My Secret Marriage

My Secret Marriage
Bab 65


__ADS_3

Keesokan harinya Bianca sudah bersiap akan pergi ke Mall. Dia ingin membeli baju yang akan digunakan saat nanti akan pergi ke perusahaan Anggara Corp. Dia sedang menunggu Zea diruang tamu ditemani Mira. Nathan dan Zavier sudah berangkat ke Bogor untuk mengecek proyeknya. Setelah beberapa menit Zea baru datang ke mansion lalu masuk kedalam mansion


"Assalamualaikum."sapa Zea


"Waalaikumsalam."jawab Mira dan Bianca bersama


Zea mencium punggung tangan Mira lalu duduk disamping Bianca


"Maaf ya Bii nunggu lama soalnya macet dijalan."ucap Zea tak enak hati


"Gak papa Zea. Yaudah langsung berangkat aja yuk nanti keburu siang."ajak Bianca


"Ayo."ucap Zea


"Bun, kami ke Mall dulu ya."ucap Bianca


"Ya hati hati ya kalian dijalan jangan ngebut."pesan Mira


"Ya Bun. Assalamualaikum."ucap Bianca dan Zea bersama


"Waalaikumsalam."ucap Mira


Zea dan Bianca keluar mansion dan berjalan menuju mobil. Zea menjalankan mobilnya meninggalkan mansion menuju Mall tersebar di Jakarta. Setelah memarkirkan mobil mereka masuk kedalam Mall


"Kamu mau belanja apa Bii??"tanya Zea


"Aku mau beli baju yang akan aku gunakan nanti saat pergi ke Perusahaan Anggara Corp Zea. Nanti pilihkan aku baju yang cocok ya.!!"ucap Bianca


"OK. Kita ke lantai dua tiga kalau begitu."ucap Zea


"Nanti kamu sekalian belanja Zea aku yang traktir."ucap Bianca


"Wah terimakasih Bu Bos."ucap Zea bercanda


"Kok Bu Bos."ucap Bianca mengenyritkan dahinya


"Ya kan kamu akan jadi CEO Anggara Corp. , jadi kamu nanti dipanggil Bu Bos dong."ucap Zea


"Apa aku bisa jadi CEO disana Zea?? Kenapa ya aku merasa belum pantas?? Apa aku serahkan jabatan CEO itu pada kak Lea aja ya??"tanya Bianca


"Kamu harus yakin Bii kalau kamu bisa. Bukannya selama ini kamu sudah diajari sama Kak Lea. Dan aku yakin kak Lea pasti tidak mau jika jabatan itu diserahkan padanya karena semua itu adalah hak kamu."ucap Zea


Pembicaraan mereka terhenti saat Bianca tertabrak seseorang


Bruuk


"Awww."ucap Bianca terjatuh


Namun orang yang menabrak langsung pergi begitu saja

__ADS_1


"Kamu gak papa Bii?!"tanya Zea membantu Bianca berdiri


"Kalau jalan pakai mata dong teman saya jatuh. Bukannya minta maaf malah langsung pergi begitu saja."kata Zea setengah berteriak membuat orang yang menabrak tadi menghampiri mereka


"Maaf aku tidak sengaja dan aku terburu buru karena ada urusan penting. Apa ada yang terluka?? Jika kamu ingin meminta ganti rugi cepat sebutkan berapa yang kalian inginkan."ucap laki laki itu


"Aku tidak apa apa dan kami hanya ingin maaf anda Tuan kami tidak ingin uang Anda."ucap Bianca


"Sombong sekali Anda karena punya uang. Semua masalah tidak akan selesai hanya dengan uang Tuan."ucap Zea ketus


"Baiklah aku minta maaf."ucap Laki laki itu


"Lain kali hati hati lah Tuan jika berjalan. Ayo kita pergi Zea kita belum berbelanja sama sekali dan hari semakin siang."ucap Bianca menarik tangan Zea namun Zea masih melihat tajam kearah laki laki itu


"Gadis yang menarik. Aku berharap bisa bertemu kembali dengannya."gumam laki laki itu dalam hati dan masih melihat Zea dan Bianca hingga tak terlihat


Hingga lamunan laki laki itu dikagetkan dengan suara asistennya


"Maaf Tuan Davin Anda sudah ditunggu Tuan Gery."ucap Heru


"Baiklah. Ayo kita kesana sekarang."ucap Davin


Mereka berjalan beriringan menuju Cafe yang ada di Mall untuk meeting dengan Clien penting


"Maafkan saya Tuan Gery saya terlambat."ucap Davin menundukkan kepala sebentar lalu duduk


Disisi lain Bianca dan Zea baru selesai berbelanja selama satu jam. Kemudian mereka memutuskan untuk pergi ke Cafe untuk mengisi perut mereka yang lapar


"Uhh lelah banget aku Bii. Sudah lama aku tidak jalan jalan ke Mall."ucap Zea


"Bener Zea. Aku juga sudah lama tidak pernah jalan jalan ke Mall. Terakhir kita jalan jalan di Singapura sekitar 2 bulan yang lalu."ucap Bianca


"Apa kak Nathan menghubungimu Bii??"tanya Zea


"Belum Bii mungkin mereka masih sibuk."jawab Bianca


"Kenapa?? Kamu sudah kangen ya sama Vier."goda Bianca


"Bukan gitu Bii. Tapi, dari tadi pagi Vier belum menghubungiku."keluh Zea


"Tadi pagi Vier berada diruang kerja bersama mas Nathan hingga berangkat ke Bogor. Mungkin dia belum ada waktu menghubungimu. Sudah jangan terlalu dipikirkan. Kita makan saja dulu."ucap Bianca sambil memakan makanannya


Tanpa mereka sadari ternyata dari tadi ada yang memperhatikan mereka. Ya dia adalah Davin. Meetingnya baru selesai dan saat akan beranjak pergi dia melihat dua perempuan yang tadi dia tabrak. Dia tersenyum melihat mereka bercanda


"Aku harus mencari tahu siapa dua perempuan itu."gumam Davin dalam hati


"Maaf Tuan sampai kapan kita akan disini??"tanya Heru


"Kamu kembalilah dulu ke kantor Heru aku akan menyusul nanti. Bilang pada kakakku jika meeting hari ini berjalan dengan lancar. Dan Tuan Gery tidak jadi membatalkan kerjasamanya dengan perusahaan kita."ucap Davin

__ADS_1


"Baik Tuan."ucap Heru segera pergi dari Cafe dan menuju ke perusahaan Remeses Corp


Davin barjalan mendekati kedua perempuan itu


"Hai ladies."sapa Davin


Zea dan Bianca yang asyik mengobrol lalu menoleh kearah sumber suara


"Kamu yang nabrak temanku tadi kan??"tanya Zea


"Iya Nona. Maafkan saya tadi saya benar benar tidak sengaja."ucap Davin


"Boleh aku duduk."lanjut Davin


"Silahkan."ucap Bianca ramah


"Kamu apaan sih Bii kita itu tidak kenal dengannya jangan sembarangan menyuruhnya duduk bersama kita. Dan kamu kursi kosong disini itu banyak kenapa mau duduk bersama kami??"tanya Zea ketus


"Baiklah aku akan memperkenalkan diriku namaku Davin Leon Rameses. Salam kenal."ucap Davin


"Aku tidak perlu kenal siapa Anda Tuan karena tidak begitu penting untukku."ucap Zea


"Bukankah tadi aku ingin duduk disini kamu tidak mengizinkannya karena tidak mengenalku, maka dari itu akau memperkenalkan diriku."ucap Davin


"Kalau boleh tahu namu siapa Nona??"tanya Davin


"Aku Bianca dan temanku Zea."ucap Bianca


"Nama yang cantik secantik orangnya."ucap Davin


"Tapi kenapa nama kamu bagus tapi tak sebagus orangnya??"tanya Zea


"Kenapa kamu begitu sewot denganku Nona Zea?? Aku kan sudah minta maaf pada temanmu."ucap Davin


"Aku tidak suka sifat sombongmu Tuan Davin."ucap Zea


"Ayo kita pulang Bii, bunda pasti khawatir karena kita sudah lama perginya."ucap Zea berdiri dari duduknya


"Baiklah. Kami permisi Tuan Davin."pamit Bianca


"Hati hati dijalan Nona."ucap Davin


...######...


Menurut kalian siapa nih yang disukai Davin?? Bianca ataukah Zea


Jangan lupa tinggalkan jejak Like, Vote dan Komentar


Love you All

__ADS_1


__ADS_2