
Nana Maria dan BI Ijah sudah sampai di mid valley Megamall pusat perbelanjaan yang ada di kota Kuala,,
mereka masuk ke dalam mall itu sambil berjalan beriringan seperti anak remaja yang sedang berjalan bersama,,
"Nana ada nak beli sesuatu,,?" tanya matia
"belum, kita lihat-lihat dulu mana tau ada yang suka kita beli lah,"kata Nana
"mana tau BI Ijah nak beli sesuatu," tanya Maria pada BI Ijah
BI Ijah hanya tersenyum dan menggeleng kan kepalanya
* * * *
tak berselang lama hisyam kak Ros dan Belina pun datang ke mall yang sama dengan yang Nana datangi,,
kak Ros memaksa hisyam agar mau mengantar nya pergi belanja persiapan pesta ulang tahun Belina
awalnya Hisyam menolak dengan alasan tak sehat, tapi bila menyangkut dengan belina gadis kecil kesayangan Hisyam apa pun Hisyam akan lakukan
sesampainya mereka di mall itu kak Ros langsung masuk untuk mencari barang yang akan di belinya
tinggal Hisyam dan Belina berdua,, karena bosan menunggu Hisyam mengajak Belina untuk berjalan-jalan di sekitar mall sambil menunggu kak Ros selesai berbelanja
* * *
Maria Nana dan BI Ijah memasuki toko yang menjual berbagai macam baju-baju muslimah sambil memilih-milih pakaian yang mereka sukai
Nana pun ikut memilih-milih pakaian yang menurutnya cocok dengan nya,,
Tampa nana sadari ada seorang wanita hamil sedang memperhatikan nya,,
ya dia adalah kak Ros,,kak Ros tadi juga sedang memilih baju yang akan di pakainya di acara ulang tahun Belina nanti
tak sengaja dia melihat Nana juga berada di sana,,
dia ingin pergi menghampiri Nana namun langkahnya terhenti mendengar sapaan dari teman,,
setelah teman nya pergi,,dia mencari keberadaan Nana di sana tapi sudah tidak ada,,
Nana yang sudah mendapatkan yang dia cari langsung pergi menghampiri Maria da BI Ijah
mereka bertiga berjalan keluar dari toko baju tadi lalu masuk lagi ke toko yang menjual tas sepatu dan aksesoris lainnya
Nana berjalan sambil melihat-lihat yang ada di toko itu, Tampa memperhatikan jalan di depan nya,,
bruk.. anak kecil yang sedang bermain lari-larian menabrak Nana minuman yang ada di tangan anak kecil itu tumpah mengenai pakaian nana,,
"maaf aunty," kata anak kecil itu lalu berlari dari depan Nana,,
__ADS_1
Nana melihat baju nya yang terkena minuman anak kecil tadi meminta izin pada Maria tuk pergi ke toilet,,
"mama Nana nak ke toilet kejap," kata Nana dan di angguki oleh Maria
Nana berjalan ke arah toilet wanita untuk membersihkan pakaian nya,, setelah di rasa bersih Nana keluar dari toilet itu, berjalan kembali ke tempat di mana mama nya sedang menunggu dirinya,,
langkah Nana berhenti tak kala mata nya kembali melihat pemandangan yang sangat ingin di hindari nya,,
Nana melihat hisyam lagi dan lagi menggandeng tangan anak kecil yang sama dengan yang di lihat nya kemarin,,
emosi Nana memuncak ingin rasanya Nana mendatangi hisyam dan meminta penjelasan tentang apa yang terjadi,,
"kenapa hanya di pandang dari jauh,,tak nak cakap langsung ke," suara kak Ros mengejutkan Nana,,
Nana membalikan badannya dan langsung menjabat tangan kak Ros dan mencium nya
"Nana apa kabar,,?" tanya kak Ros
Nana tersenyum dan menjawab pertanyaan kak Ros "Alhamdulillah Nana baik,,,"
hanya itu yang keluar dari mulut Nana
kak Ros memberikan undangan ulang tahun Belina pada Nana,,
" akak harap Nana akan datang," kata kak Ros
"semua harus di bicarakan secara baik-baik," kata kak Ros lagi lalu pergi dari hadapan Nana
Nana melihat mama nya sedang berada di toko yang menjual keperluan pria,
"mama sedang cari apa,,?" tanya Nana
" mama bingung nak beli apa buat om Rahman, Nana ada ide ," tanya Maria
Nana melihat sekeliling nya mencari-cari sesuatu yang menurutnya cocok untuk om Rahman
"macam mana bila mama beli kan dasi aje," kata Nana
"boleh juga tuh, mama memang belum pernah beli kan dia dasi," kata Maria senang
" mama bingung nak pilih yang mana, semua cantik-cantik,, Nana boleh tolong bantu," tanya Maria
Nana ikut membantu mama nya mencari kan dasi untuk om Rahman
"yang ni bagus tak," tanya Nana
Maria melihat hasil pilihan Nana dasi berwarna Nevi dan di tambah garis-garis putih di tengahnya,,
"bagus natural tapi kelihatan mewah,, om Rahman pasti suka,,kita ambil yang ni je," kata Maria
__ADS_1
mereka berjalan menuju kasir untuk membaya semua belanja yang mereka pilih,,
"kita makan dulu pas tu baru pulang kita," kata Maria
mereka berjalan menuju restoran yang ada di tempat itu juga,,
* * * *
hisyam dan kak Ros sudah sampai rumah,, Belina berlari masuk untuk memperlihatkan pada Oma dan opanya gaun yang di beli kan hisyam untuk nya,,
hisyam membantu kak Ros mengeluarkan semua barang yang dibeli tadi
Ros tidak memberi tahu hisyam kalau dia tadi bertemu dengan Nana
biar lah masalah mereka, mereka berdua yang selesaikan cukup Ros membantu mereka bertemu nanti selebihnya biar mereka berdua yang menentukan keputusan apa yang terbaik untuk mereka berdua,,
"Oma opa bel cantik tak,," tanya Belina pada opa dan Oma nya sambil bergaya bagai perinses di depan Oma dan opa nya dia sedang mencoba gaun ulang tahun yang akan di pakai di pesta ulang tahun nya nanti
"cantiknya cucu Oma, secantik putri Sofia," kata umi Farah,, putri Sofia adalah film kartun kesukaan Belina,,
"ni semua pak su ya belikan," kata Belina lagi
"wah pandai pak su pilih kan bel baju yah," tanya opa Omar pula
"baju ni bel yang pilih lah pak su cuma bayar jee," kata Belina lagi dia tidak ingin kalah dari hisyam
padahal memang hisyam yang cari kan dia tinggal pilih yang di dapat hisyam untuk nya
"ooohh pak su cuma bayar je,,wah memang pandai cucu opa,," kata Opa Omar lagi sambil tertawa melihat tingkah cucu nya itu
"betul bel tak tipu,,tak percaya opa tanya aje pada pak su," kata Belina sambil memanyunkan bibirnya,,
"percaya,, kata siapa opa tak percaya,?" kata opa Omar lagi
akhirnya Belina tersenyum sambil menari-nari mencotoh kan putri Sofia di film kartun kesukaan nya,,
kak Ros masuk dan langsung duduk di samping umi Farah,,
"letih,,panas sangat lah hari ni," kata ka Ros
"bel ganti baju tu, kotor nanti," tegur nya pada putri pertama nya,,
"kejap lagi lah mama,," kata Belina
"tak da kejap-kejap bila kotor nak pakai apa nanti,," omel nya pada anak pertama nya
"minta pak su beli lagi," kata anak kecil itu sambil nyengir memperlihatkan gigi ompongx
"Belina tak dengar cakap mama," ancam kak Ros sambil melotot kan mata nya ala emmak emmak komplek yang lagi marah
__ADS_1
"iya bel ganti," katanya sambil memanyunkan bibirnya berjalan masuk ke kamar nya sendiri
* * * *