Nana Gadis Yg Tangguh

Nana Gadis Yg Tangguh
wedding organizer


__ADS_3

*andai kata cinta adalah dusta *


*mengapa kau nyatakan itu pada ku *


andai kata sayang adalah permainan


mengapa kau lakukan itu pada ku


* kenapa harus aku *


aku yang terlanjur membiarkan


harapan yang berlalu


seakan tak ingin jauh dari mu


*namun apa lah daya ku *


*jangan kan memiliki *


bersama mu aku tak mampu


namun kini aku bersyukur


kau telah bersama ku selamanya,,,


tok tok tok


pintu kamar Nana di ketuk dari luar


**" yah masuk," teriak Nana dari dalam **


" amboi cantik nya, tak kedip mata memandang," kata bi jah Nana hanya tersenyum mendengar kata-kata bi jah,


sambil memasang Bros bunga kecil pada kerudung yang sedang di kenakan nya


" Hisyam dah datang bi jah," tanya Nana


" dah, bi jah suru tunggu Nana kan bawah," kata bi jah sambil terus memperhatikan Nana,


" Nana nampak berseri-seri, memang kecantikan tu juga terbawa oleh kebahagiaan," kata bi jah lagi


**" apa lah bi jah ni, Nana malu tau," kata Nana sambil berjalan keluar bersama BI jah **


**semalam hisyam dan Nana dan berjanji akan berangkat ke butik teman mama Nana, untuk wedding organizer, **


ya semua dah di atur oleh mama Nana dan hisyam tinggal datang untuk memilih dan menyisakan,

__ADS_1


" Hay, Nana dah siap Jum kita berangkat," kata Nana dan langsung hendak pergi,


" kejap dulu lah air syam tak habis lagi," kata hisyam sebab sebelum bi jah naik memanggil Nana, bi Ijah terlebih dahulu membuat kan minum untuk hisyam


" tak pe tinggal je," kata Nana dah tak sabar nak pergi, sebenarnya bukan tak sabar dia hanya menghindar dari ejekan bi jah, sebap dia tahu jika dia tinggal terlalu lama maka banyak ejekan yang akan segera keluar,


" amboi tak sabar sangat ke," ejekan bi jah mulai keluar,


" bukan macam tu bi jah, tapi..," Nana berfikir entah apa yang akan dia katakan,


" tapi apa, tak sabar lah tu, Syam bi jah mohon jaga elok-elok Nana ni, jangan sampai dia lari lagi teruk kita di buat nya," sindir bi jah dengan penuh canda


" apa lah bi jah ni merepek saja," kata Nana menarik tangan hisyam yang masih ingin duduk meminum minuman yang di buat kan bi jah tadi


**" ee bertuah punya budak, orang masih nak minum dah di bawah pergi," kata bi jah **


Nana tak menghiraukan bi jah dia terus saja menarik tangan hisyam, hisyam yang di tarik oleh Nana pun cuma diam mengikuti langkah Nana,


* * *


Tasya hampir tak pernah keluar dari kamar apartemen nya, dia mengurung dirinya dalam bilik, dia telah menyesali perbuatannya saat ini dia sangat merindukan papanya dan dia juga merindukan mamanya,


walau pun Maria mama tiri Tasya tapi maria tak pernah memperlakukan Nana dengan buruk bahkan Maria selalu memenuhi semua yang di inginkan nya


Nana dia dan Nana memang tak pernah terlihat akur namun percayalah saat ini Tasya sangat ingin memeluk nana dan meminta maaf pada Nana, dan mengatakan bahwa dia tak menginginkan hisyam lagi yang dia ingin kan saat ini adalah berada dalam pelukan papa dan mamanya,


* * *


" selamat siang, dan selamat datang ke tempat kami," kata seorang karyawan,


" ada yang bisa kami bantu," tanya lagi,


" saya Nana saya datang untuk bertemu dengan mis Yulia," kata Nana


" oh baik silahkan ikut dengan saya," kata karyawan tadi, berjalan di depan Nana dan hisyam,


tok tok tok


" permisi puan ada cik Nana nak jumpa," katanya dari depan pintu


" suruh masuk," katanya dari dalam ruangan


" selamat siang," sapa Nana,


"selamat siang, silahkan duduk," katanya memperkenalkan Nana dan hisyam duduk di depan kursinya


" apa awak anak puan Maria" tanya mis Yulia

__ADS_1


" iya benar dan ini calon suami saya," kata Nana,


" baik ini encik Nana boleh memilih koleksi gaun pengantin yang ada di butik kami," kata nya menyerahkan, album pada Nana,


Nana dan hisyam membuka dan melihat-lihat koleksi gaun pengantin yang ada dalam album,


" dan ini adalah koleksi terbaru kami, baru keluar beberapa hari yang lalu," katanya lagi dan memberikan album terbaru pada Nana dan hisyam


Nana merima album tersebut dan membuka nya, matanya terbelalak melihat orang yang sedang berpose dalam gambar yang ada di hadapan nana


Nana menunjuk gambar tersebut dan melihat ke arah Hisyam, hisyam yang mengerti syarat dari Nana mengangguk,


" sayang yang ni cantik juga, Nana nak yang ini tak," tanya hisyam, dan angguki oleh Nana tapi mata Nana bukan mengarah pada gaun tersebut melainkan pada orang yang memperagakan nya,


hisyam mendekat pada mis Yulia dan memperlihatkan gaun yang telah mereka pilih


" mis kami menyukai gaun ini," kata hisyam


" baik akan saya ambilkan dulu gaun nya," kata mis Yulia


" tunggu sebentar," kata hisyam


mis Yulia menghentikan langkahnya, dan berbalik lagi kembali pada hisyam


" model yang memperagakan nya cantik," kata hisyam


" yah dia adalah model baru di butik kami, dia memang cantik dan pandai," kata mis Yulia mengakui kecantikan dan kepandaian Tasya,


" bisa kah saya bertemu dengan model yang memperagakan busana tu, sebab saya nak undang dia nanti untuk datang ke pernikahan kami, saya nak memberi suprise pada calon istri saya maklum dia sangat tergila-gila pada model ni," kata hisyam sedikit memohon pada mis Yulia,


" bisa kah kau membantuku sedikit mis Yulia," tanya hisyam lagi sambil mengedipkan sebelah matanya,


" baik nanti akan aku berikan alamat apartemen nya," kata mis Yulia


oh jadi selama ini Tasya menyewa apartemen untuk bersembunyi dari keluarganya, kata Hisyam dalam hati,


mis Yulia memberikan kertas berisi alamat lengkap Tasya, pada hisyam,


" terima kasih mis Yulia ini sangat membantu ku, tunangan aku pasti sangat bahagia nanti," kata hisyam lalu pergi menghampiri Nana yang sedang mencoba gaun pengantin yang di pilihnya,


Hisyam tersenyum melihat Nana di balut gaun pengantin, sangat cantik dan Coco pada tubuh Nana yang tak terlalu kurus,


Hisyam menaikkan jempol, melihat Nana dari pantulan cermin, Nana juga tersenyum pada hisyam melalui pantulan cermin,


" tuan awak pun harus mencoba baju untuk pria nya, tuan," kata seorang karyawan pada hisyam, hisyam mengangguk dan mengikuti langkah nya keruang ganti pria,


* * *

__ADS_1


terima kasih atas kesiapan hati awak membaca novel saye,


jangan lupa like like like komen komen komen vote vote vote dan pencen juga iklan hadiah atau gift nya, terima kasih 🙏


__ADS_2