
Mira pulang kerumah nya menggunakan mobil Nana sebab mobil dia tinggal di kantor tadi ,, Nana tidak ikut menemani sebab Nana letih nak istirahat,,
saat Mira sampai ada mobil yang tidak dia kenal parkir di depan rumah mamanya
"mobil siapa ni" tanya nya pada dirinya sendiri
Mira penasaran dengan tamu mamanya,,karna ingin memastikan siapa gerangan tamu tersebut,, Mira masuk lewat pintu samping bukan pintu utama,,
"terima kasih nyonya,, kalau ada kerjaan kau bisa menghubungi nomor ku lagi" kata perempuan itu sambil mencium amplop berwarna coklat di tangannya
Mira belum melihat wajah perempuan itu jadi dia blum tau siapa perempuan itu,, Mira masih bersembunyi dibalik tembok
"kau harus hati-hati jangan sampai Mira melihat mu atau tau kebohongan mu," kata mama nya Mira
sekarang Mira tau klau semua ini adalah rencana mamanya,, ternyata Nana benar bahwa perempuan tu ada orang bayaran mamanya
Mira keluar saat perempuan itu mau pergi Mira menarik tangan perempuan itu dan
plakk
Mira menampar pipi perempuan itu
"jadi kau ada lah orang bayaran mama ku," kata Mira
"mama keterlaluan" kata Mira lagi
"Mira mama lakukan ini semua untuk kamu,, mau jadi apa hidup mu dengan pria tu" kata Mela mama dari Marisa dan Mira
"ma ini hidup Mira tolong jangan paksa Mira dengan anak dari teman mama tu,,Mira tak nak" kata Mira
"Mira Rohan tu orang sukses baik kaya dan yang paling penting dari keluarga terpandang tidak seperti pria itu,," kata mama Mela
"tapi ma Mira cinta sama Rudi Mira tak kisah mau dia orang terpandang ataupun tidak" kata Mira lagi
__ADS_1
"mira sampai kapan pun mama tak kan Sudi punya menantu seperti itu tidak akan" kata Mela lagi
"tapi Mira pun tak nak dengan anak dari kawan mama tu,, Mira tak kenal dan tak nak kenal,, ma cukup ka Marisa yang mama kendalikan Mira tak nak jadi macam ka Marisa," ya nasip Marisa hampir sama dengan Mira,,
Marisa di jodoh kan dengan pria yg tidak dia kenal sama sekali beruntung suami Marisa orang baik hingga kejadian naas menimpanya dan mengambil nyawa dari suami kakaknya itu,
"apa yang kau merepek nii,, walaupun Marisa mama jodoh kan tapi liat sekarang hidup kakak kamu sudah enak bukan," kata Mela
"enak mama bilang,, ka Marisa menderita ma selama ini mama hanya melihat ka Marisa dari luar ja mama tak tau hati dia " kata Mira
"lalu kalau kau dengan si Rudi Rudi tu apa yang nak kau banggakan,,?" tanya Mela
"Rudi memang tak sekaya anak dari teman mama tu,,tapi dia punya hati yang tulus,"
"apa pun alasana nya mama tak kan restu kan hubungan kalian, kau dengar tuu" kata Mela lalu pergi meninggalkan Mira sendiri
Mira berlari keluar menuju mobil Nana dia harus bicara dengan rudi dia akan minta maaf pada Rudi
Mira sampai di tempat tinggal Rudi namun tempatnya kayanya kosong Mira mengetuk pintu rumah Rudi namun tak ada jawaban,,
"Rudi maaf kan aku" katanya
"aku janji aku akan mendengar kan penjelasan mu,,Rudi aku tau aku salah maafkan aku Rudi" Mira menangis di depan rumah Rudi
lama dia duduk di teras rumah Rudi tapi tak ada siapa pun akhirnya Mira pulang ke tempat tinggal Nana lagi
"assalamualaikum" salam Mira
"walaikumsalm" jawab Nana dari dalam rumah
sambil membuka pintu rumahnya
"haa dah balik pun macam mana penyelidikan hari nii Bu detektif," tanya Nana saat mereka sedang duduk di sofa
__ADS_1
"ternyata kau benar mama aku dalam semua ni,,mama membayar perempuan tu tuk jadi kekasih pura-pura Rudi" kata Mira
"dan dengan mudahnya kau terpancing" kata Nana
"entah lah aku tak habis pikir kenapa mama aku lakukan itu semua" kata Mira
"kau dah minta maaf pada Rudi,," tanya Nana
"aku tadi dah ke tempat dia tapi tak da orang rumah dia tertutup,, aku takut dia pergi karena aku" kata Mira
"kau dah call dia" tanya Nana
Mira memukul kepala nya kenapa dia bisa lupa bahwa sekarang sudah ada ponsel
"aku lupa" kata Mira sambil nyengir kuda
Mira meraih tas tangan milik nya lalu mengambil ponsel yang sedari tadi berada di tas miliknya
ternyata sedari tadi Rudi menelfon nya ,, Mira tersenyum melihat panggilan tak terjawab dari kekasihnya
Mira menelfon ulang namun sayang operator seluler yang menjawab panggilannya senyum yang tadi sempat menghiasi wajahnya seketika menghilang,,
"ada apa lagi dengan muka tuu?" tanya Nana yang melihat perubahan di wajah Mira
"ponsel Rudi non aktif," jawab Mira lemas
ha ha ha ha
nana menertawakan Mira
" apa lah kau nii kawan lagi kesusahan bukannya bantu malah di tertawakan" kata Mira
Nana masih belum berhenti ketawa sampai sakit perut Nana melihat perubahan yang terjadi pada Mira
__ADS_1
hingga mereka berdua tertawa terbahak-bahak bersama entah apa yang lucu purut mereka bagai di kelitik
* * * *