My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 51


__ADS_3

"Gue udah nikah Rey jadi gak mungkin jika kita bersama. Jadi lupakanlah perasaan lo sama gue. Gue yakin lo pasti akan dapatkan cewek yang lebih baik dari gue Rey."ucap Bianca


"Dihatiku sudah ada nama lo Al jadi akan sulit untukku mencintai cewek lain. Kalaupun nanti ada cewek yang lebih baik dari lo, tapi cinta gue gak akan sebesar cinta gue ke lo Al."ucap Rey sendu


"Gue gak menyangka jika cinta lo sangat besar ke gue Rey, tapi maaf gue gak akan pernah bisa membalas cinta lo. Gue benar benar minta maaf Rey."ucap Bianca menundukkan kepalanya


Rey menghela nafas panjangnya


"Mungkin ini karma ya Al karena selalu bikin cewek sakit hati dan kecewa gara gara gue mainin."ucap Rey


"Lo harus minta maaf sama semua cewek itu Rey agar lo bisa mendapatkan cinta sejati nantinya. Gue percaya lo orang yang baik Rey."ucap Bianca


"Kalau gue minta maaf sama mereka bisa bonyok wajah ganteng gue Al."ucap Rey terkekeh


"Emang berapa banyak mantan lo Rey??"tanya Bianca


"Mungkin 60 an Al."ucap Rey


"Wah bukan hanya wajah ganteng lo aja Rey yang bonyok, tapi semua tubuh lo pasti bonyol semua."ucap Bianca terkekeh


"Gue ambilkan makanan dulu Al. Lo pasti lapar kan dari kemarin belum makan."ucap Rey berdiri dari duduknya dan berjalan keluar kamar dan mengambilkan makanan untuk Bianca. Setelah mengambil makanan dia segera masuk ke kamar kembali


"Makanlah Al. Agar lo sehat gue gak mau lo sakit."ucap Rey menyodorkan nampan berisi makanan dan minuman


"Gue gak lapar Rey."lirih Bianca menundukkan kepalanya


"Lo harus makan Al. Lo harus sehat supaya kita bisa kabur dari sini."bujuk Rey kemudian Bianca menoleh kearahnya


"Lo mau bantu gue kabur dari sini Rey??"tanya Bianca tak percaya


"Ya. Gue janji akan bantu lo keluar dari sini."ucap Rey mantap


"Thanks Rey."ucap Bianca


"Terimakasih nya kalau sudah keluar aja. Dan gak gratis lho!! Lo harus traktir gue makan dan nonton."ucap Rey tersenyum


"Ya gue bakal traktir lo, tapi bareng yang lain ya??"ucap Bianca tersenyum


"Terserah lo yang penting gue dtraktir lo. Yaudah makan gih nanti kalau dingin gak enak. Apa mau gue suapin?"goda Rey


"Gak. Gue makan sendiri aja."ucap Bianca segeta memakan makanannya dengan lahap. Sebenarnya dia memang sangat lapar. Rey yang melihat Bianca makan dengan lahap tersenyum


"Gue janji akan mengeluarkan lo dari sini Al. Dan gue akan mengantarkan lo ke suami lo. Gue pengen lo bahagia meskipun bukan bersama gue."gumam Rey dalam hati


Setelah selesai makan Bianca melihat Rey yang melamun kemudian menyentuh pundak Rey hingga membuatnya tersentak


"Lo udah selesai makannya?"tanya Rey

__ADS_1


"Udah. Lo lagi mikirin apa??"tanya Bianca


"Gue lagi mikirin bagaimana caranya supaya kita bisa kabur dari sini. Yaudah gue keluar dulu lo istirahat ya dan jangan lupa kunci pintunya!! Kalau bukan gue yang mengetok pintunya jangan dibuka. Gue gak mau bokap gue menyakiti lo lagi."ucap Rey berdiri dan membawa nampan keluar kamar dan menuju kedapur meletakkan nampan yang berisi piring dan gelas kotor


Setelah melihat Rey pergi Bianca segera berlari mengunci pintu kamarnya


"Semoga kamu segera menemukanku mas."gumam Bianca


Disisi lain Nathan dan Hans baru sampai di Singapura dan segera pergi ke apartemen Ricky


"Bagaimana lo bisa terkecoh Vier??"ucap Nathan marah


"Sorry bang. Sepertinya persiapan mereka sangat matang. Tadi saat kami mengejar mobil itu tiba tiba ada banyak mobil yang sama didepan kami bang."ucap Zavier membela diri


"Alasan aja lo Vier."ucap Nathan kesal


"Lalu apa tak ada petunjuk sama sekali??"tanya Nathan frustasi


Tiba tiba telepon Winda berdering dan semua yang ada disana menoleh ke arah Winda


"Sorry, gue angkat dulu teleponnya."ucap Winda berjalan menjauh dari mereka


Drrrt drrrtt drrrt


"Hallo."Rey


"Lo dimana??"Rey


"Gue di apartemen kak Ricky. Alesha diculik dan semua orang sedang berkumpul disini."Winda


"Apa disana ada suaminya Alesha?"Rey


"Iya suaminya ada disini. Kenapa Rey??"Winda


"Bisa lo kasih teleponnya ke dia??"Rey


"Buat apa Rey?? Lo jangan macam macam ya!!"Winda


"Gue mau bicara penting sama dia Win. Gue gak akan macam macam. Gue janji. Cepatlah Win waktu gue cuma sebentar!!!"Rey


"Ya OK. Awas kalau lo macam macam Rey!!!"Winda


Winda berjalan mendekat ke arah mereka semua


"Kak, Rey ingin bicara sama kak Nathan katanya penting."ucap Winda seraya menyerahkan teleponnya kepada Nathan. Hans yang melihatnya menyuruh Nathan untuk menekan loudspeaker agar semua orang mendengar apa yang dibicarakan Rey


"Lo mau bicara apa sama gue??"Nathan

__ADS_1


"Ini soal Alesha ehm maksudku Bianca. Dia berada di Jepang."Rey


"Jadi lo yang menculik Bianca??"Nathan berteriak


"Lo jangan salah paham sama gue Nathan. Bianca baik baik saja disini jadi lo jangan khawatir."Rey


"Lalu maksud lo apa membawa dia ke Jepang??Nathan


"Bokap gue yang menculiknya."Rey


"Untuk apa bokap lo menculik Bianca."Nathan


"Lo pasti kenal kan sama Adam Candra Sandoro. Dia bokap gue."Rey


Lea yang mendengarnya sanagt shock hampir saja dia jatuh namun Ricky dengan sigap menangkapnya


"Apa lo bisa dipercaya?? Anak Om Adam hanya satu dan dia adalah Lea."Nathan


"Gu..e anak selingkuhannya bokap gue Nathan."Rey


Jedduuar


Bagai tersambar petir Lea begitu kaget dan langsung menangis


"Tapi, Bianca gak papa kan??"Nathan


"Untuk saat ini dia baik baik saja. Tapi gue tahu kalau nanti. Maka dari itu lo harus kesini dan bebaskan Bianca. Disini penjagaan sangat ketat jadi gue gak bisa jika membawa kabur Bianca sendirian."Rey


"Baiklah lo kasih tahu alamatnya nanti. Gue akan langsung terbang ke Jepang."Nathan


"Baiklah kalau begitu."


"Tunggu Rey. Tolong jaga Bianca sampai gue datang. Gue gak mau dia terluka."Nathan


"Lo gak usah khawatir tanpa lo minta pun gue akan menjaganya dengan baik."Rey


tut tut tut


"Lo gak papa kak Lea??"tanya Zea namun Lea hanya diam dan terus menangis. Dia tak mengira Ayah yang selalu dihormatinya ternyata selingkuh dan memiliki anak dari selungkuhannya


"Bawa dia ke kamar Zea dan lo Winda tolong temani dia juga."perintah Ricky


"Ya kak Ricky."jawab Zea dan Winda serempak


Mereka berdua menuntun Lea menuju kamarnya


...##%##...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan Like, Vote dan Komentar


__ADS_2