My Secret Marriage

My Secret Marriage
Bab 47


__ADS_3

Winda sudah sampai di cafe tempat janjian dengan Rey. Kemudian dia mengedarkan pandangan mencari Rey. Setelah melihat Rey dia pun nenghampirinya


"Nunggu lama Rey??"tanya Winda


"Gue juga baru datang. Lo mau pesan apa??"tanya Rey


"Gue minum aja deh orange jus."ucap Winda


Kemudian Rey memanggil pelayan dan memesan minuman untuk keduanya


"Ada apa lo mau bertemu gue??"tanya Rey


"Gue mau tanya apa lo masih terobsesi untuk mendapatkan Alesha??"tanya Winda


"Apa yang membuat lo berpikir kalau gue menginginkan Alesha??"tanya Rey santai


"Ayolah Rey gue kenal lo dari kecil, jadi gue tahu sifat lo. Gue tahu orang yang menjambret Alesha tadi orang suruhan lo kan?? Lo mau menyelamatkan dia agar dia balas budi ke lo dan lo ingin Alesha mulai membuka hati dia buat lo."ucap Winda berhasil membuat Rey kaget namun dia berusaha tak memperlihatkan keterkejutannya


"Lo itu jangan ngarang deh Win."ucap Rey agak gugup karena ternyata Winda dengan mudah menebak apa yang ada dipikirannya


"Kenapa lo kelihatan gugup Rey?? Tebakan gue benar kan??"tanya Winda menyelidik


Pembicaraan mereka terhenti saat pelayan mengantarkan minuman mereka. Setelah meminun minumannya Winda melanjutkan bicaranya


"Lo lupa Rey kalau insting gue sangat tajam. Dan gue juga tahu kalau lo sekarang sedang merencanakan sesuatu untuk mendapatkan Alesha. Dan gue mau ngasih tahu ke lo lebih baik hentikan rencana itu. Gue gak mau lo bertindak semakin jauh Rey. Gue gk ingin lo terkena masalah nantinya."ucap Winda


"Gue senang karena lo masih peduli sama gue Win. Orang tua gue saja tidak pernah peduli sama gue. Tapi, gue gak akan berhenti untuk meraih cinta gue. Apapun jalannya akan gue lakukan karena gue sangat mencintai Alesha."ucap Rey


"Itu bukan cinta Rey itu namanya obsesi. Lo itu hanya penasaran sama Alesha karena dari sekian cewek yang dekat dengan lo pasti terpesona dengan lo sedangkan Alesha acuh terhadap lo."ucap Winda


"Termasuk lo kan terpesona sama gue. Gue tahu selama ini lo punya perasaan terhadap gue makanya lo menyuruh gue untuk tidak mendekati Alesha lagi."ucap Rey tertawa sinis


"Oh My God Rey. Gue akui dulu gue suka sama lo tapi itu saat kita masih kecil dan itupun hanya cinta monyet Rey. Gue gak mau lo kecewa Rey karena Alesha tidak akan pernah menjadi milik lo!!"ucap Winda


"Yakin lo sudah gak cinta sama gue!! Kalau lo gak cinta sama gue kenapa lo gak terima cinta Rendy?? Dan kenapa juga sepertinya lo gak rela gue dekat sama Alesha?? Apa lo cemburu karena gue cinta dengan Alesha dan bukan lo??"tanya Rey

__ADS_1


Winda menghela nafasnya kasar. Berbicara dengan Rey emang harus ekstra sabar


"Gue udah gak cinta sama lo karena gue udah ada orang yang gue suka. Dan gue gak akan bisa menerima Rendy sebagai kekasih karena gue tidak punya perasaan apapun kepada sahabat lo itu. Dan bukannya gue gak rela Rey, kalau Alesha tidak memiliki kekasih pasti gue dukung lo seratus persen karena Alesha gadis yang baik. Tapi, dia sudah memiliki kekasih Rey dan mereka saling mencintai. Jadi, tolong berhentilah mengejar obsesi lo Rey!!"ucap Winda


"Sebelum janur kuning melengkung gue akan tetap mengejar cinta Alesha. Apapun caranya akan gue lakukan termasuk cara kotor sekalipun. Karena yang gue rasakan itu cinta bukan obsesi seperti yang lo bilang tadi."ucap Rey


"Kenapa lo begitu keras kepala Rey seperti bokap lo??"ucap Winda


"Lo tau kan kalau gue paling gak suka jika disamakan bokap gue!!"ucap Rey kesal


"Yayaya gue tahu. Rey,,jika lo benar cinta dan bukan obsesi. Ikhlaskanlah Alesha bersama orang yang dicintainya. Karena cinta tak harus memiliki. Cinta itu melihat orang yang kita cintai bahagia maka kita juga akan bahagia meski bahagia itu bukan bersama kita."ucap Winda


"Kebahagiaan Alesha hanya jika dia bersama gue karena cinta gue yang begitu besar padanya."ucap Rey


"Tapi dia sama sekali tidak mencintai lo. Seseorang akan bahagia bersama pasangan jika mereka saling mencintai."ucap Winda


"Jika kami terus bersama maka cinta itu akan tumbuh seiring waktu."ucap Rey


Winda begitu pusing bicara dengan Rey yang keras kepala ingin sekali dia memukul kepala Rey agar otaknya bekerja dengan baik dan tidak mendekati gadis yang sudah memiliki kekasih. Dia memijit pelipisnya kedua tangannya yang terasa pusing


"Tidak ada yang ingin lo bicarakan lagi kan?? Gue mau pulang."ucap Rey berdiri dari duduknya


"Tunggu dulu!! Gue kasih peringatan ke lo jangan dekati Alesha lagi.!!"ucap Winda tegas


"Gue gak peduli.!! Gue akan tetap mengejar cinta gue."ucap Rey berjalan baru satu langkah dia berhenti karena ucapan Winda


"Alesha dan kak Nathan mereka..........sudah menikah."ucap Winda sambil menutup matanya


Deg


Kemudian Rey menoleh ke arah Winda


"Bercanda lo gak lucu Win!!"ucap Rey marah


"Gue gak bercanda Rey. Memang inilah kenyataannya mereka sudah menikah. Mereka sengaja belum mempublikasikannya karena ada orang yang ingin mencelakai Alesha. Dia pindah ke Singapura juga menghindari orang itu."ucap Winda

__ADS_1


"Jadi, gue mohon ikhlaskan Alesha biarkan dia bahagia. Gue pulang dulu."lanjutnya sambil menepuk bahu Rey dan berjalan keluar cafe


Rey masih berdiri mematung mendengar ucapan Winda. Setelah itu dia keluar cafe dengan tatapan kosong. Sampai didalam mobil dia berteriak


Aaaaaaaa


"Kenapa saat gue jatuh cinta gue gak bisa bersamanya??"ucap Rey marah dan memukul mukul setirnya


Setelah selesai meluapkan amarahnya dia pergi darisana. Dia pergi ke Club untuk menghibur dirinya


Di apartemen Zea dan Bianca sedang menyiapkan makan malam


"Waah dari baunya aja harum pasti rasanya sangat enak."ucap Ricky sudah tak sabar ingin mencicipi tapi tangannya dipukul Lea


Aawww


"Sakit Lea."ucap Ricky mengelus tangannya


"Lo itu baru datang, cuci tangan dulu!!"ucap Lea lalu Ricky segera berjalan kedapur dan mencuci tangannya


"Tuh udah bersih tangan gue. Sekarang boleh makan kan??"ucap Ricky


"Tunggu yang lain dulu lah. Zavier juga belum datang. Kita makannya bareng sama yang lain."Lea


"Yaelah nunggu Zavier kelamaan. Dia itu kalau mandi kayak cewek lama banget."ucap Ricky


"Masa sih kak Ricky??"tanya Bianca


"Jangan percaya sama buaya darat itu Bii."ucap Zavier yang baru datang


"Yang mandi lama itu dia Bii. Tadi gue nunggu dia mandi hampir satu jam sampai lumutan gue nungguinnya."ucap Zavier kesal


"Dia itu kalau mandi emang lama Vier."ucap Lea


"Kok kak Lea tau kalau kak Ricky mandinya lama??"tanya Bianca dan semua orang yang ada di meja makan menatap Lea

__ADS_1


...********...


__ADS_2