My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 45


__ADS_3

Seorang pria sedang duduk diruang tamu nya sedang menunggu tamu yang akan datang


"Maaf saya terlambat datang bos."ucap Fito berdiri dan menundukkan kepalanya


Bugh


"Itu hukuman buat lo karena membuat gue menunggu lo!!!"ucap Rey


"Maaf bos saya tidak akan mengulanginya lagi."ucap Fito meringis menahan sakit di perutnya karena pukulan bosnya


"Jika lo membuat gue menunggu lagi seperti hari ini, gue akan menghabisi lo!!"ucap Rey


"Gue ada tugas buat lo, suruh anak buah lo untuk pura-pura menjambret gadis yang ada difoto ini."lanjutnya dengan menyerahkan sebuah foto kepada Fito


"Baik Bos."ucap Fito menerima foto tersebut


"Kapan dan dimana nanti gue akan menghubungi lo. Sekarang pergilah!!"ucap Rey


"Rencana pertama gue ini harus berhasil."ucap Rey pada diri sendiri dengan menyeringai


Di Apartemen Zea sekarang Bianca membuat kue dibantu dengan Zea dan Winda. Lea tidak ikut karena pergi ke cafe bersama Ricky


"Lo pinter banget buat kue belajar dari mana Bii??"tanya Zea


"Gue belajar dari Youtube."jawab Bianca tersenyum


"Gue juga pernah belajar dari Youtube, tapi rasanya tak seenak ini Al."ucap Winda


"Bianca memang bakat membuat kue."ucap Zavier yang baru datang


"Buka toko kue pasti laku keras Al."ucap Winda


"Ide bagus itu Bii nanti kita join tiga orang, gimana??"tanya Zea


"Gue takut kalau gak laku gimana??"ucap Bianca


"Pasti laku Bii gue jamin. Gue dukung kalau kalian mau buka toko kue."ucap Zavier


"OK, sekarang kita cari tempatnya."ucap Winda semangat


"Ya gak sekarang juga kali Win. Nanti kalau kita udah ada waktu luang."ucap Zea


"Mending kita ke mall aja, gimana?? Gue mau belanja kebutuhan dapur soalnya udah mau habis."tanya Zea


"OK, ayo berangkat sekarang gue juga mau beli tas dan sepatu."ucap Winda


"Gue baru sampai sini masa iya kalian tinggal."ucap Zavier


"Yaudah ikut aja Vier. Lo kan bodyguard gue. Sekalian bawa belanjaan kita nanti."ucap Bianca


"OK deh, tapi traktir gue ya diresto jepang."ucap Zavier

__ADS_1


"Ya Vier."jawab ketiganya serempak


Mereka pergi ke mall bersama-sama menggunakan mobil Zavier


Malam hari di mansion Graham


Nathan melihat bunda Mira berada di ruang tamu dan melamun. Kemudian dia menghampirinya


"Bunda ngapain disini melamun??"tanya Nathan


"Bunda merasa mansion ini sepi tanpa Zavier dan Bianca. Kapan mereka pulang Nathan??"tanya Mira


"Sabar ya Bun. Nathan janji akan segera membawa Bianca pulang setelah memastikan tante Mona tidak akan menganggu Bianca lagi."ucap Nathan mengelus punggung tangan sang bunda


"Bunda ingin mengadakan resepsi pernikahan yang megah jika Bianca sudah kembali. Bagaimana menurutmu??"tanya Mira


"Terserah Bunda saja. Bunda bisa siapkan dari sekarang. Dari WO, Gedung dan catering nya."ucap Nathan


"Baiklah kalau begitu. Besok Bunda akan mulai mempersiapkan semuanya."ucap Mira antusias


"Nathan ke kamar dulu ya Bun."pamit Nathan


Bunda Mira tak menjawabnya karena terlalu bahagia ingin mengadakan resepsi pernikahan untuk Nathan dan Bianca


Sesampainya di kamar Nathan menghubungi Bianca


tut tut tut


"Hallo sayangnya aku. Kangeeen!!"Nathan


"Iih apaan sih mas. Baru kemarin ketemu juga udah bilang kangen."Bianca tersenyum malu


"Aku suka Bii wajahmu yang merah itu kalau lagi malu. Aku tuh beneran kangen sama kamu pengen meluk kamu pengen cium kamu."Nathan


"Yaudah kesini lagi aja mas,"Bianca


"Pengennya sih sekarang juga kesana Bii, tapi masih ada kerjaan yang gak bisa ditinggalin. Oh ya ceritain dong kegiatan kamu hari ini."Nathan


"Yakin mas Nathan gak tahu kegiatan aku hari ini?? Bukannya Vier setiap menit mengirim foto setiap kegiatan aku ya mas?? Jangan gitu lah mas kasihan Vier yang ingin mendekati Zea jadi keganggu gara gara mas Nathan menyuruhnya mengikuti aku terus."Bianca


"Aku kan gak disana ngejagain kamu Bii makanya aku nyuruh Vier untuk mengirim foto setiap kegiatan kamu. Aku khawatir sama kamu, aku gak mau kamu kenapa napa."Nathan


"Aku ngerti kamu khawatir mas, tapi gak gitu juga mas. OK lah Vier jagain aku, tapi juga gak harus mengikuti setiap kegiatan aku mas. Vier juga punya kehidupan sendiri mas."Bianca cemberut


"Baiklah aku akan bicara sama Vier besok. Udah gak usah cemberut gitu, pengen aku cubit tahu gak sih lihat kamu kayak gitu."Bianca


"Besok aku ada kuliah pagi mas. Aku tidur dulu ya mas."Bianca


"Ya sayang. Mimpiin aku ya sayang. Love you."Nathan


"Love you too."Bianca

__ADS_1


tut tut tut


Keesokan paginya di kampus


Bianca berangkat diantar Vier. Hari ini Vier kuliah siang jadi dia hanya mengantarkan saja terus pulang. Winda sudah menunggu mereka diparkiran


"Hai Win nunggu lama ya??"ucap Alesha


"Gue juga baru sampai kok. Yaudah yuk kita kekelas. Bye kak Vier."ucap Winda melambaikan tangannya ke Vier


"Ya. Dijagain yang bener lho sahabat lo itu. Lecet sedikit aja awas lo!!"ucap Vier setengah berteriak dan dijawab acungan jempol Winda


Kemudian Vier langsung pulang ke apartemen dan melanjutkan tidurnya


Diperjalanan di kelas Alesha dan Winda bercanda bersama, hingga Alesha menabrak seorang yang ada didepannya


Brukk


Untung orang itu dengan sigap menangkap tubuh Alesha. Alesha menutup matanya tidak tahu jika tubuhnya ditangkap orang yang ditabraknya


"Gue jatuh kok gak sakit ya Win."ucap Alesha masih menutup matanya kemudian dia membuka matanya pelan pelan


Deg


Dia kaget tubuhnya ditangkap orang yang ditabraknya


"Re...y."ucap Alesha


"Kalau jalan itu jangan bercanda terus makanya gak lihat ada orang didepan lo sampai lo tabrak."ucap Rey tersenyum


Alesha masih tidak sadar jika posisi mereka seperti berpelukan dengan tangan Rey ada dipinggang Alesha. Rey sangat bahagia bisa memeluk Alesha


Ehm


Winda berdehem agar Alesha sadar jika mereka sekarang berpelukan jika ada yang melihat dan melaporkan ke kak Nathan kan gawat bisa perang dunia ke dua mereka


"Udah dong pelukannya. Dilihat orang gak enak."ucap Winda


Alesha sadar dan spontan melepas pelukan itu dan mundur menjauh dari Rey


"Lo cari kesempatan ya Rey ingin meluk gue!!"ucap Alesha


"Gue itu menyelamatkan lo agar tidak jatuh tadi. Kalau gue tadi gak sigap menangkap tubuh lo, lo itu sudah jatuh. Bukannya mengucapkan terimakasih malah nyalahin orang, gimana sih lo!!"ucap Rey pura pura marah


"Yaya sorry udah nyalahin lo dan thanks udah nolongin gue."ucap Alesha tulus


"Kita ke kelas aja yuk Al, kelas kita udah mau mulai."ucap Winda menarik tangan Alesha


Rey hanya tersenyum melihat kedua orang itu pergi menjauh


...*********...

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komentar


__ADS_2