My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 40


__ADS_3

"Oey sabar bro. Jangan hancurkan perusahaan gue dong. Bianca belum ingin kembali makanya dia gak ingin ada yang tahu keberadaannya saat ini."ucap Ricky


"Tapi kenapa dia belum ingin kembali?? Dan kapan dia akan kembali??"tanya Nathan


"Dia belum ingin kembali karena dia takut keluarga lo terkena masalah karena dirinya. Kalau soal kembalinya kapan gue belum tahu pasti karena dia menunggu sampai warisan itu sudah dia terima. Dan sekarang dia mempersiapkan diri untuk menjadi CEO Anggara. Itu yang gue tahu dari sepupunya. Jadi, tunggulah dia sampai kembali."ucap Ricky


"Kasih tahu gue dimana dia??"tanya Nathan


"Gue udah janji gak bakal ngasih tahu keberadaan dia kepada siapapun termasuk lo."ucap Ricky


"Kasih tahu kita dimana Bianca nanti gue bakal bantu masalah lo sama cewek yang sekarang mengaku-ngaku hamil anak lo. Gimana??"ucap Hans


"Lo tahu masalah ini?? Benar lo mau bantu gue?? Udah pusing gue menghadapi tuh cewek. Gue gak pernah ngapa-ngapain dia eh tiba-tiba datang bilang dia hamil anak gue."curhat Ricky


"Gue udah tahu semuanya dan gue juga tahu siapa yang menyuruh tuh cewek. Kalau lo mau gue bantu imbalannya kasih tahu kita dimana Bianca."ucap Hans


Ricky diam memikirkan apa yang diucapkan Hans,akhirnya dia memberitahukan keberadaan Bianca


"Dia ada di Singapura dan dia tinggal di apartemen gue."ucap Ricky


"Kenapa Bianca tinggal di apartemen lo?? Lo gak apa-apain dia kan??"tanya Nathan


"Eh gue emang brengsek ya tapi gue gak akan melakukan apapun pada Bianca karena gue udah anggap dia adek gue sendiri. Lagipula dia disana tinggal bersama sepupunya dan gue juga udah sediakan beberapa bodyguard untuknya karena sudah beberapa kali dia hampir tertangkap anak buah tantenya."ucap Ricky


"Dia juga sering curhat sama gue, katanya dikampus dia sering diganggu cowok terus. Dikasih coklat, bunga, boneka serta banyak yang lainnya. Wajar sih dia diganggu banyak cowok secara dia kan cantik dan manis."lanjutnya memanasi Nathan


Bugh


"Eh kenapa muka gue lo tonjok??"tanya Ricky


"Muka ganteng gue jadi berkurang kan gara-gara lo!!"lanjutnya


"Siapa suruh lo memanas-manasi orang."ucap Hans tersenyum


"Kan gue bicara fakta kalau ada cowok yang ganggu Bianca. Yang harusnya lo tonjok itu orang yang ganggu Bianca bukan gue. Gue itu ngasih informasi ke lo dan harusnya dapat hadiah bukan dapat tonjokan."ucap Ricky mengelus-ngelus pipi yang ditonjok Nathan


"Karena yang ada disini lo makanya lo yang gue tonjok. Besok kalau gue udah di Singapura baru gue tonjok tuh cowok yang ganggu Bianca."ucap Nathan santai


"Siapkan pesawat pribadiku Hans kita berangkat sekarang juga."lanjutnya

__ADS_1


"Baiklah, gue akan menghubungi anak buah gue untuk mempersiapkan keberangkatan kita sekarang."ucap Hans


"Lo gak bisa ikut ke Singapura Hans!! Lo udah janji bantu gue menyelesaikan masalah gue."ucap Ricky


"Nanti kalau pulang dari Singapura aja gue bantu lo. Gue juga kangen sama Bianca pengen ketemu."ucap Hans langsung dipelototi Nathan tapi dia tidak peduli


"Gak bisa gitu dong Hans, bantu gue dulu baru lo boleh ikut ke Singapura. Lagian apa kalian tahu dimana apartemen gue??"tanya Ricky menyeringai


"Gue udah kirim lewat WA bukti video pembicaraan cewek itu sama yang orang yang menyuruhnya menjebak lo."ucap Hans


"Makanya jangan suka celap celup aja lo biar gak terjadi kejadian seperti ini."lanjutnya


"Eh lagian gue celap celup pun pakai pengaman ya, jadi aman."ucap Ricky tersenyum tanpa dosa


"Wah parah lo!!! Kasihan yang jadi bini lo nanti dapat bekas."ucap Hans


"Udah lebih baik kita segera berangkat. Zavier lo ikut atau gak??"tanya Nathan


"Ikutlah bang, gue juga kangen kakak ipar gue."ucap Zavier


"Kenapa lo bilang Bianca kakak ipar lo?? Gue itu sebenarnya bingung ada hubungan apa lo sama Bianca?? Kenapa lo mencarinya sampai segitunya?? Dan juga Bianca disana juga merindukan lo. Bahkan kata Lea, Bianca sering tidur mengigau nama lo."ucap Ricky


"Benarkah?? Berarti sama dong kalau gitu kayak lo bang kalau tidur sering ngingau nama Bianca."ucap Zavier dan Nathan tersenyum senang karena Bianca juga merindukannya


"Whattt? Lo merried kok gak mengundang gue?? Gue merasa jadi sahabat yang terlupakan."ucap Ricky mendramatisir


"Gue merried emang gak ada yang tahu."ucap Nathan


"Waah,, Secret Marriage gitu?"ucap Ricky


"Yah bisa dibilang gitu."ucap Nathan


"Anak buah gue udah menghubungi gue Nathan pesawatnya sudah siap kita tinggal berangkat."ucap Hans


"Tunggu Nathan!! Gue minta lo jangan marah sama Lea. Gue tahu memang dia yang menyarankan Bianca pergi ke luar negeri. Tapi, tujuan dia baik ingin Bianca menjadi orang yang pantas menjadi CEO Anggara nantinya. Dia orang yang baik tidak seperti orang tuanya. Jadi, gue minta jangan salahkan dia."ucap Ricky serius


"Kenapa sepertinya lo kenal dengan Lea??"tanya Nathan


"Tentu saja gue kenal dia teman baik gue. Dan dia juga teman sekelas kita waktu kuliah. Apa lo lupa Azalea Putri Anggara??"tanya Ricky

__ADS_1


"Masa sih kita pernah punya teman sekelas bernama Lea?? Kayaknya gak pernah."ucap Nathan


"Waktu kuliah mata lo cuma melihat Calista makanya gak lihat ada cewek lain."ejek Ricky


"Itu tandanya gue setia gak kayak lo. Playboy cap kambing!!"ucap Nathan


"Ini kalau berdebat terus kapan berangkatnya bang??"tanya Zavier


"Lo sih ngajak berdebat terus. Ayo kita berangkat, gak sabar gue pengen ketemu Bianca."ucap Nathan


Mereka berangkat dari apartemen menuju bandara dan tak lupa mengabari Ayah Sam dan Bunda Mira jika mereka pergi ke Singapura untuk menemui Bianca


Sedangkan di Cafe Starlight tempat pesta Ulang Tahun Rey diadakan sangat meriah dan dia juga mengundang semua teman-teman kampusnya. Alesha datang bersama Zea. Dia menggunakan dress peach terlihat begitu anggun dan cantik. Rey yang melihatnya sangat terpesona dengan Alesha


"Happy Birthday Rey."ucap Alesha mengulurkan tangannya


"Thanks Al, lo sudah datang ke pesta gue. Lo cantik banget malam ini."ucap Rey menjabat tangan Alesha dan mencium punggung tangannya dan itu membuat Alesha menjadi risih


"Bisa lepas tangan gue Rey??"ucap Alesha karena Rey menggenggam erat tangannya


"Ups sorry. Ehm Al gue minta kado sekarang ya??"ucap Rey


"Lo mau kado apa?? Jangan yang aneh-aneh ya?"ucap Alesha


"Gak aneh-aneh kok. Gue cuma mau lo menyanyi buat gue."ucap Rey


"Gue gak bisa menyanyi Rey. Gue malu suara gue juga jelek."tolak Alesha


"Please Al."ucap Rey memohon


"Yaudah tapi lo jangan tertawa ya kalau suara gue jelek."ucap Alesha pasrah kemudian naik panggung


#####


Episode selanjutnya pertemuan antara Nathan dan Bianca ditunggu ya???


Jangan lupa


Like, Vote dan Komentar

__ADS_1


Biar mommy makin semangat nulisnya


Thanks and love you all


__ADS_2