My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 46


__ADS_3

Sekarang Alesha dan Winda berada dikantin. Mereka baru selesai makan dan saat ini mereka membahas tugas kuliah hari ini. Rey dan Rendy menghampiri mereka


"Hai girls. Udah makan belum?? Gue traktir kalau belum makan."ucap Rey


"Kita udah makan kok Rey."ucap Alesha


"Kita udah lama gak jalan bareng. Gimana kalau nanti kita nonton dibioskop??"tanya Rey


"Gue dengar ada film baru yang akan diputar. Ayolah kita nonton Win, Al."ajak Rendy


"Tapi boleh ajak Zea dan juga Vier gak??"tanya Alesha


"Boleh dong Al."jawab Rey


"OK kita nonton setelah selesai kuliah, tapi film nya jangan yang romantis dan horor ya?? Kalau bisa yang action."ucap Winda


"Kan kita bisa romantisan Win kalau filmnya romantis."ucap Rendy menaik turunkan alisnya


"Itu sih mau lo, pokoknya harus yang action kalau gak gue dan Alesha gak akan ikut!!"ancam Winda


"Iya terserah lo aja Win. Nanti lo yang milih sendiri film apa yang ingin lo tonton."ucap Rey


"Nah gitu dong. Kita nanti tunggu diparkiran ya??"ucap Winda berdiri dan segera mengajak Alesha pergi ke kelas karena kelasnya akan dimulai


Setelah selesai kuliah mereka berkumpul di parkiran kampus dan berangkat bersama dengan mobil berbeda. Zavier, Zea, Winda dan Alesha satu mobil sedangkan Rey dan Rendy di mobil satunya. Setelah menempuh jarak setengah jam mereka sampai di mall. Zea dan Zavier masuk kedalam dahulu, kemudian disusul Rendy dan Winda. Saat Alesha akan berjalan masuk ada jambret yang mengambil tasnya, Alesha yang mencoba mempertahankan tasnya terjadi tari menarik antara dia dan jambret itu. Jambret itu menarik dengan keras hingga Alesha terjatuh


"Tolong tas gue diambil jambret."ucap Alesha berteriak


Kemudian Rey mengejarnya. Namun saat jambretnya berlari kakinya tersandung oleh kaki seseorang dan dia adalah Zavier. Kemudian Zavier memukul jambret itu dan mengambil tas Alesha dan disaat itu juga jambret itu kabur. Zavier jalan mendekat kearah Alesha


"Ini tas lo. Lo gak papa kan?? Apa ada yang luka??"tanya Zavier


"Gue gak papa Vier, cuma lututku agak lecet sedikit, thanks ya."ucap Alesha

__ADS_1


"Mending kita pulang aja. Nontonnya lain kali aja. Lo masih shock, gue gak mau lo kenapa napa."ucap Zavier dan Alesha hanya menganggukkan kepalanya


"Gue mau bawa Alesha pulang Win, lo ikut pulang atau gak??"tanya Zavier


"Gue ikut pulang kalian. Sorry Rey, Ren lain kali aja ya kita nonton barengnya."ucap Winda


Mereka berempat pergi menggunakan mobil meninggalkan Rey dan Rendy


"Lo pulang sendiri aja Ren, gue ada urusan penting."ucap Rey kemudian masuk mobil dan mengendarai mobil dengan kencang


"Sial rencana gue gagal karena adanya Zavier!! Tapi gak masalah gue masih punya rencana kedua. Dan gue pastikan ini tidak akan gagal."ucap Rey menyeringai


Setelah menempuh perjalanan selama seperempat jam Rey sampai di markasnya. Dia segera masuk dan mencari orang yang gagal dalam misinya dan malah melukai Alesha gadis yang sangat dia cintai. Setelah melihat orang itu Rey langsung menghajarnya habis habisan, jika dia tidak ditahan Fito mungkin orang itu sudah mati karena Rey menghajarnya membabi buta


"Anak buah yang lo kirim itu tidak becus sama sekali. Dia melukai wanitaku, gue gak mau melihat wajahnya ada disini.!! Paham lo!!!"ucap Rey


"Baik bos."ucap Fito menyuruh anak buahnya yang lain membawa orang itu pergi jauh


"Sekarang kita jalankan rencana kedua kita Fito. Persiapkan semuanya dengan matang karena gue gak mau gagal lagi seperti hari ini. Jika rencana ini gagal lagi, maka gue akan membunuh lo, ingat itu baik baik!!"ucap Rey sambil berjalan menuju kamar yang ada dimarkasnya


Disisi lain Zavier baru sampai di Apartemen Zea, mereka segera masuk kedalam. Bianca meletakkan tubuhnya disofa dia masih begitu shock tadi. Zea mengambilkan minum dan P3K untuk mengobati Bianca


"Nih minum dulu Bii."ucap Zea menyodorkan gelas pada Bianca


Bianca kemudian meminum airnya hingga tandas tak tersisa


"Sini lutut lo gue obati."ucap Zea


Bianca menurut saja dan Zea mulai memberikan antiseptik pada luka Bianca kemudian memberikan betadine lalu memberikan plester pada lukanya


"Sudah beres. Sekarang mending lo istirahat aja dikamar."ucap Zea


"Thanks Zea, gue ke kamar dulu ya semuanya."ucap Bianca pada ketiga orang yang duduk bersamanya tadi lalu berjalan menuju kamarnya

__ADS_1


"Apa lo akan ceritakan ini kak Nathan??"tanya Zea


"Ya gak lah. Lo tahu sendiri betapa posesifnya abang jika menyangkut Bianca. Kalau dia tahu pasti langsung terbang ke sini. Di perusahaan sedang ada sedikit masalah, jadi tidak bisa ditinggal. Gue gak mau menambah pikiran bang Nathan apalagi hanya masalah sepele kayak gini."ucap Zavier


"Benar juga, gue bisa melihat besarnya cinta kak Nathan untuk Bianca. Pasti dia akan khawatir jika tahu tadi Bianca terluka."ucap Zea


"Apa lo gak bisa lihat juga besarnya cinta gue buat lo."ucap Zavier melihat lekat mata Zea


"Ehm bisa gak sih gak usah bahas itu dulu."ucap Zea salah tingkah karena dipandang Zavier


"Haahhh baiklah. Lihatlah sahabat lo itu yang ada disamping lo. Kenapa dia melamun??"tanya Zavier mengangkat sedikit dagunya kearah Winda


"Win, hey Win."teriak Zea karena tak ada respin dari orang disebelahnya


"Ha ada apa??"ucap Winda bingung karena dua orang yang ada didepannya memandanginya


"Lo itu melamun dari tadi. Apa yang lo pikirin??"tanya Zea


"Oh gak ada yang gue pikirin kok. Gue lagi kangen sama nyokap. Gue pulang dulu ya??"pamit Winda


"Gue antar Win."tawar Zavier


"Tidak usah kak Vier. Makasih."ucap Winda berdiri dan berjalan meninggalkan apartemen


Diperjalanan Winda masih memikirkan kejadian tadi saat Alesha dijambret tadi. Dia memikirkan karena sikap aneh Rey tadi sepertinya tadi hanya rekayasanya saja. Dia mengenal Rey sejak kecil, jadi dia tahu sifat Rey. Dia akan melakukan apa saja agar orang yang dia suka bisa dekat dengannya. Karena baginya apa yang dia inginkan harus dia miliki. Maka dari itu dia ingin menemui Rey dan berbicara padanya agar tidak bertindak semakin jauh. Dia segera menghubungi Rey dan janjian akan bertemu


"Semoga Rey akan mengerti setelah gue berbicara padanya nanti."ucap Winda pada dirinya sendiri. Dia segera masuk taksi dan menuju tempat janjian dengan Rey


...@@@@@@@...


Hai guys jangan lupa


Like, Vote dan Komentar

__ADS_1


Thank. Love you All


__ADS_2