
Nana sangat emosi saat Tasya se enaknya menyuruh-nyuru BI Ijah Nana tau jika Tasya melakukan itu karna ingin memancing emosinya
"baik lah Nana mulai sekarang Nana harus menerimanya sebagai adik tiri," adik tiri yah gaiss adik tiri kan selalu tertindas🤭✌️
Nana bicara pada dirinya sendiri
nana tersenyum mulai sekarang dia akan belajar menerima kenyataan walau pahit tapi harus di hadapi, , Nana berjalan masuk kedapur melihat apa yang akan di lakukan BI Ijah
"BI Ijah sedang masak apa" tanya Nana
"masak untuk makan siang Nana dan Tasya,, Nana nak di masakan sesuatu tak" tanya bi Ijah
"tak perlu sama kan aja sama makanan Tasya Nana tak kisah apa pun Nana makan," kata Nana
"tapi tadi Tasya berpesan agar tak di sama kan makannya dan makanan Nana" jawab BI Ijah
" tak pa biar Nana yang urus nanti bibi tak perlu takut,,lagian dia tak ada hak nak atur atur bi jah" kata Nana lagi
Nana sudah duduk di meja makan,,Tampa menunggu Tasya dia makan lebih dulu
Tasya baru datang karna bi Ijah baru saja memanggil nya
tatapan sinis terpancar dari wajahnya
"apa lah Bi jah ni tadi kan Tasya dah cakap Tasya tak makan yang sama dengan Nana" omel Tasya
"sebenarnya ni makan tuk kau tapi karna aku nampak sedap aku coba lah,,tak kan tak boleh kots" kata Nana
"tapi aku tak suka ada yang makan makanan aku" jawab Tasya dengan nada marah
"tak pa kalau kau tak mau aku habis kan je",, jawab Nana enteng sambil menyuapi mulutnya dengan makanan
Tasya yang merasa marah berlalu sambil berjalan menghentakkan kakinya,,
sepeninggalan Tasya Nana dan BI Ijah tertawa terbahak-bahak puas melihat Tasya yang merajut,, lagian jika dia mau dia bisa saja makan bersama dengan Nana sebab BI Ijah memang memasak untuk Nana dan Tasya
__ADS_1
di dalam kamar Tasya sedang menangis menelfon papanya dia mengatakan jika Nana dan BI Ijah tak nak memasak untuknya bahkan dia juga mengatakan jika Nana sengaja makan di hadapan nya dan menghabis kan semua makanan itu sendiri,,
* * * *
hari ni rencananya Nana akan balik ke Maloy sebab esok dia sudah masuk kantor,, mereka semua sedang berada di meja makan saat Nana datang dan langsung mencium pipi Maria
Tasya yang melihat itu tentu sangat kesal
"selamat pagi semua" sapa nana namun hanya Maria yang menjawab sapaan Nana tdk dengan bapak dan anak itu mereka hanya memandang Nana Tampa mau menegur
"Nana jaga diri elok-elok kak sana tau jangan lupa kabari mama siap saat" pesan Maria
Nana hanya tersenyum pada mama nya
dia sedang lapar jadi tak membalas kata-kata mama nya
setelah semua selesai makan om Rahman langsung berlalu menuju mobilnya dan Tasya entah lah dia tak bilang nak kemana jadi kita tak tau kots'😊
"sering-sering balik sini,,mama belum lupa janji Nana yang akan pulang tiap bulan,"kata Maria
"oke mama nak pergi dulu om dah nunggu mama Kat mobil " jawab Maria lalu mencium pipi anaknya,,dan nana mencium tangan mama nya.
setelah mereka semua pergi Nana masuk kekamar dia akan berkemas lalu bersiap untuk pergi,, sebelum Nana masuk kamar mandi dia memeriksa ponselnya berharap ada pesan dari orang jauh,,namun seperti biasa harapannya hampa dia tak menemukan pesan dari orang yang dia harap kan
"baik lah Nana sekarang saatnya bersiap-siap" katanya pada dirinya sendiri,,lalu berjalan masuk kamar mandi,,
setelah selesai mandi dan bersiap Nana keluar dia mencari keberadaan BI Ijah dia akan Pamit pada BI Ijah
"BI jah Nana pergi dulu,, jaga kan mama tuk Nana,"katanya sambil memeluk orang tua itu
"Nana baik-baik Kat sana jangan lupa kan sholat,,ingat makan istirahat yang teratur,,jangan kerja je yang di ingat " bebek BI Ijah
"siap" Nana mengangkat tangan tanda hormat pada BI Ijah
BI Ijah memukul lengan nana karna telah mengejek nya
__ADS_1
"baik lah nama pergi dulu,," kata Nana lalu mencium tangan BI Ijah
Nana pergi mengunakan taksi yang sudah dia pesan,,dari kemarin Mira terus saja menelfon dan bertanya bila dia balik katanya hidupnya sepi Tampa Nana mengada-ngada je
sampai bandara Nana turun dari taksi dan berjalan masuk dia tak sengaja menabrak seseorang mungkin karena Nana tak fokus hingga tak sengaja menabrak orang
"maaf maaf saya tak sengaja" kata Nana
"tak apa its oke" jawab orang itu
Nana melanjut kan langkahnya menuju ruang tunggu untuk menunggu kapal yang akan membawa nya terbang ke kota Maloy
"hai anda yang tadi tabrak saya kan" tanya seseorang yang juga duduk di kursi samping Nana
"hai,,iya saya minta maaf saya kurang fokus tadi" jawab Nana
"tak pa,,kita belum kenalan kots' "
"kenalkan nama saya ahmad" pria itu memperkenal kan dirinya
"Nana" jawab Nana singkat
"Nana,, nama yang cantik secantik orang nya" kata Ahmad
Nana hanya tersenyum mendengar kata Ahmad
"Nana nak kemana," tanyanya lagi
"Maloy," jawab nana singkat dia tidak biasa berbicara banyak pada orang yang baru di kenalnya
"kalau begitu tujuan kita sama apa kata kita jadi kawan je jika tak keberatan" katanya
lagi dan lagi Nana hanya tersenyum,, melihat Nana tak terlalu suka dia pun akhirnya diam tak banyak bicara lagi,,bicara pun percuma juga Nana akan menjawab sekenanya je
Nana hanya memainkan ponselnya hingga panggilan penerbangan kapal yang Nana tumpangi siap untuk berangkat.
__ADS_1
* * * *