My Secret Marriage

My Secret Marriage
bab 42


__ADS_3

Setelah melihat Alesha pergi, Rendy pergi ke privat room melihat Rey yang tengah mabuk


"Al, gue sayang sama lo, gue cinta sama lo. Apa lo gak lihat seberapa besar cinta gue sama lo. Gue udah berubah buat lo. Kenapa lo lebih memilih laki-laki itu Al?? Apa lebihnya dia dari gue Al??"ucap Rey mabuk


"Sabar bro!! Ikhlaskan Alesha mungkin dia bukan jodoh lo."ucap Rendy


"Alesha itu cuma milik gue Ren dan selamanya akan jadi milik gue. Gue akan merebutnya dengan segala cara agar dia jadi milik gue."ucap Rey


"Dia gak cinta sama lo Rey dan dia juga sudah bahagia bersama orang dia cintai, jadi ikhlaskan lah dia."nasehat Rendy


"Dia cuma milik gue Ren, dia gak boleh jadi milik orang lain. Jika dia nggak cinta sama gue, gue akan buat dia cinta sama gue dan meninggalkan orang itu."ucap Rey


"Gue sama laki-laki itu ganteng mana Ren?? Ganteng gue kan Ren umurnya saja yang terlihat dewasa, tapi gue akan mengalahkannya dan merebut Alesha darinya."lanjutnya


Rendy hanya diam mendengarkan ocehan sahabatnya yang lagi mabuk. Dia prihatin melihat sahabatnya itu. Karena malam semakin larut Rendy mengajak Rey pulang ke apartemen miliknya


Keesokan harinya Nathan, Zavier dan Hans datang ke apartemen Zea untuk sarapan bersama disana


"Morning sayang."ucap Nathan mencium pipi Bianca


"Morning mas, ayo kita sarapan bersama. Aku sudah masakin sarapan untuk kita semua."ucap Bianca


"Wah, akhirnya bisa makan masakan lo lagi Bii."ucap Hans


"Masakan lo selalu enak kakak ipar."ucap Zavier sambil sesekali melirik kearah Zea


"Berhenti memanggilku kakak ipar Vier karena gue gak suka."ucap Bianca


"Lo kan emang kakak ipar gue Bii lagi pula bunda juga sudah tahu kalau lo udah married sama abang."ucap Zavier


"What?? Married??" ucap Winda dan Zea bersama dan menoleh kearah Bianca. Hans dan Zavier tersenyum melihat kedua gadis cantik itu terkejut


"Sorry gue belum cerita ke kalian kalau gue udah married. Karena memang belum ada yang tahu kalau gue sama mas Nathan udah married termasuk keluarga."ucap Bianca


"Nanti kalau kami mengadakan resepsi pasti kami akan mengundang kalian."ucap Nathan


"Apa bunda tidak marah ketika tahu kita menikah tanpa memberitahunya??"tanya Bianca


"Bunda pada awalnya kecewa karena kita tidak memberitahukannya, tapi setelah mengetahui alasan kita menikah bunda mengerti. Bunda sangat merindukanmu sayang."ucap Nathan


"Aku juga merindukan bunda Mira dan ayah Sam mas. Tapi, aku belum bisa kembali sekarang mas. Maafkan aku!!"ucap Bianca

__ADS_1


"Tidak apa-apa sayang aku mengerti alasanmu mengapa kamu belum bisa kembali sekarang. Tapi, aku berharap jangan pergi lagi tanpa mengabari aku. Kamu tidak tahu betapa frustasinya diriku mencarimu."ucap Nathan


"Maafkan aku mas."ucap Bianca tulus kemudian Nathan memeluknya


Ehm Ehm


"Disini masih banyak orang ya. Lo itu bikin iri aja bang."ucap Zavier


"Lo bisa memeluk Zea kalau lo mau. Apa lo gak kangen mantan kamu itu Vier!!"ucap Nathan membuat Zavier terdiam dan Zea memalingkan wajahnya


"Jadi, mantan lo yang sering lo ceritain ke gue yang salah paham dan pergi itu Zea??"tanya Bianca membuat Zavier melotot kepadanya


"Kalau masih cinta bilang aja Vier nanti keduluan mewek lagi lo."ucap Hans kemudian Zavier memukul lengannya


"Dia itu galau Zea karena lo tinggal dan hingga sekarang masih jomblo."ucap Bianca


"Siapapun cewek pasti marah melihat cowoknya mesra-mesraan sama cewek lain didepan mata lagi. Sakit hari rasanya Bii."ucap Zea


"Kamu salah paham Zea, waktu itu Bella jatuh dan aku menolongnya kami tidak bermesraan."ucap Zavier


"Udah salah gak mau ngaku lagi."ucap Zea ketus lalu pergi menuju kamar


"Gue pamit pulang dulu ya Al. Tante tadi menghubungi gue disuruh pulang karena ada acara keluarga nanti siang."Winda


"Tapi Al....."


"Udah gak ada tapi-tapian. Kak Hans antarkan teman gue ya."ucap Bianca


"OK, mari nona Winda saya antar."ucap Hans


Winda berjalan menuju keluar apartemen dan Hans mengikuti dari belakang


"Kita ke apartemen sebelah sayang aku ingin berduaan bersamamu."ucap Nathan


"Tapi bagaimana dengan Zea mas??"ucap Bianca


"Biar dia bersama dengan Zavier dan menyelesaikan masalah mereka berdua."ucap Nathan menarik tangan Bianca menuju apartemen sebelah


Setelah sampai di apartemen Nathan memeluk Bianca dari belakang


"Aku sangat merindukan sayang."ucap Nathan dengan meletakkan dagunya dipundak Bianca

__ADS_1


"Aku juga merindukanmu mas."ucap Bianca


Cup


Nathan mencium pipi dan menciumi leher Bianca yang terlihat jenjang dan putih. Bianca merasa geli kemudian Nathan membalikkan badan Bianca agar menghadapnya. Dilihatnya bibir tipis milik Bianca dan tangan Nathan mengusapnya lembut kemudian menciumnya. Mereka saling ciuman lama saling meluapkan kerinduan yang selama ini mereka rasakan. Ciuman yang semula lembut semakin menuntut dengan tangannya yang sudah meraba kedalam baju Bianca dan meremas kedua gunung kembarnya sehingga membuatnya mendesah. Mereka menikmati kegiatan panas mereka tanpa mendengar jika ada seseorang yang datang dan kaget melihat mereka


"Oh My God."teriak Lea kaget dan menjatuhkan paperbag yang dibawanya dan segera menutup matanya


Bianca dan Nathan kaget mendengar suara teriakan dan menoleh kesumber suara. Ricky yang mendengar Lea berteriak segera masuk keapartemen


"Ada apa Lea?? Kenapa lo berteriak?? Dan kenapa mata lo tutup?"tanya Ricky


"Mata gue ternoda Rick melihat mereka berdua berciuman."ucap Lea masih menutup matanya


Ricky melihat kedalam ternyata ada Nathan dan Bianca di sofa dan tersenyum. Kemudian Bianca mendekat


"Kapan kak Lea pulang??"tanya Bianca


"Baru saja. Bukannya disambut baik malah disambut dengan kalian berciuman disini."ucap Lea


"Mending tadi kalian dikamar aja."ucap Ricky membuat Bianca tersenyum malu


"Boleh juga ide lo. Nanti gue lanjut dikamar aja."ucap Nathan


"Wah jangan disini dong kalau kalian kalau mau begituan."ucap Lea


"Gak papa Lea kalau lo pengen gue siap kok."ucap Ricky mengedikan salah satu matanya


"Enak aja siapa juga yang pengen. Gue gak mau mata gue ternodai lagi."ucap Lea kemudian berjalan menuju dapur dan Bianca mengikutinya


"Lo kok bareng Lea Rick??"tanya Nathan


"Gue menjemputnya dari Jepang karena ada masalah di cafe. Kemarin ada anak mabuk dan mengamuk di cafe dan menghancurkan sebagian barang disana makanya gue langsung menghubungi Lea dan menjemputnya."ucap Ricky


Nathan hanya menganggukkan kepalanya mendengarkan Ricky. Bianca dan Lea membawa minuman dan cemilan untuk mereka


#%#######%


Jangan lupa


Like, Vote dan Komentar

__ADS_1


Love you All🤗🤗🤗


__ADS_2