
Jimi menoleh kearah mami Hazel, setelah mendengar apa yang baru saja sang sahabat katakan.
“Apa kamu sedang mengejek aku Mel?” tanya Jimi.
“Tidak, itu kenyataan jika kamu itu memang bohoh Jim,” jawab mami Hazel tanpa mau menatap Jimi,
kerena tatapannya kini terus tertuju kearah Mita yang masih berdiri disamping
mama Misa. “Mit, aku benar benar tidak menyangka jika kamu sudah menghianati
Jimi. Kurang baik apa coba Jimi padamu?” tanya mami Hazel pada Mita.
“Mel apa yang kamu katakan, aku benar benar tidak mengerti,”
“Shit, aku baru tahu kamu bukan wanita baik baik Mit,”
“Mel, aku tahu kamu sahabat baik Jimi, tapi jangan pernah membela dia, setelah dia mengianati
aku,”
Mami Hazel langsung menggelangkan kepalanya mendengar apa yang baru saja Mita katakan, dan
mami Hazel baru mengetahui siapa istri sang sahabat yang sebenarnya. “Dasar wanita
ular, lempar batu sembunyi tangan,” celetuk mami Hazel. “Kamu mau aku yang
menceritakan semuanya pada Om dan Tante, apa kamu yang bercerita sendiri?”
“Mel apa yang kamu katakan?” tanya Mita, sok polos. Yang pasti membuat reader marah
marah, tapi membuat author tertawa lepas melihatnya.
“Jim, Jim. Kenapa kamu tidak bercerai dari dulu dengan istri kamu sih, kalau sudah tahu dia begini,” ucap mami
__ADS_1
Hazel pada sang sahabat, tanpa peduli pada pertanyaan yang baru saja dia lontarkan
untuknya.
“Mel, kenapa kamu berkata seperti itu. Berapa uang yang susah Jimi kasih untuk kamu membela
dia,” sambung mama Misa.
Tentu saja membuat mami Hazel langsung menoleh kearah mama Misa sambil menggelengkan kepalanya diakhiri melempar senyum kearah mama Misa.
“Ya ampun Tante, uang akau lebih banyak dibanding uang Jimi anak Tante yang bodoh,” ujar mami
Hazel dengan mode sombong.
“Mel, jangan sebut Jimi dengan panggilan bodoh,” sambung mama Misa yang tidak terima sang putra dibilang bodoh.
“Memang kenyataannya begitu Tante, buktinya diselingkuhi istrinya, dia diam saja. Dijadikan patung
hidup oleh Om dan Juga Tante untuk mengikuti semua perintah kalian, dia nurut saja,
Mendengar apa yang baru saja mami Hazel katakan membuat papa Joni dan juga mama Misa
kini saling pandang.
“Sudahlah Tante, Om. Kalian tahu kan aku sangat sibuk. Aku kesini hanya ingin membenarkan
pernyataan Jimi tentang Mita, jika Mita-lah yang sudah berselingkuh dengan pria
lain hingga dia mengandung anak dari pria itu,” jelas mami Hazel lagi.
“Aku tidak percaya,” papa Joni yang sekarang menangapi apa yang baru saja mami Hazel katakan.
“Pantas saja anaknya bodoh, karena orang tuanya juga bodoh, mau percaya omongan wanita ular” sindir mami Hazel.
__ADS_1
“Jaga bicaramu pada orang tua Mel,”
“Maaf Om, kelepasan nih mulut. Terserahlah kalian mau percaya pada apa yang aku ucapkan
atau tidak, tapi aku sudah mengatakan yang sejujurnya. Jika kalian tidak
percaya, tanyakan saja sama orang ini,” ujar mami Hazel. Lalu memanggil seseorang
yang sempat dia bawa sebelum dia datang ke rumah Jimi.
Mama Misa langsung menautkan keningnya saat melihat ada seseorang yang masuk kedalam rumah, saat
mama Misa kenal betul siapa orang tersebut.
Apalagi dengan Mita yang kini langsung memundurkan langkahnya saat melihat orang tersebut.
Yang langsung mendapat senyuman sinis dari sebelah sudut bibir mami Hazel ketika
melihat reaksinya.
“Rika,” ucap mami Misa yang sudah sangat mengenal anak dari sahabatnya tersebut, lalu mama Misa menatap
pria yang sedang mendorong kursi roda yang sedang didudukinya yang mama Misa tahu
itu adalah suami Rika, dan pria yang pernah dia lihat diponsel Hazel, yang waktu
itu Hazel bilang selingkuhan Mita.
“Apa kabar Mit?” tanya Rika yang kini sudah mendekati semua orang.
Membuat Mita yang mengingat apa yang sudah Rika lakukan padanya, langsung mengepalkan satu
tangannya.
__ADS_1
“Jangan marah, aku datang kesini ingin memberi tahu kamu kabar gembira,”
Bersambung.......................