
"Hans, siapkan pesawat pribadiku!! Kita berangkat sekarang juga di Jepang."perintah Nathan
"Baiklah. Gue akan menyuruh anak buah kita menyiapkan pesawat untuk kita."ucap Hans segera menghubungi anak buahnya
Winda keluar dari kamar Lea menghampiri mereka semua
"Kak Nathan.."panggil Winda
"Ada apa Win??"tanya Nathan
"Bolehkah gue ikut bersama kalian??"tanya Winda
"Lo disini saja menemani Zea dan Lea. Disana tidak aman untukmu Win."ucap Zavier
"Tapi kak, gue khawatir dengan Rey dan Alesha. Gue tahu seperti apa Om Adam, dia tak segan memukul Rey walaupun dia darah dagingnya sendiri. Gue gak ingin mereka terluka. Mereka sahabat terbaikku. Maka dari itu izinkan gue ikut. Gue janji gak akan jadi beban untuk kalian. Jadi, please izinkan gue ikut!!"ucap Winda memohon
"Lo mengenal Om Adam??"tanya Nathan
"Ya gue kenal om Adam dan Tante Berly. Tante Berly teman mommy dan dulu sering mengajakku main kerumah Rey. Disana gue sering melihat Rey dipukul oleh Om Adam jika tak mau belajar. Om Adam adalah orang yang berbahaya."ucap Winda
"Dan gue tahu dimana mansion keluarga Rey yang ada di Jepang. Disana ada jalan rahasia dan yang hanya diketahui olehku dan Rey. Kami menemukan jalan rahasia itu dulu saat bersembunyi dari Om Adam. Jadi, jika gue ikut akan sangat membantu kalian."lanjutnya
Zavier dan Nathan saling pandang untuk meminta pendapat. Akhirnya mereka setuju jika Winda ikut
"Ayo Nathan kita berangkat sekarang pesawatnya sudah siap!!"ucap Hans yang masuk ke apartemen
Mereka semua berjalan bersama keluar apartemen menuju bandara
"Kenapa kamu ikut??"bisik Hans
"Aku gak bisa diam saja dan membiarkan kedua sahabat gue dalam bahaya."bisik Winda
"Tapi ini berbahaya. Aku tak ingin kau kenapa napa."bisil Hans
"Kan ada kamu yang menjagaku."bisik Winda tersenyum
Nathan dan Zavier menoleh kebelakang karena mendengar Hans dan Winda berbisik bisik
"Apa yang kalian bicarakan?? Kenapa berbisik begitu??"tanya Zavier memicingkan matanya
"Ehm kami tidak membicarakan apa apa. Aku hanya bertanya kenapa dia ikut."jawab Hans jujur
"Gue curiga kalian apa ada hubungan spesial diantara kalian??"tanya Zavier dengan tatapan menyelidik membuat Winda salah tingkah
"Gak usah dengerin orang stress yuk kita jalan saja duluan."ucap Hans menarik tangan Winda menaiki pesawat
__ADS_1
"Insting gue sangat bagus kak Hans buktinya dulu pas bang Nathan dan Bianca menyembunyikan pernikahannya gue tahu. Dan ini pasti gak salah lagi kalau kalian ada hubungan ya kan??"tanya Zavier yang duduk di depan Hans dan Winda
"Diamlah Vier!! Jangan bicara terus. Kita harus buat rencana untuk membebaskan Bianca bukannya membicarakan hal yang gak penting."ucap Nathan kesal karena mendengar ocehan Zavier
Sebenarnya Nathan tahu jika Hans dan Winda memiliki hubungan spesial belum lama ini. Tapi, dia tak ingin membahasnya sekarang yang terpenting sekarang adalah bagaimana caranya agar membebaskan Bianca istrinya
"Ya bang sorry."ucap Zavier
"Lo bilang lo tahu jalan rahasia ke mansion itu kan??"tanya Nathan
"Iya kak gue tahu. Jalan rahasia itu menuju taman kota. Jadi nanti kita harus ditaman kota dulu lalu masuk ke pintu rahasia. Jalan rahasia itu menuju gudang."ucap Winda
"Apa pintu rahasia itu tak terkunci??"tanya Zavier
"Kunci itu gue dan Rey titipkan ke salah satu sahabat kami yang rumahnya tak jauh dari mansion itu."ucap Winda
"Apa teman lo masih menyimpan kunci itu??"tanya Hans
"Tadi gue baru menghubunginya kak dan dia masih menyimpannya sampai sekarang."ucap Winda
"Syukurlah."ucap Nathan bernafas lega
Di dalam pesawat mereka membuat rencana yang sangat matang agar tidak gagal nantinya. Setelah menempuh perjalanan hingga 6 jam mereka sampai di Jepang. mereka turu dari pesawat dan berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan anak buah Hans
"Kita harus datang ke tempat teman lo dulu Win."ucap Nathan
Mobil yang dikendarai Hans menuju alamat yang diberitahu oleh Winda. Setelah sampai Winda turun dari mobil. Winda meminta pada mereka semua menunggu dimobil karena tak ingin sahabatnya takut. Sahabatnya ini sangat penakut dan pemalu apalagi pada orang yang baru dia kenal
Winda mengetuk pintu sahabatnya itu
Tok tok tok
Tak berapa lama pintu itu terbuka
"Winda!!!"seru Kim
"Kim!! Gue kangen."ucap Winda seraya memeluk sahabatnya yang sudah hampir 5 tahun tak bertemu
Didalam mobik Hans kelihatan sekali cembury karena Winda memeluk lelaki lain. Dan itu tak luput dari pandangan Zavier
"Gue sangat yakin mereka memiliki hubungan. Nanti jika Bianca sudah bebas gue akan tanya mereka."gumam Rey dalam hati
"Lo gak usah mencampuri urusan orang lain Vier. Urusi saja urusan lo sendiri."ucap Nathan yang seolah tahu isi tahu adiknya
Zavier kaget abangnya bisa tahu apa yang ada dikirannya
__ADS_1
Kedua sahabat yang tak lama bertemu itupun segera duduk di teras. Ngobrol sebentar kemudian dia ingat kalau ingin menanyakan kunci
"Mana kuncinya Kim??"tanya Winda
"Sebentar gue ambil ke dalam dulu."ucap Kim berdiri dari duduknya dan masuk kedalam rumahnya
"Ini kuncinya. Ada masalah lagi antara Rey dan bokapnya??"tanya Kim
"Nggak kok. Cuma sahabat gue ditahan di mansion itu, jadi gue mau membebaskanya."ucap Winda
"Itu bahaya Win. Lo jangan sendiri. Gue akan ikut lo."ucap Kim
"Dia tak sendiri disini banyak orang yang akan bersamanya."ucap Hans yang mendekat ke mereka
"Ayo sayang yang lain sudah menunggu kita."ucap Hans. Ia ingin memberitahu laki laki yang ada didepannya bahwa Winda itu miliknya
Winda yang dipanggil sayang tersenyum malu
"Gue pergi dulu Kim."pamit Winda
"Hati hati Win. Kalau lo butuh bantuan gue, lo bisa langsung hubungi gue."ucap Kim
Winda hanya mengacungkan jempolnya karena tangannya ditarik Hans
"Lama sekali kamu mengambil kuncinya."ucap Hans sedikit kesal
"Sorry gue udah lama banget gak ketemu dia. Jadi ya bada basi dulu lah. Masa iya langsung minta kunci kan gak enak."ucap Winda
"Udah sih jangan cemburu gitu. Dia cuma sahabat gak lebih."lanjutnya
Mereka sampai mobil dan Winda masuk kedalam mobil
"Kita langsung ketaman aja??"tanya Nathan
"Ini sudah malam Vier. Besok pagi aja."ucap Hans
"Iya betul bang. Kita cari penginapan sekitar sini."usul Zavier
"Kita ke mansion gue aja gak jauh dari sini."ucap Winda lalu memberitahu jalannya dan Hans menuju alamat mansion Winda
...******...
Hai readers
Jangan lupa tinggalkan jejak
__ADS_1
Like, Vote dan Komentar
Love you All