
"Lea,,maafkan Mom."Ucap Monalisa disela tangisannya
"Mom tidak salah jadi tak perlu minta maaf."ucap Lea
"Mommy tak mengira jika Daddy meragukan jika kau adalah anaknya Lea. Dia sungguh keterlaluan. Mom membencinya Lea. Mom memutuskan untuk bercerai dengan Daddymu Lea."ucap Monalisa
"Aku akan selalu mendukung semua keputusanmu Mom jika itu memang yang terbaik untuk Mommy."ucap Lea
"Terimakasih sayang. Mommy sangat menyayangimu Lea."ucap Monalisa
"Aku juga sangat menyayangimu Mom. Ayo kita kerumah sakit Mom."ajak Lea
"Untuk apa kerumah sakit Lea?? Apa kau sakit??"tanya Monalisa
"Aku tidak sakit Mom. Hari ini Rey sudah boleh pulang dari rumah sakit dan aku akan menjemputnya."ucap Lea
"Mommy tidak mau kau dekat dengannya Lea. Kita tidak tahu seperti apa dia. Bisa jadi dia itu jahat dan ingin memanfaatkanmu."ucap Monalisa
"Mom, walau bagaimanapun kami saudara. Aku sudah lama mengenalnya Mom. Dia juga sahabat Bianca dan dia juga yang menyelamatkan Bianca Mom. Jika dia tidak mengambil senjata yang akan menembak Bianca mungkin saja dia sudah tiada."ucap Lea
"Rey juga korban Mom. Dia sejak kecil juga tak pernah mendapatkan kasih sayang dari orang tua. Kasihan dia Mom. Kalau bukan kita siapa yang akan merawatnya nanti."lanjutnya
"Baiklah. Ayo kita kerumah sakit."ucap Monalisa
"Mom, nanti setelah kita pulang dari rumah sakit kita akan tinggal di Mansion Rey. Tidak apa apa kan??"tanya Lea
"Mom akan ikut kamu Lea kemanapun kamu tinggal."ucap Monalisa
"Terimakasih Mom."ucap Lea
Sekarang mereka berangkat ke rumah sakit menggunakan mobil Monalisa sedangkan mobil yang dipakai Lea saat menyusul mommy nya sudah dibawa Ricky terlebih dulu ke rumah sakit. Sesampainya dirumah sakit mereka segera masuk keruang rawat Rey
"Udah siap semua Rey??"tanya Lea
"Sudah."jawab Rey
"Gue sudah mengurus administrasi nya Lea kita tinggal pulang saja."ucap Ricky
"Baiklah. Ayo pulang Rey. Lo bisa jalan sendiri atau gue ambilkan kursi roda??"tanya Lea
"Gue jalan kaki aja."ucap Rey
__ADS_1
Mereka berjalan bersama menuju mobil Ricky. Mobil Monalisa ditinggalkan karena Ricky yang meminta mereka menggunakan satu mobil saja. Perjalanan dari rumah sakit menuju ke mansion membutuhkan waktu sekitar satu jam. Setelah sampai mereka semua masuk kedalam dan duduk diruang tamu
"Lo mau makan apa Rey?? Nanti biar gue masakin."ucap Lea
"Aku tak ingin makan apa apa."ucap Rey kemudian melihat kearah Monalisa yang tadi dari rumah sakit hanya diam saja
"Tante, maafkan saya. Karena kehadiranku keluarga Tante jadi hancur."ucap Rey menundukkan kepalanya
Monalisa berjalan mendekati Rey dan duduk disampingnya
"Bukan salah kamu Rey. Memang awal pernikahan kami adalah sebuah kesalahan. Adam terlalu dikuasai oleh dendam dan ambisi untuk memiliki semua harta keluargaku. Aku yang bodoh yang terlalu mempercayainya hingga membuat keponakanku sendiri hampir meninggal karena Adam."ucap Monalisa
"Sekarang lupakan semuanya. Kau bisa menganggapku sebagai Mommy mu dan Lea kakakmu."lanjutnya
"Bolehkah??"tanya Rey tak percaya
"Tentu saja boleh Rey."ucap Monalisa tersenyum
"Terimakasih Tan.. emm Mommy."ucap Rey
Monalisa memeluk Rey. Lea dan Ricky yang melihat itu sangat terharu hingga membuat Lea menitikkan air mata. Ricky yang melihat Lea langsung memeluknya. Setelah melepaskan pelukannya Monalisa melihat Lea dan Ricky saling berpelukan langsung berdehem
"Kalian itu belum muhrim gak boleh pelukan ya. Kalau mau pelukan itu harus halalin dulu anak Tante."ucap Monalisa
"Tau tuh kak Lea yang ditunggu apa coba kak Ricky itu udah ganteng dan mapan. Nanti aja kalau diambil orang malah mewek."ucap Rey langsung dilempar bantal sofa oleh Lea
"Jangan dilempar dong anak Mommy. Dia kan baru pulang dari rumah sakit. Nanti kalau sakit lagi gimana??"ucap Monalis berpura pura marah
"Kenapa sekarang setelah mommy punya anak baru aku dilupakan?"ucap Lea pura pura merajuk dan bibirnya mengerucut
"Atututu kakak Cantikku ngambek. Tapi gak pantes ngambek karena udah tua."ucap Rey tertawa
"Enak aja lo bilang gue tua. Gue itu masih muda ya."ucap Lea tak terima
"Umur kamu itu udah cukup untuk menikah Lea. Dan kamu Ricky jika kamu serius mencintai Lea segera lah melamar Lea begitu kita kembali ke Indonesia."ucap Monalisa
"Mom..."protes Lea
"Apa?? Kau kira Mommy tidak tahu jika kamu juga menyukai Ricky dari mata kamu Mommy bisa melihatnya namun dimata kamu juga ada keraguan disana."ucap Monalisa membuat Lea kaget karena mommy nya tahu apa yang ada dihatinya
"Pulang dari sini dan setelah resepsi pernikahan Bianca dan Nathan, aku akan melamar Lea Tante."ucap Ricky yakin
__ADS_1
"Baiklah Tante tunggu lamaranmu."ucap Monalisa senang
"Sebenarnya yang mau dilamar itu Mommy atau aku?? Kenapa yang terlihat bahagia Mommy??"tanya Lea
"Tentu saja Mommy bahagia karena kau akan menikah. Dan mommy tak sabar ingin menimang cucu."ucap Monalisa tersenyum membuat Lea memutar bola malas
"Lalu kapan kita akan kembali ke Indonesia Mom??"tanya Rey
"Dua hari lagi bagaimana??"tanya Monalisa
"Boleh Mom. Akhirnya aku bisa kembali ke Indonesia setelah sepuluh tahun."ucap Rey
"Memangnya kamu selama ini tinggal dimana??"tanya Monalisa
"Tidak tentu Mom kadang di Belanda, Jepang dan Singapura. Setiap aku akan kembali ke Indonesia Dad selalu melarangku."ucap Rey sedih
"Seudah jangan sedih lagi. Kita akan menetap di Indonesia. Tapi, sekarang yanga da dipikiran Mom apakah Bianca mau memaafkan mommy?? Mengingat banyak sekali kesalahan Mommy padanya."ucap Monalisa sendu
"Bianca orang yang baik Mom aku yakin dia pasti memaafkanmu Mom."ucap Rey memegamh tangan Monalisa
"Aku harap kau sudah melupakan perasaanmu pada Bianca Rey."ucap Lea membuat Monalisa kaget
"Benar itu Rey kamu mencintai Bianca??"tanya Monalisa
"Benar Mom, tapi aku sudah berusaha melupakannya walaupun sangat sulit."ucap Rey
"Mommy yakin kamu pasti mendapatkan gadis yang baik selain Bianca."ucap Monalisa
"Semoga saja Mom."ucap Rey tersenyun
"Yaudah Rey istirahat ya agar cepat pulih lukanya."ucap Monalisa
"Ya Mom."ucap Rey berdiri dari duduknya dan berjalan menuju kamar
"Kalian jalan jalan lah berdua. Selama di Jepang Mommy yakin kalian berdua belum sempat berjalan jalan kan."ucap Monalisa
"Mommy mau ke kamar dulu ingin beristirahat."ucap Monalisa
Ricky mengajak Lea pergi jalan. Sebenarnya Lea enggan jalan jalan tapi dia juga gak enak jika menolak ajakan Ricky
...******...
__ADS_1
Yuhuu para readers jangan lupa Like, Vote dan Komentar