
hidup tak selalu indah seperti
rangkaian bunga
ada kalanya kita menjadi bintang
di tengah pesta
engkau adalah lilin di gelap malam ku
dan aku cawan yang menampung
lelah cinta mu
bahakan dalam mimpi aku tak ingin
kehilangan mu
aku daging dan kau tulang nya
biarkan takdir menemukan jawab nya
hingga akhir bertiup nya sang kalala
kau adalah milikku,,,
**
nana bagai kan bidadari yang turun dari kayangan, hari ini adalah hari paling bahagia dan paling bersejarah dalam hidupnya
dia duduk di depan meja rias, sambil terus tersenyum, dua orang perias yang merias Nana tarus saja memuji kecantikan Nana
" Masya Allah, anak mama cantik sangat," kata Maria tulus
" mama yakin pasti papa di atas sana bangga melihat putrinya tampil secantik bidadari," kata Maria tulus air matanya sampai menetes melihat anak semata wayangnya tampil cantik dan sempurna di matanya,
ya walau pun tak ada yang sempurna di dunia ini tapi menurut Maria saat ini anak nya tampil dengan sempurna,
Nana berdiri memeluk mamanya dan menghapus air mata mama nya, tapi sesaat kemudian air mata Nana juga keluar,
Maria melerai pelukannya, dia menggeleng kan kepalanya sambil menghapus air mata Nana,
" ini hari bahagia Nana, Nana tak boleh menangis," kata Maria, dan di angguki oleh Nana
" anak mama saat ini telah dewasa, dan sebentar lagi akan menjadi seorang istri,"
kata Maria
__ADS_1
" aaaa Nana,," teriak Mira berlari kearah Nana dan langsung memeluk Nana,
" Nana Masya Allah Nana kau cantik sangat, aunty ni benar Nana, teman aku bukan, " tanya Mira,
" apa lah kau ni, merepek saja," kata Nana memukul lengan Mira
" Auh,, sakit lah Nana, orang bila dah nak jadi pengantin tak boleh jahat tau," canda Mira,
" nyonya pengantin pria dah sampai," panggil bi jah, Maria berjalan keluar untuk menjemput keluarga dari mempelai pria
bi jah memandang Nana dari atas sampai bawa,
" Masya Allah Nana ke ni, bi jah yakin tak kedip mata Syam memandang Nana, apa lagi nanti malam pasti Syam tak bisa tidur tengok Nana tampi secantik," tambah bi jah
" ha betul kan bi jah, aku saja tak kenal ternyata Nana sahabat aku secantik ini," kata Mira
" apa lah kalian semua ni merepek saka," kata Nana tersipu-sipu malu,
" alah tak paya nak malu-malu macam tu," kata Mira
" JOM siap-siap bila dah saat nya kita keluar aku yang akan dampingi kau, biar aku juga tertular dan bisa cepat kawin juga macam kau,," tambah Mira lagi, Nana tersenyum mendengar kata-kata Mira yang kocak
" bila lagi, tak paya nak tunggu lama-lama tau, kau tu tak muda lagi,"
" Hay aku memang masih mudah lah, muda aku dari kau tau," kata Mira tak terima bila Nana mengatakan bahwa dia dah tak muda lagi
**
terdengar suara hisyam dari luar sana hisyam mengikarkan janji suci di depan pak penghulu dan para saksi, yang hadir di luar sana,
" saya terima nikah dan kawin nya nana binti almarhum Malik dengan mas kawin tersebut di bayar tunai," suara hisyam terdengar lantang di teling nana dan semua yang ada di sana,
" SAHH," teriak para saksi dan semua hadirin yang ada di sana terdengar riuh,
" sesudah akad nikah saya hisyam berjanji dengan sesungguhnya hati bahwa saya akan mempergauli istri saya Nana Malik dengan sebaik-baik nya," dan masih banyak lagi yang yabg hisyam ucap on di depan penghulu dan para tamu hadirin di sana,
umi Farah sampai menetes kan air mata, anak bungsu kesayangan nya sudah resmi menjadi suami Nana,
**
Mira melompat-lompat kegirangan mendengar semua orang di luar sana mengatakan sah,
itu artinya Nana sudah sah menjadi istri hisyam
" ciieee nyonya hisyam," ledek Mira sambil mencoel hidung Nana,
" Nana sudah siap sayang mari kita keluar, bertemu dengan suami Nana," kata maria membantu anak nya berdiri, Nana tersenyum dan mengangguk, rasanya agak geli mendengar mama nya menyebut hisyam suami Nana,
__ADS_1
Maria mengandeng tangan Nana, Mira membantu Nana mengangkat gaun pengantin yang di pakai Nana,
" bila nanti aku yang kawin aku tak nak pakai baju yang pengantin macam ni, menyusah kan tau," kata Mira,
" jadi tak ikhlas ni bantu kawan sendiri," Tanya Nana,
" ikhlas, ikhlas sangat, cuma terpaksa sikit je,"
" merepek saja kau ni, ikhlas tapi terpaksa, bahasa apa tu," tanya Nana seandainya mereka tak sedang berjalan mungkin saat ini Nana akan memukul Mira lagi,
Mira tertawa sediri mengingat kata-kata nya sendiri, iya yah mana ada orang ikhlas tapi terpaksa,
tepuk tangan meriah menyambut kedatangan Nana, hisyam mengangkat wajahnya melihat kearah Nana yang baru saja turun dari tangga,
mata hisyam betul-betul melotot seakan nak loncat keluar dari tempatnya,
kak Ros dan kak Yuna berdiri dan berjalan ke arah Nana mengganti kan Maria mendampingi Nana hingga duduk di samping hisyam
" tak paya nak pandang macam tu, dah jadi milik awak pun," tegur kak Ros, membuat Hisyam dan Nana tersipu malu,
" baik sekarang silah kan pengantin wanita menyalami suaminya dan meminta berkah suami," kata pak penghulu,
Nana mengulurkan tangannya dan mengambil tangan Hisyam dan mencium nya dengan takzim sumpah tangan Nana dingin dan bergetar,
" sekarang giliran di Pria yang mencium kening istrinya, dengan perasaan sayang yang tinggi akan menimbulkan pahala yang besar," kata pak penghulu lagi, semua yang hadir di sana bersorak riang,
Hisyam mengambil kepala Nana dan membawa nya ke bibir hisyam dan di cium penuh rasa cinta dan sayang,
" sekarang minta berkah pada orang tua masing-masing baru bergantian ke martua," pak penghulu membubung hisyam dan Nana dan menjelaskan apa yang harus di lakukan,
air mata Maria mengalir deras saat Nana meminta maaf dan berterima kasih padanya,
begitu pun sebaliknya, Farah juga tak dapat menahan air matanya, di peluk dan di cium nya anak bungsu nya itu, baru beralih pada Nana, dia pun memeluk dan menciumi pipi Nana dan berpesan pada Nana agar menjadi istri yang Solehah
Abah pun juga berpesan pada hisyam saat hisyam memeluk Abah omar, Abah berpesan agar hisyam menjadi kepala keluarga yang baik dan harus membimbing istri ke jalan yang lebih baik,
bila istri berbuat kesalahan tegur secara baik-baik, dan jangan pernah menggunakan kekerasan dalam menegur kesalahan istri,
dan banyak lagi yang Abah pesan kan pada hisyam
* * * *
hingga semua mata tertuju pada seseorang yang baru memasuki rumah,,,
siapa dia tunggu episode selanjutnya
dan jangan lupa like like like komen komen komen vote vote vote, dan nonton iklan hadia gift nya juga yah,,,
__ADS_1