jawab Bianca
"Kalau kamu lelah lebih baik kamu istirahat dulu dikamar hotel yang sudah disiapkan sayang."ucap Nathan
"Aku tidak mau. Jika aku pergi kasihan kamu sendirian meyambut para tamu undangan yang masih berjejer memberi ucapan selamat pada kita."ucap Bianca
"Tapi ini masih lama jika kamu menunggu para tamu undangan selesai memberikan ucapan selamat sayang. Ini baru setengah tamu undangan belum setengahnya lagi. Apa kamu masih sanggup berdiri selama 3 jam??"tanya Nathan
"Memangnya kamu menyebar berapa undangan kemarin??"tanya Bianca
"Bunda menyebar 10.000 undangan sayang. Itu belum termasuk keluarga besar kita. Mungkin jika dijumlah ada 15.000 sayang."ucap Nathan membuat Bianca kaget
"Whatt??"ucap Bianca tak percaya
"Maka dari itu jika kamu capek mending istirahat dulu aja dikamar hotel nanti biar Zea yang mengantarmu kesana."ucap Nathan
"Aku nggak mau mas. Nanti aja bareng sama kamu."tolak Bianca
"Yaudah kamu sambil duduk aja kalau gitu."ucap Nathan
__ADS_1
"Kamu juga duduk mas. Kamu juga pasti capek."ucap Bianca menarik tangan Nathan agar duduk disampingnya membuat Nathan tersenyum