
Acara resepsi sudah selesai kini Bianca dan Nathan sudah berada didalam kamar hotel. Nathan mandi terlebih dahulu sedangkan Bianca masih melepaskan pernak pernik yang ada dikepalanya. Nathan yang sudah selesai dengan ritual mandinya keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit dipinggangnya. Dia melihat Bianca yang masih didepan meja rias dan melepaskan pernak pernik yang ada dikepalanya pun mendekat ke arah Bianca
"Belum selesai sayang?? Perlu aku bantu??"tanya Nathan mendekatkan wajahnya ke wajah Bianca
"Nggak usah mas. Ini juga sebentar lagi selesai."tolak Bianca yang tak menoleh kearah Nathan karena sibuk melepaskan pernak pernik itu. Melihat Bianca yang merasa kesulitan akhirnya Nathan membantu Bianca
"Udah selesai sekarang mandilah tubuhmu pasti lengket karena berkeringat."ucap Nathan
Tanpa membantah Bianca segera ke kamar mandi karena tubuhnya memang lengket dan dia ingin segera mandi dan berendam merilekskan tubuhnya yang seharian berdiri terus. Setelah berendam selama 20 menit Bianca segera menyelesaikan ritual mandinya. Saat dia selesai mandi dia teringat pesan Lea yang memintanya memakai baju pemberiannya. Bianca pun mengambil paper bag yang sudah ada dikamar mandi. Betapa terkejutnya dia setelah melihat baju diberikan oleh Lea
"Ini baju atau ayakan tahu. Kenapa tipis sekali??"gumam Bianca
"Aku tidak mau memakainya. Tapi, kak Lea pasti kecewa jika aku tak memakainya."gumam Bianca lagi
Setelah berpikir panjang akhirnya Bianca memakai lingerie itu. Nathan yang merasa Bianca lama dikamar mandi pun merasa khawatir. Hingga dia menggedor gedor pintu kamar mandi
Brakk brakk
"Bii, kamu kenapa lama di dalam?? Kamu gak papa kan??"tanya Nathan berteriak
Ceklek
Bianca keluar dari kamar mandi menggunakan bathrobe. Dia malu menggunakan lingerie sehingga dia tutupi menggunakan bathrobe
"Kamu itu mandi lama sekali sayang aku khawatir sama kamu."ucap Nathan memeluk Bianca
"Maaf mas lama aku tadi berendam dulu biar agak rileks tubuhku."ucap Bianca cengengesan
Nathan mencium wangi rambut Bianca yang berbau vanilla
"Rambutmu wangi sekali sayang."ucap Nathan sambil mengendus rambut Bianca
"Bukankah sampo kita sama mas."ucap Bianca seraya melepas pelukan Nathan menuju meja rias
"Tapi wanginya beda Bii aku pikir kamu pakai sampo yang berbeda. Aku udah pesankan makanan untuk kita."ucap Nathan berjalan kearah sofa dan duduk sambil terus melihat Bianca memoles wajahnya dengan krim
"Aku udah laper banget mas."ucap Bianca
__ADS_1
"Ayo kita makan dulu. Aku juga udah laper."ucap Nathan
Mereka makan bersama dengan saling suap membuat suasana menjadi romantis. Setelah makan Nathan mengajak Bianca ke ranjang mereka. Nathan melepas bathrobe yang dipakai Bianca lalu Nathan melihat Bianca memakai lingerie berwarna merah
"Kamu terlihat sexy menggunakan lingerie ini sayang."bisik Nathan
"Ini pemberian kak Lea mas. Sebenarnya aku tidak ingin memakainya, namun aku tak ingin membuat kak Lea kecewa. Akhirnya aku memakainya."ucap Bianca
"Kenapa kamu tak mau memakainya??"tanya Nathan
"Aku malu mas. Pakaian ini sangat tipis."jawab Bianca
"Kenapa harus malu?? Kan kamu memakainya didepan suami kamu sayang, jadi kamu gak usah malu. Lagian aku suka kamu memakai lingerie ini. Kamu harus memakainya setiap malam saat kita honeymoon nanti sayang."ucap Nathan
"Tapi mas, pakaian ini sangat tipis dan aku kedinginan saat memakainya."ucap Bianca
"Jika kamu kedinginan ada aku yang akan menghangatkanmu."ucap Nathan
Nathan segera membungkam mulut Bianca dan bibirnya agar tidak terus berbicara. Semula ciuman itu lembut namun makin lama makin kasar dan menuntut. Ciuman itu turun ke leher dan Nathan memberi jejak kepemilikannya di sana lalu terjadilah pergumulan panas diantara mereka. Entah berapa kali mereka melakukannya hingga pagi
Bianca bangun setelah melihat ada cahaya masuk dari jendela. Dilihatnya jam dari HP nya ternyata sudah siang. Bianca mencoba bangun tapi tak bisa karena Nathan memeluknya dengan erat
Nathan melepas pelukannya lalu Bianca turun dari ranjang tapi dia kesakitan pada bagian intinya
"Awwwhh."ucap Bianca
"Kenapa sayang??"tanya Nathan khawatir mendengar Bianca kesakitan
"Aku mau jalan sakit mas."kata Bianca meringis
Nathan lalu berdiri dan menggendong Bianca ke kamar mandi dan mendudukannya di closet. Lalu mengisi bak air dengan air hangat lalu menggendong Bianca kembali dan meletakkannya di bak air yang hangat itu
"Aku keluar dulu nanti kalau sudah selesai panggil aku ya??"ucap Nathan mencium kening Bianca
"Ya mas."ucap Bianca
Nathan keluar kamar mandi lalu menghubungi pihak hotel agar mengirimkan sarapan dan mengantarkannya ke kamarnya. Setelah setengah jam baru Bianca memanggil Nathan. Nathan menggendongnya dan meletakkannya diranjang
__ADS_1
"Aku pakai baju apa mas?? Koper berisi bajuku dibawa Zea kemarin dan aku tak tahu dimana dia meletakkannya."ucap Bianca
"Koper kamu sudah dibawa di Bandara oleh Zavier sayang. Aku sudah menyiapkan baju untukmu."ucap Nathan seraya menyerahkan paperbag pada Bianca
"Kamu ganti baju dulu. Aku mau mandi."ucap Nathan berjalan ke kamar mandi lalu keluar lagi
"Tadi aku sudah pesan makanan untuk kita Bii. Mungkin sebentar lagi akan diantar."ucap Nathan masuk ke kamar mandi lagi
Bianca membuka paperbag dan mengambil baju yang sudah disiapkan suaminya. Ternyata dress panjang berwarna peach kemudian Bianca segera memakainya. Setelah 15 menit Nathan keluar dari kamar mandi sudah menggunakan baju santai berwarna biru dan celana chinos berwarna coklat terlihat sangat tampan membuat Bianca terpesona dengan suaminya. Nathan tersenyum simpul melihat istrinya melihatnya tanpa berkedip kemudian mendekatinya
"Bii, apa sudah puas melihat ketampanan suamimu ini??"tanya Nathan narsis
Bianca tersenyum malu kemudian berjalan menuju sofa tapi tangannya ditarik Nathan hingga mereka pelukan
"Bii, aku sangat mencintaimu."ucap Nathan mengelus rambut panjang Bianca dengan lembut
"Aku juga mencintaimu mas."ucap Bianca
"Yaudah kita sarapan yuk mas. Aku lapar."ucap Bianca
"Yaudah ayo kita sarapan dulu. Setelah itu kita ke Bandara."ucap Nathan menarik tangan Bianca menuju sofa dan mereka makan bersama
Setelah makan mereka berdua keluar dari kamar. Ternyata Zavier dan Zea sudah menunggu mereka di lobi hotel
"Lama sekali bang. Aku sudah menunggumu selama satu jam."ucap Zavier menggerutu
"Sorry Vier tadi kesiangan bangunnya."ucap Bianca
"Ya gak papa. Aku ngerti kok pengantin baru."goda Zavier
"Sudah ayo kita berangkat."ucap Nathan yang tak mau Zavier terus menggodanya dan Bianca
Mereka berangkat bersama menuju Bandara. Didalam mobil Zavier terus saja menggoda Bianca dan juga Nathan
"Bii, jangan lupa bawain aku oleh oleh ya."ucap Zavier
"Emang kamu minta oleh oleh apa Vier??"tanya Bianca
__ADS_1
"Oleh olehnya ponakan yang cantik dan ganteng."ucap Zavier membuat Bianca tersenyum malu
Setelah perjalanan setengah jam mobil yang dikendarai Zavier sampai di Bandara. Nathan dan Bianca langsung masuk kedalam pesawat