
Zea menarik tangan Bianca agar cepat meninggalkan Cafe tersebut. Setelah sampai parkiran mereka segera masuk kedalam mobil. Mereka akan pulang ke mansion, tapi disepanjang perjalanan Zea selalu saja mengomeli Bianca
"Kamu itu jangan terlalu baik sama orang asing Bii. Bisa saja nanti orang itu salah mengartikan kebaikanmu."ucap Zea kesal
"Tapi, sepertinya dia orang baik Zea. Dan dia juga sudah minta maaf padaku lalu kenapa kamu masih marah??"tanya Bianca
"Kamu tidak bisa menilai orang itu dalam sekali pertemuan Bii dan kamu juga tidak bisa langsung mengatakan jika orang itu orang yang baik. Entah mengapa firasatku mengatakan jika orang tadi itu bukan orang yang baik."ucap Zea
"Darimana kamu tahu jika orang itu bukan orang baik??"tanya Bianca
"Bii, itu sudah kelihatan dari sikapnya tadi saat menabrakmu dan di Cafe tadi. Sikapnya tidak sopan sama sekali dan juga sombong. Semoga saja kita tak pernah bertemu dengannya lagi."ucap Zea
"Ini kenapa kita malah ngomongin cowok gak penting itu sih!!"seru Zea
"Aku juga gak tahu. Kamu sih dari tadi ngomongin dia terus sambil ngomel ngomel. Gimana kalau kita langsung ke kantor aja Zea?? Tadi aku baru menghubungi kak Hans katanya mas Nathan dan Vier baru sampai dikantor."ucap Bianca memberikan usul
"Yaudah deh kita puter balik ke kantor aja."ucap Zea
Zea mengendarai mobilnya menuju perusahaan Graham. Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit mobil yang dikendarai Zea sampai di parkiran kantor. Kemudian mereka berjalan beriringan menuju ruangan Nathan. Semua karyawan sudah tahu jika Bianca adalah istri dari Nathan CEO Graham. Semua karyawan yang bertemu dengan Bianca langsung menyapanya. Bianca terkenal baik dan juga ramah pada semua orang sehingga banyak karyawan yang menyukai nya
"Nyonya Bianca makin hari makin cantik ya."
"Iya bukan hanya cantik tapi juga ramah."
"Semoga nanti aku punya istri kayak Nyonya Bianca."
"Kamu itu kan sudah punya istri."
"Eh iya lupa aku kalau aku sudah punya istri."
Semua orang tertawa mendengar ucapan salah satu karyawan itu dan banyak lagi bisik bisik antara karyawan jika Bianca datang ke kantor. Bianca dan Zea baru keluar dari lift kemudian bertemu Melisa yang baru keluar dari ruangan Nathan
"Mbak Melisa."sapa Bianca ramah
"Eh Nyonya Bianca. Selamat atas pernikahannya Nyonya. Maaf kemarin saya tidak bisa hadir."ucap Melisa menjabat tangan Bianca
"Terimakasih. Tapi, panggil Bianca aja mbak Mel."ucap Bianca
"Tapi itu tidak sopan jika saya harus memanggil nama sedangkan anda istri CEO."ucap Melisa
"Kita kan teman mbak jika kamu panggil aku Nyonya seperti ada jarak diantara kita dan aku tidak suka itu. Jadi, panggil Bianca aja ya."ucap Bianca
"Baiklah Bianca. Kalau begitu saya permisi."ucap Melisa
__ADS_1
Zea dan Bianca berjalan menuju ruangan Nathan
Tok tok tok
"Masuk."ucap Nathan
Zea dan Bianca masuk kedalam ruangan. Disana Hans, Zavier dan Nathan sedamg berdiskusi bersama
"Apakah kedatanganku mengganggu mas??"tanya Bianca yang melihat Nathan sibuk
"Nggak kok sayang. Ini juga baru akan selesai. Kamu duduk disofa aja dulu sambil menunggu kami menyelesaikan ini."ucap Nathan menatap Bianca sekilas lalu melihat berkas yang ada didepannya
Zavier masih fokus dengan berkas yang dipegang sehingga tak menyadari jika ada Zea disana
"Kamu lihat itu Bii dia bahkan tak menoleh kearahku sedikitpun."kata Zea kesal
"Dia sepertinya sedang sibuk Zea jadi kamu juga harus mengerti."ucap Bianca melihat kearah Zavier
Karena bosan Bianca akhirnya melakukan VC dengan Winda
Tut tut tutt
"Hai Winda. Lagi apa??"Bianca
"Aku ada diruangan mas Nathan."Bianca
Bianca mengarahkan kameranya ke arah belakang dan memperlihatkan pada Winda jika Zavier, Hans dan juga Nathan sedang berdiskusi
"Itu kenapa wajah Zea cemberut gitu??" Winda
"Tau tuh lagi PMS kali. Dari Mall tadi bawaannya marah marah mulu."Bianca
"Gimana gak marah coba Win tadi ada cowok yang menabrak Bianca tapi langsung pergi begitu saja. Setelah aku berteriak baru dia datang dan menawarkan uang untuk tanggung jawabnya. Sombong sekali kan Win."Zea
"Tapi kan dia sudah minta maaf Zea."Bianca
"Iya minta maaf tapi terpaksa."Zea
"Terus saat kita lagi makan di Cafe tiba tiba dia datang menghampiri kami."Zea
"Mungkin dia tertarik kali sama kalian berdua. Terus cowoknya ganteng gak??"Winda
Tanpa mereka sadari jika ketiga laki laki yang berdiskusi tadi sudah tidak fokus lagi dan mereka malah mendengarkan obrolan ketiga perempuan itu
__ADS_1
"Lumayan sih tapi aku tidak suka sifatnya."Zea
"Lalu siapa namanya??"Winda
"Davin Leon Rameses."Bianca
Mendengar nama itu membuat ketiga laki laki itu shock lalu menghampiri Bianca dan Zea
"Jika kamu bertemu dengannya lagi kamu harus langsung menghindar Bii."ucap Nathan tegas
"Kamu juga Zea harus menghindar jika ada cowok itu."ucap Zavier
Perkataan dua laki laki itu membuat bingung Bianca dan Zea serta Winda yang masih mendengarkan dari HP Bianca. Setelah itu Winda mematikan panggilan tersebut karena dia ingin menghubungi Hans kekasihnya menanyakan siapa laki laki itu sehingga membuat Nathan dan Zavier langsung meminta Bianca dan Zea menghindari laki laki itu. Winda merasa mereka mengenal laki laki itu dan memiliki hubungan yang kurang baik diantara mereka. Biarpun Winda itu perempuan, tapi instingnya sangat tajam sekali hingga dia tahu jika ada sesuatu yang disembunyikan oleh mereka
"Kenapa harus menghindar??"tanya Bianca dan Zea bersamaan
"Pokoknya kalian tidak boleh bertemu dengan laki laki yang bernama Davin itu!!!"peringat Nathan dan Zavier menganggukkan kepalanya
"Tapi beritahu alasannya kenapa mas kami harus menghindarinya??"tanya Bianca penasaran
"Laki laki itu bukan orang baik dan aku tidak mau dia mencelakaimu."ucap Nathan membuat alasan
"Benar kan Bii yang aku bilang jika dia bukan orang baik."ucap Zea
"Udahlah yang terpenting jika kalian bertemu lagi dengannya langsung pergi saja."ucap Nathan
"Lebih baik kamu pulang saja Bii. Nanti malam aku akan mengajakmu di pesta pernikahan rekan kerjaku."lanjut Nathan
"Kamu juga bersiaplah beb nanti malam aku akan menjemputmu kita akan pergi bersama bang Nathan dan Bianca."ucap Zavier
"Baiklah kami pulang dulu."ucap Bianca dan Zea berdiri dari duduknya dan keluar ruangan Nathan
...******...
Maaf ya readers mommy author up nya lama. Karena mommy juga baru buat karya baru. Silahkan mampir ya
Ceritanya sangat menarik dijamin kalian pasti suka
Jangan lupa tinggalkan jejak Like, Vote dan Komentar
Love you All
__ADS_1