MY SUGAR BABY

MY SUGAR BABY
Percuma


__ADS_3

Jimi kehilangan jejak mobil Hazel, ketika Jimi tadi terjebak di sebuah lampu merah. Dan sekarang Jimi coba untuk menghubungi ponsel Hazel. Namun, ponselnya sekarang di matikan.


Jimi yang tidak memiliki pilihan lain kini menghubungi mami Hazel yang notabennya adalah sahabat baiknya. Lalu jimi mendesaah kesal ketika sudah menghubungi mami Hazel, karena Hazel tidak sedang bersama dengannya.


Dan Mami Hazel mengatakan jika sang putri tadi berpamitan ingin ke rumah ke dua sahabatnya, yang Jimi tidak mengetahui di mana rumah kedua sahabat Hazel.


Kemudian saat ini Jimi coba untuk menghubungi sahabatnya Simon yang kebetulan beberapa hari lalu datang. Untuk menanyakan rumah sahabat Hazel yang Jimi tahu menjadi sugar baby Simon.


Jimi kini menutup sambungan ponselnya dan merasa lega setelah menghubungi sahabatnya Simon, yang ternyata melihat Hazel mendatangi rumah Aca, saat Simon baru saja mengantar Aca pulang ke rumahnya setelah menghabiskan malam bersama.


Dan saat ini Jimi kembali melajukan mobil miliknya yang tadi sempat dirinya hentikan saat kehilangan jejak mobil Hazel, dan tujuan Jimi kali ini bukan untuk menghampiri Hazel. Melainkan menuju apartemen di mana Simon sang sahabat tinggal Jika sedang berkunjung ke negara di mana selama ini Jimi tinggal.


*


*


*

__ADS_1


Setelah mengendarai mobil kurang lebih satu jam, Jimi kini tiba di apartemen Simon yang letaknya di selatan ibu kota, kemudian Jimi menuju unit apartemen milik Simon yang sudah sangat Jimi hafal.


“Ya ampun Jim, kamu menggangu istirahatku saja,” keluh Simon saat baru saja membuka pintu unit apartemennya dan melihat Jimi sudah berdiri di depan pintu.


“Ada teman datang bukannya di sambut dengan baik, malah terlihat tidak suka. Teman macam apa kamu,” sambung Jimi yang kini melewati simon dan masuk ke dalam unit apartemennya.


“Bukan begitu Jim, dari semalam aku belum tidur semenit pun. Asal kamu tahu, aku tidak salah memilih sahabat Hazel menjadi sugar baby aku. Gila, dia begitu kuat, sampai sampai aku tidak bisa mengimbangi permainannya,” jelas Simon yang kini mengikuti Jimi yang sudah duduk di salah satu sofa yang berada di raung tamu unit apartemennya.


“Jangan katakan hal itu padaku,” sambung Jimi yang kini mengotak atik ponsel miliknya untuk memesan makanan.


“Cie yang gagal menjeblos pertahanan Hazel untuk ke dua kalinya,” ledek Simon yang kini duduk tidak jauh dari Jimi sambil menyandarkan punggungnya di sandaran sofa yang di duduki nya, saat Simon tahu Jimi gagal melakukan hubungan intim dengan Hazel untuk kedua kalinya karena Hazel kedatangan tamu bulanan, dan Simon tahu itu dari Aca sang sugar baby-nya.


“Kamu tahu dari mana?” tanya Jimi penasaran.


“Ada deh, sudahlah. Sekarang katakan padaku kenapa kamu datang ke apartemen ku, aku sudah tidak kuat menahan rasa kantuk ini Jim,”


“Kamu tidur saja, aku malas pulang ke rumah dan bertemu Mita,” jelas Jimi yang datang ke apartemen Simon, saat dirinya enggan pulang ke rumah dan bertemu dengan Mita.

__ADS_1


“Ya ampun Jim, tinggal kamu ceraikan saja tuh Mita. Untuk apa kamu masih bertahan dengan dia dan berpura pura bahagia untuk ke dua orang tua kalian masing masing,” celetuk Simon.


“Tapi kamu tahu Mon, pernikahan aku…”


“Persetan dengan surat perjanjian pra nikah yang sudah kamu tanda tangani Jim, kamu jadi pria sangat bodoh. Tinggal kamu bilang pada orang tua kamu dan orang tua Mita, alasan kenapa kamu ingin menceraikan Mita. Apa kamu masih ingin bertahan dengan wanita seperti Mita yang lebih pantas di sebut pelacur. Jika iya, kamu itu pria terbodoh dan tertolol di dunia ini Jim!” ujar panjang lebar Simon setelah memotong perkataan Jimi.


“Bagaimana caranya aku bicara pada kedua orang tuaku Mon?”


“Pikir saja sendiri. Percuma sekolah hingga sarjana dan menjadi dokter, tapi lemah di depan ke dua orang tua kamu. Kita memang harus menghormati kedua orang tua kita Jim, tapi untuk masalah rumah tangga kamu yang sudah tidak sehat kamu harus tegas dong,” nasihat Simon yang benar adanya.


“Mon, aku…” Jimi menghentikan ucapannya saat Simon mengangkat sambungan ponsel miliknya yang berdering.


Dan Simon yang baru saja menutup sambungan ponselnya kini menoleh kearah Jimi.


“Jim, kata Aca. Hazel di jemput pria yang bernama Vano,” ujar Simon yang baru saja mendapat telepon dari Aca.


“Apa!?”

__ADS_1


Bersambung....................


__ADS_2