Nana Gadis Yg Tangguh

Nana Gadis Yg Tangguh
biasa aja


__ADS_3

hari-hari Nana lalui Tampa kabar dan berita dari hisyam,


Nana sendiri tidak tau apa setatuss hubungan nya dengan Hisyam,, Nana hanya berharap bisa melewati ini semua walaupun Tampa lelaki itu


nana berharap ada kejelasan dari hisyam tentang hubungan mereka,, entah lah kisah cintanya sangat rumit bagai benang kusut atau mungkin lebih parah lagi dari benang kusut itu,


hingga tak terasa semua telah berlalu bertahun-tahun lamanya,, hubungan pertemanan antara Nana dan Reinaldi pun makin dekat,,


dan Mira yah Mira sahabat Nana sekarang juga sudah punya kekasih,, hanya hubungan Nana dan hisyam yang jalan di tempat Tampa ada kejelasan.


Nana Tenga bersiap tuk makan siang,,hari ni Rey mengajaknya makan siang di luar


"nak kemana" tanya Mira yang tiba-tiba muncul entah dari mana


"Rey belanja makan siang ni,,nak ikut?" tanya Nana


" terima kasih tapi aku ada jua" jawab nya


" oke aku tak nak ganggu orang yang tengah mengaduh kasih" kata Nana


"apa lah kau nii tak kan tak tau kot's " Mira memukul lengan nana,, mereka berdua serempak menoleh kebelakang saat suara Rey terdengar dari arah pintu


"amboi asyik Nye bergurau sampai-sampai aku datang pun tak sadar" kata Reinaldi dari luar dia TDK masuk ke dalam ruangan Nana


"oke lah kalau macam tu aku duluan" kata Mira


"oke kita pun dah nak berangkat jua" kata Nana sambil keluar dari ruangan nya


" tak nak ikut sekali ? " tanya Rey


"terima kasih,,lain kali lah sebab aku pun ada janji jua" kata Mira sambil melambaikan tangan dan berlalu pergi


"JOM kita jalan" ajak Rey kembali


Nana hanya mengguk mengiyakan ajakan Reinaldi


mereka berjalan keluar menuju parkiran mobil untuk mengambil mobil Rey


"nak makan Kat mana" tanya Rey setelah mobil yang mereka tumpangi berjalan,,


"mana-mana aja asal sedap Nana tak kisah pun" kata Nana


"Kat rumah makan Jepang nak tak ,,?" tanya Rey lagi


Nana hanya mengangguk mengiyakan ajakan Rey

__ADS_1


* * * *


jauh di seberang sana Melawati samudera Pasifik samudra Hindia dan Banyak lagi samudera-samudera yang author tdk sebut kan karena author sendiri pun TDK tau 🤭🤭,,,


seorang anak muda sedang giat-giatnya belajar mengajar cita-citanya untuk menjadi orang sukses dan untuk mendapatkan itu semua dia harus benar-benar fokus pada pekerjaan nya,,


dalam hati sebenarnya dia sangat sangat ingin mendengar suara pujaan hatinya,, tapi dia tidak boleh lengah jika dia mendengar suara Nana bisa-bisa dia tak konsisten dalam pelajaran ,, apa lagi bila mendengar suara tangisan dari Nana bisa-bisa saat itu juga dia akan terbang kembali


maka dari itu dia harus kuat ini semua hisyam lakukan untuk Nana juga


dia akan berusaha sekuat tenaga agar pendidikan nya selesai secepat mungkin,,


¹


"Nana tunggu Syam balek,, tiga tahun bukan waktu yang terlalu lama" hisyam berbicara pada dirinya sendiri


"Syam tau Nana akan setia menunggu Syam," kata nya lagi


dengan tekat yang kuat dia berjuang sendiri untuk meraih masa depan yang lebih baik,, dan pulang secepat mungkin


* * * *


Nana tengah bersiap untuk pulang ke rumah nya,,jam pulang kantor dah tiba dan pekerjaan nana pun sudah kelar semua,,


tok tok


Mira masuk dengan muka yang masen


"ai kau sehat ke " tanya Nana heran biasanya bila Mira nak masuk ruangan Dia tak pernah ketuk pintu atau pun sekadar permisi


"aku nak ikut kau balek lah" jawab Mira dengan raut wajah yang sedih


Nana tau kalau sahabatnya itu sedang ada masalah


"oke jom kita balek aku dah siap" kata Nana lalu berdiri dari kursinya


Mira hanya mengikuti langkah nya dari belakang,, Nana yang melihat sahabatnya tidak seperti biasanya, berjalan lambat mensejajarkan langkah mereka


"apa ni kau ada masalah kee " Mira tidak menjawab pertanyaan Nana


sampai parkiran Nana langsung menuju mobil miliknya,,tapi yang membuat Nana heran adalah Mira juga mengikutinya dan masuk kedalam mobil bersama nya


"lah mobil kau macam mana " tanya Nana


"biar aja lah aku tak kisah" jawab Mira

__ADS_1


Nana hanya mengangkat bahu tanda tdk tau


lalu masuk ke dalam mobilnya,, di liriknya Mira yang sedang duduk di samping Nya kelihatan sekali bila Mira sedang ada masalah


sesampainya di rumah Nana memarkirkan mobilnya di tempat biasa dia parkir,,Nana tinggal di kawasan perumahan sederhana yang di tumpangi nya selama dia bekerja di Maloy ini


Nana tersenyum dan mengangguk kan kepala pada pak pos yang sedang jaga,,


"kau nak minum apa" tanya Nana


"tak terima kasih," jawab Mira


Nana duduk di samping Mira sedih rasa hatinya melihat sahabatnya yang biasanya cerah jadi murung macam tu


"ada yang kau nak kongsi kan kak aku" kata Nana


Mira menutup wajahnya dengan kedua tangan nya air mata yang sedari tadi dia tahan akhirnya tumpa jua


"aku tak tau nak mula dari mana,,yang aku tau mama aku tak restu hubungan ku dengan Rudi"


"awalnya aku kira mama tak restu kan hubungan kami karna Rudi hanya orang biasa,, tapi ternya aku salah menilai Rudi aku kira orang baik-baik" Mira menjeda kata-katanya dan menarik ingusnya


"tadi saat kami sedang makan siang bersama ada perempuan yang datang menghampiri kami,, katanya dia juga kekasih Rudi" hu hu hu tangis Mira makin pecah


"Rudi cakap apa pas liat perempuan tu" tanya Nana


"katanya Rudi tak kenal perempuan tu" kata Mira


"kalau Rudi cakap tak kenal kenapa pula kau sedih" kata Nana


"tapi perempuan tu kata dia hamil anak Rudi" kata Mira


"kau nampa perut dia besar tak,?" tanya Nana


"aku tak perhatikan sebab aku marah sangat,, aku langsung pergi begitu aja " jawab Mira


"itulah salah kau,,kau langsung percaya cakap orang,,Tampa tau yang sebenarnya," kata Nana


"pas tu kau nak aku tinggal Kat situ menyaksikan mereka,"kata Mira pula


"tak macam tu juga,, maksud aku klau kau percaya Rudi tu orang baik patutnya kau pastikan dulu benar ke tak orang tu,,mana tau dia hanya perempuan bayaran je," kata Nana


"terus aku harus apa sekarang,?" tanya pada Nana


"baik lah kau selidiki dulu mama kau,,pas tu baru Rudi" kata Nana

__ADS_1


seketika tangisan Mira berhenti dia memandang Nana meminta bantuan sahabat nya itu


* * * * *


__ADS_2