My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 41


__ADS_3

"Selamat malam semuanya."sapa Alesha pada tamu undangan


"Malam."jawab mereka serempak


"Malam ini gue akan menyanyikan sebuah lagu Sisa Rasa dari Mahalini


Melihatmu bahagia


Satu hal yang terindah


Anugerah cinta yang pernah kupunya


Kau buat kupercaya


Ketulusan cinta


Seakan kisah sempurna kan tiba


Masih jelas teringat


Pelukanmu yang hangat


Seakan semua tak mungkin menghilang


Kini hanya kenangan


Yang telah kau tinggalkan


Tak tersisa lagi waktu bersama


Mengapa masih ada


Sisa rasa yang ada


Disaat kau pergi begitu saja


Mampukah ku bertahan


Tanpa hadirmu, Sayang


Tuhan, sampaikan rindu untuknya


Semua orang hanyut dengan lagu yang dibawakan Alesha, terlihat Alesha begitu menjiwai lagu yang dinyanyikannya. Rey yang melihatnya begitu terpukau dengan suara Alesha yang ternyata sangat merdu


"Rey, apa lo yakin lo mau menembak Alesha sekarang??"tanya Winda


"Gue sangat yakin Win. Kenapa?? Apa lo gak yakin gue serius dengan sahabat lo itu?? Lo tahu kan selama gue dekat dengan Alesha gue gak pernah dekat dengan cewek manapun. Gue cinta sama Alesha dan gue serius Win."ucap Rey


"Bukan begitu Rey, gue cuma takut lo kecewa. Ya walaupun lo sering buat cewek kecewa, tapi sebagai sahabat lo gue gak ingin lo merasakan sedih dan kecewa jika cinta lo ditolak nantinya."ucap Winda


"Gue yakin kali ini gue gak akan ditolak karena gue menembaknya didepan semua teman kampus biar dia melihat keseriusan gue Win."ucap Rey yakin


"Tapi, dia masih memiliki kekasih Rey dan terlihat dia begitu mencintainya. Dan lo dengar lagu yang dinyanyikannya itu tersirat kerinduan yang mendalam yang dirasakan Alesha."ucap Winda


"Win, seharusnya lo ngasih gue semangat bukannya malah buat gue kehilangan semangat kayak gini. Gue tetap akan menyatakan perasaan gue apapun jawabannya gue terima."ucap Rey berjalan mendekat kearah Alesha, tapi terhenti karena asa sahabatnya yang mengucapkan Ulang Tahun padanya


Prok prok prok

__ADS_1


Semua tamu undangan bertepuk tangan setelah Alesha selesai bernyanyi. Alesha segera turun dari panggung, tapi tiba-tiba lampunya mati dan berganti lampu sorot kearah panggung. Betapa terkejutnya Alesha melihat seseorang yang tersorot lampu tersebut


"Selamat malam semuanya. Gue disini akan menyanyikan sebuah lagu spesial for you."ucap orang itu menunjuk kearah Alesha


"Lagu Someone You Loved dari Lewis Capaldi."lanjutnya


I'm going under and this time I fear there's no one to save me


This all or nothing really got a way of driving me crazy


I need somebody to heal


Somebody to know


Somebody to have


Somebody to hold


It's easy to say


But it's never the same


I guess I kinda liked the way you numbed all the pain


Now the day bleeds


Into nightfall


And you're not here


To get me through it all


And then you pulled the rug


I was getting kinda used to being someone you loved


Alesha tersenyum melihat orang itu bernyanyi dan matanya berkaca-kaca. Orang yang dia rindukan beberapa bulan ini. Ya dialah Nathan suaminya. Semua orang yang mendengarnya bernyanyi juga menikmati suara Nathan yang begitu merdu. Setelah bernyanyi Nathan mendekat kearah Alesha


"Apa kamu tidak merindukanku sayang?"ucap Nathan merentangkan kedua tangannya dan Alesha segera memeluk suaminya dan menangis. Nathan membalas pelukannya


Mereka yang ada disana ikut terharu melihat sepasang kekasih yang sedang melepas kerinduan. Kecuali seorang laki-laki yang berada dipojok dia begitu marah melihat gadis yang begitu dicintainya dipeluk oleh orang lain. Dia mengepalkan tangannya wajahnya memerah meredam emosi yang ada dalam hatinya yang hampir meledak


"Lo hanya milik gue Al, tidak ada yang boleh memiliki lo selain gue. Jangan sebut nama gue Reynaldi Gilbert Sandoro jika gue gak bisa merebut lo dari orang itu Al."ucap Rey dalam hati


Rendi yang melihat wajah sahabatnya memerah menahan amarahnya mendekat kearah Rey


"Are you OK Rey??"tanya Rendy


Rey hanya menoleh kearahnya sesaat kemudian pergi dari tempat yang membuat dadanya sesak. Rendy yang melihat sahabatnya pergi hanya menghela nafas panjang. Dia tak mengira kisah cinta yang akan dimulai sahabatnya harus terhenti ditengah jalan karena gadis yang dicintainya sudah memiliki kekasih


"Udah dong pelukannya. Gak kasihan apa sama yang jomblo ini."sindir Hans


Alesha segera melepas pelukannya dan merasa malu pada mereka semua yang melihat kearahnya


"Apa sih lo kak Hans ganggu orang yang kangen-kangenan aja. Lo tahu gak kak Hans kalau orang kasmaran itu dunia serasa milik berdua. Yang lainnya mah ngontrak."ucap Zavier membuat mereka tertawa


"Kak Hans, Vier gue kangen."ucap Alesha ingin memeluknya tapi ditahan Nathan

__ADS_1


"Aku pengen memeluk kak Hans dan Zavier sebentar mas."ucapnya


"Gak boleh!!!"ucap Nathan


"Please.."ucap Alesha memohon hingga akhirnya Nathan mengizinkannya


"Baiklah tapi hanya 10 detik."ucap Nathan dan Alesha melotot lalu mendekati Hans dan Zavier dan memeluk mereka bergantian


"Gue kangen cerewet lo kakak ipar. Mansion terasa sepi gak ada lo."ucap Zavier


"Gue kangen rainbow cake dan brownies buatan lo."ucap Hans


"Ya nanti di apartemen pasti gue buatin kak."ucap Alesha


"Yaudah pulang yuk sayang. Udah malam kangen-kangenannya dilanjut di apartemen aja."ajak Nathan


"Aku pamit sama temanku dulu ya mas."ucap Alesha


"Aku antar ya??"ucap Nathan


"Gak usah, tunggu saja disini. Aku cuma sebentar mas."tolak Alesha kemudian mencari Rey untuk berpamitan


Dia berkeliling mencari Rey tapi tidak ketemu, tapi dia melihat Rendy kemudian menghampirinya


"Ren, lo lihat Rey gak??"tanya Alesha


"Tadi sih katanya kebelakang. Ada apa??"tanya Rendy


"Gue mau pamit pulang soalnya udah malam."ucap Alesha


"Nanti gue bilangin ke orangnya kalau lo udah pulang."ucap Rendy


"Yaudah gue pulang dulu ya, Bye!!"ucap Alesha


Sebenarnya Rendy mengetahui dimana Rey, tapi dia tidak ingin memberitahu Alesha sebab Rey sekarang sedang mabuk diruang private room cafe tersebut


Alesha berjalan mendekati Nathan dan yang lain


"Udah pamit nya??"tanya Nathan


"Udah, tapi gak ketemu orangnya. Tapi gue udah pesan sama temannya suruh bilang kalau gue pulang dulu."ucap Alesha


"Win, lo pulang bareng kita kan??"tanyanya


"Iyalah. Kan gue gak bawa mobil."ucap Winda


"Nanti lo menginap aja di apartemen Zea dan para cowok biar tidur di apartemen kak Ricky."ucap Alesha


Mereka pulang ke Apartemen karena malam sudah sangat larut. Sebenarnya Nathan ingin satu apartemen bersama Bianca tapi dia menolaknya dengan alasan tidak enak dengan yang lain


#########


Hai readers gimana momen pertemuan mereka?? Menurut kalian romantis gak sih


Jangan lupa


Like, Vote dan Komentar

__ADS_1


Biar mommy semangat🤗🤗🤗🤗


__ADS_2