My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 55


__ADS_3

Rey sudah berada dirumah sakit selama dua hari. Namun, dia belum bisa pulang karena peluru yang menembus perutnya terlalu dalam dan mengenai organ dalam. Hingga dia diharuskan dirawat untuk beberapa hari. Lea dan Ricky juga menyusul ke Jepang. Dia ingin menjenguk Adam dipenjara. Dan sekarang dia ditemani Ricky datang ke penjara menemui Adam


"Bagaimana keadaan Daddy?"tanya Lea


"Tidak usah berpura pura peduli padaku. Karena aku yakin kau datang kemari tidak akan membebaskan aku. Melihat betapa kau menyayangi Bianca hingga dulu kau membantunya kabur. Pasti ada tujuan lain kau datang kemari. Jadi, untuk apa kau datang kemari??"tanya Adam dengan wajah datar dan melipat kedua tangannya didada


"Tentu saja aku ingin menemui Daddy dan ingin menanyakan beberapa pertanyaan untuk Daddy."ucap Lea


"Kau ingin bertanya tentang apa??"tanya Adam


"Kenapa Daddy selingkuh dari Mommy??"tanya Lea


"Karena dari awal pernikahan aku memang tak pernah mencintai Mommy mu. Aku terpaksa menikah dengannya karena kakek kamu yang mengancam ingin menghancurkan perusahaan milik keluargaku jika tak menikahi mommy mu. Lagi pula saat itu mommy mu sedang hamil dan aku tak tahu anak siapa yang dikandungnya. Karena mommy mu seorang j***ng. Dia menjebakku untuk menikahinya. Dia bilang pada kakek kamu jika anak yang dikandungnya adalah anakku. Hingga mau tak mau aku menikahinya."ucap Adam emosi


"Maksud Daddy aku bukan anak Daddy??"tanya Lea berkaca kaca


"Iya itu benar. Karena kau memang bukan anakku. Anakku hanya Rey tapi dia tak berguna karena cintanya pada Bianca."ucap Adam


"Jadi karena ini Daddy tak pernah menyayangiku selama ini. Baiklah jika Daddy tak mengakui ku sebagai anak Daddy."ucap Lea menahan sesak didalam dadanya


"Kenapa Daddy ingin membunuh Bianca?? Apa salahnya Bianca pada Daddy??"tanya Lea


"Salah dia karena dia anak Danu. Dan aku sangat membenci Danu. Aku ingin balas dendam pada Danu dengan membunuh Bianca."jawab Adam


"Aku sudah muak melihatmu jadi segera pergi jika tak ada yang ingin kau tanyakan lagi padaku."usir Adam


"Sebegitu bencikah kau padaku Dad??"tanya Lea menangis


"Ya. Aku sangat membencimu karena kehadiranmu hidupku hancur."ucap Adam dengan nada tinggi


Melihat Lea yang menangis, Ricky merangkul bahunya dan mengajaknya keluar dari tempat itu. Sampai dimobil Lea segera masuk dengan menangis sejadi jadinya. Ricky memeluk Lea dan mengusap lembut punggungnya agar dia bisa lebih tenang


"Kenapa Daddy ku tak mengakui gue anaknya Rick?? Gue anak yang tak diharapkan Rick. Kenapa Daddy begitu jahat Rick?? Hati gue sakit Rick."ucap Lea dengan nangis sesenggukan


"Bokap lo tidak pernah bersyukur memiliki putri yang cantik, kuat dan mandiri kayak lo Lea. Suatu saat nanti dia akan menyesal karena tak menganggapmu sebagai putrinya."ucap Ricky


"Thanks Rick lo selalu ada buat gue."ucap Lea tulus


"Gue akan selalu ada buat lo Lea karena gue sayang sama lo."ucap Ricky memeluk erat Lea dan mencium keningnya membuat Lea kaget

__ADS_1


Deg


Hati Lea berdetak dengan kencang saat Ricky mencium keningnya


"Kita kembali ke hotel atau lo mau makan dulu??"tanya Ricky


"Ehm kita kerumah sakit saja Rick gue pengen ketemu Bianca."ucap Lea mencoba mengendalikan detak jantungnya yang berdetak kencang saat bersama Ricky


"Kenapa sekarang jika didekat Ricky jantungku berdebar sangat cepat ya. Oh My God tak mungkinkan jika gue mencintainya."gumamnya sambil menggelengkan kepalanya


"Lo kenapa Lea?? Apa kepala lo pusing??"tanya Ricky khawatir


"Gak papa kok Rick cuma pusing dikit aja."ucap Lea memalingkan wajahnya ke arah jendela membuat Ricky bingung dengan tingkah Lea


Setelah perjalanan selama setengah jam Lea dan Ricky sampai di rumah sakit tempat Rey dirawat. Mereka berjalan beriringan menuju ruang rawat Rey


"Kak Lea."sapa Bianca memeluk Lea


"Apa lo baik baik saja Bii?? Kening lo kenapa??"tanya Lea begitu pelukan itu terlepas


"Gue baik kok kak. Ini hanya luka kecil sebentar lagi juga sembuh."ucap Bianca dan Lea menganggukkan kepalanya


"Bagaimana kedaan lo Rey??"tanya Lea


"Gue baik. Apa lo sudah menemui Daddy??"tanya Rey


"Sudah."ucap Lea menghembuskan nafasya dengan kasar


"Apa dia menyesali perbuatannya??"tanya Rey


"Tidak sama sekali Rey."ucap Lea


"Dia sudah dikuasai oleh dendam dam haus akan kekuasaan hingga menghalakan segala cara termasuk ingin melenyapkan nyawa orang lain. Gue berharap dia akan menyesali perbuatannnya suatu hari nanti."ucap Rey


"Gue juga berharap seperti itu Rey."ucap Lea


"Apa Tante Monalisa tahu jika Om Adam dipenjara disini kak??"tanya Lea


"Gue sudah memberitahu Mommy dan mungkin Mommy akan terbang ke Jepang besok."jawab Lea

__ADS_1


"Gue besok akan pulang ke Indonesia."ucap Nathan membuat orang yang ada disana menoleh kepadanya


"Terserah lo aja Nathan gue akan tetap disini dulu menemani Rey. Jika dia sudah sembuh gue akan menyusul ke Indonesia."ucap Lea


"Baiklah. Kalau lo Win?"tanya Bianca


"Gue kembali ke Singapura Bii."jawab Winda


"Kenapa lo gak ikut ke Indonesia?? Kuliah kan libur Win."ucap Bianca


"Gue gak bisa pulang ke Indonesia sekarang Bii. Nyokap gue mau jemput gue kami akan berlibur dulu di Swiss baru kembali ke Indonesia."ucap Winda


"Wah liburan ke Swiss!! Asik dong Win."ucap Bianca berbinar


"Nanti setelah resepsi kita akan bulan madu keliling Eropa sayang."ucap Nathan


"Benarkah??"ucap Bianca tak percaya


"Iya sayang."ucap Nathan tersenyum karena melihat Bianca begitu antusias


"Gue juga mau di Singapura dulu bang."ucap Zavier


"Mau ngapain lo?? Tugas lo menjaga Bianca kan udah selesai jadi lo harus ikut pulang ke Indonesia."ucap Nathan


"Bang, gue belum bisa meluluhkan hati Zea. Biarkan gue berjuang dulu bang."ucap Zavier memelas


"Zea jika sudah disakiti seseorang akan sangat sulit untuk menerima orang itu kembali."ucap Ricky


"Tapi gue gak akan menyerah untuk mendapatkan hatinya karena gue mencintainya."ucap Zavier


"Kalau begitu tunjukkan kesungguhan lo jika lo ingin bersama kembali dengannya. Dan tidak menyakitinya lagi. Jujur waktu dia putus sama lo dulu dia begitu terpuruk karena baru pertama kali jatuh cinta dan langsung patah hati."ucap Ricky


"Apa kurang membuktikan kesungguhan gue selama ini??"tanya Zavier


"Mungkin menurut dia masih kurang."jawab Ricky mengangkat kedua bahunya


"Pokoknya lo ikut gue pulang Vier. Nanti kalau sudah resepsi lo bisa usaha lagi mendapatkan cinta lo."ucap Nathan


"Tapi bang..."

__ADS_1


"Gak ada tapi tapian Bunda menyuruh lo juga ikut pulang."ucap Nathan membuat Zavier pasrah


__ADS_2