My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 44


__ADS_3

Hari ini Nathan akan kembali ke Indonesia. Sebenarnya dia masih ingin didekat Bianca, namun ada rapat direksi yang dia untuk hadir. Sekarang Nathan dan Bianca sedang berjalan-jalan ditaman


"Sayang, tak bisakah kamu ikut pulang ke Indonesia bersamaku?? Aku tak bisa berpisah jauh lagi dari kamu."ucap Nathan


"Maaf mas. Aku juga ingin selalu bersama denganmu mas. Aku pasti akan kembali, tapi tidak sekarang kumohon kamu mengerti mas."ucap Bianca bersandar didada Nathan


"Apa aku gak jadi pulang aja ya sayang. Entah kenapa perasaanku tak enak meninggalkan kamu sendiri."ucap Nathan


"Bukankah rapat ini sangat penting mas, jadi mas Nathan harus pulang. Nanti kalau pekerjaannya sudah selesai baru mas kembali kemari lagi."ucap Bianca


"Aku disini tidak sendiri mas. Ada kak Lea, Zavier, dan Zea mereka pasti menjagaku dengan baik."lanjutnya


"Hemm baiklah. Tapi janji kamu jangan pergi lagi dariku sayang. Aku tak sanggup hidup tanpamu."ucap Nathan


"I Love You Bianca Natasya Anggara."ucap Nathan


"Love you too Jonathan Alexander Graham."ucap Bianca


Nathan mendekatkan wajahnya ke Bianca dan mereka berciuman. Tanpa mereka sadari sedari tadi ada sepasang mata yang melihat mereka dengan tatapan marah dan mengepalkan kedua tangannya


"Nikmatilah kebersamaanmu bersama Alesha karena ini adalah yang terakhir. Posisimu itu akan tergantikan olehku."ucap Rey pada diri sendiri kemudian pergi dari taman itu karena hatinya merasa panas melihat gadis pujaannya bersama orang lain


Sesampainya di rumahnya Rey segera masuk kekamarnya. Dia menghancurkan barang yang ada dikamarnya kemudian dia mencari alkohol di laci kamarnya dan meminumnya setelah itu dia menghempaskan tubuhnya diranjang big size nya


"Alesha, gue cinta sama lo. Apa lo tak bisa merasakan besarnya cinta gue ke lo?? Kenapa gue bisa tergila-gila sama lo Al??"tanya Rey pada dirinya sendiri kemudian setelah beberapa saat dia tertidur


Rendy datang kerumah Rey, dia berniat ingin mengajaknya pergi ke cafe ngumpul bersama teman lainnya agar fikirannya fresh dan tidak selalu mengharapkan cinta Alesha. Namun, setelah sampai kamar dia melihat barang-barang berantakan dan Rey tertidur dengan botol minuman alkohol masih ditangannya


"Astaga Rey. Sampai kapan lo akan terus begini?? Kalau daddy lo tahu lo kayak gini gara-gara cewek pasti marah Rey."ucap Rendy tapi tak didengar Rey karena tidur


Sebenarnya Rendy kasihan pada Rey sejak kecil dia tak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Mommy nya sibuk menjadi model sedangkan Daddy nya terlalu terobsesi dengan Perusahaan Anggara milik istri pertamanya hingga selalu menekan Rey agar menjadi orang yang hebat agar bisa merebut perusahaan Anggara Corp. dan dia menjadi CEO Anggara nantinya. Rey yang merasa tertekan memilih untuk hidup sendiri lalu mencari kesenangan diluar dan sering gonta ganti pasangan. Sekarang setelah menemukan cinta, tapi cintanya tak terbalas karena sudah memiliki kekasih. Rendy hanya bisa berdoa yang terbaik untuk sahabatnya


Rendy menyuruh pelayan membersihkan kamar Rey. Setelah itu dia memutuskan pergi ke cafe menemui teman-temannya


Ditempat lain Zavier mengajak Zea dinner romantis disalah satu hotel mewah di Singapura


"Zea malam ini lo kelihatan sangat cantik."ucap Zavier


"Udahlah Vier gak usah gombal udah gak mempan buat gue."ucap Zea


"Gue gak gombal Zea, serius lo cantik banget. Rasanya gue pengen memandang lo terus."ucap Zavier membuat Zea memalingkan wajahnya yang memerah karena malu


Pembicaraan mereka terhenti saat pelayan mengantarkan makanan mereka. Kemudian mereka menikmati makan malam mereka tanpa ada bicara sefikitpun hanya terdengar dentingan sendok dan garpu. Zavier yang melihat Zea makan dengan belepotan membersihkan bibir Zea dengan jempol tangannya

__ADS_1


"Kalau makan itu pelan aja Zea agar tidak belepotan seperti ini."ucap Zavier


Zea kaget dengan perlakuan Zavier uang menurutnya manis membuat jantungnya berdebar dengan sangat kencang


"Kalau perlakuan dia ke gue kayak gini terus bakal luluh gue. Ini gak boleh dibiarin gue harus menjauhi dia. Gue gak mau sakit hati lagi karena dia."ucao Zea dalam hati


"Lo kenapa bengong Zea?? Lagi mikirin gue ya??"goda Zavier


"Idih siapa juga yang mikirin lo PeDe amat sih lo!!"ucap Zea ketus


Zavier menghela nafas panjangnya. Sungguh sulit menaklukan hati Zea lagi


"Udah selesai dinner nya kan?? Ayo kita pulang tugas kampus tadi belum gue kerjakan."ucap Zea alasan agar tidak selalu berada didekat Zavier


Zavier tidak menjawab namun dia naik ke atas panggung dan membawa gitar


"Malam semuanya."sapa Zavier


"Malam."jawab orang yang berada di hotel tersebut


"Gue disini ingin menyanyikan sebuah lagu spesial untuk orang yang spesial."ucap Zavier


"My Love dari Westlife."lanjutnya


A hole inside my heart


I'm all alone, the rooms are getting smaller


I wonder how, I wonder why


I wonder where they are


The days we had, the songs we sang together


Oh, yeah


And oh, my love


I'm holding on forever


Reaching for the love that seems so far


So, I say a little prayer

__ADS_1


And hope my dreams will take me there


Where the skies are blue


To see you once again, my love


Overseas, from coast to coast


To find a place I love the most


Where the fields are green


To see you once again


My love


I try to read, I go to work


I'm laughing with my friends


But I can't stop to keep myself from thinking, oh no


I wonder how, I wonder why


I wonder where they are


The days we had, the songs we sang together, oh, yeah


Prok Prok Prok


Semua orang bertepuk tangan setelah Zavier selesai menyanyi. Kemudian dia mendekat ke arah Zea. Zea sebenarnya tadi dia terharu karena Zavier menyanyikan lagu untuknya tapi egonya yang besar membuat dia terlihat biasa saat Zavier berjalan kearahnya


"Gue nyanyi terkhusus untuk lo Zea. Gue latihan bareng abang semalaman. Gimana jelek ya suara gue??"ucap Zavier


"Sebegitukah membuat gue ingin terkesan hingga dia semalaman berlatih menyanyi buat gue."ucap Zea dalam hati


"Suara lo lumayan bagus kok. Gue menghargai usaha lo selama ini Vier untuk nembuat gue terkesan. Tapi, gue belum siap untuk membuat komitmen hubungan kita lagi. Gue masih takut kembali kecewa karena lo. Gue harap lo ngerti."ucap Zea


"Gue ngerti Zea, gue akan tetap menunggu lo sampai lo siap."ucap Zavier tersenyum


...*********...


Hai readers jangan lupa

__ADS_1


Like , Vote dan Komentar


__ADS_2