
Nana masih diam mendengar kan semua penjelasan hisyam, sepercaya itu hisyam pada nya,,
sedangkan Nana saja sempat ragu pada Syam dia sempat mengira bahwa Hisyam sudah menghindarinya,
Hisyam menggenggam tangan Nana dan berkata
"Syam sayang kan Nana sangat sayang, Syam mohon beri Syam satu kesempatan untuk memperbaiki semua nya," kata hisyam
"hanya Nana satu, satunya wanita yang Syam sayang dan cintai setelah umi dan kak Ros," kata hisyam lagi
"kita mulai kan lagi dari awal bersama, Nana mau," tanya hisyam
Nana masih diam tidak tau apa yang harus dia lakukan melangkah bersama dengan hisyam atau sudahi semua di sini
"Nana,,Nana tak tau Nana Masi bingung," kata Nana terpatah-patah
"Nana boleh pikir kan lagi, ikuti kata hati Nana, jangan turuti nafsu Nana," kata hisyam
Nana terdiam sejenak lalu berkata
"esok Nana dah balik lagi ke Maloy, cuti Nana cuma 4 hari,"
"Nana masih tinggal kak kawasan perumahan sederhana yang dulu," tanya hisyam
Nana hanya mengangguk kan kepala nya
" Minggu depan pun Syam ada wawancara dengan perusahaan S.J.R ,," kata hisyam
" Syam melamar pekerjaan di kota Maloy juga," tanya Nana
Hisyam juga mengangguk kan kepala nya
" kenapa,? tanya ka
"alasan pertama karena Nana ada kak sana,, dan yang kedua, karena memang dah lama Syam mengincar perusaan tu," kata hisyam
ya sejak hisyam kuliah di Maloy dulu Hisyam sudah tertarik pada perusahaan itu, di tamba Nana juga bekerja di kota Maloy itu,
kota Maloy sama besarnya dengan kota Kuala
cuma barang produksi dan impor kebanyakan dari Maloy
hisyam kembali memegang tangan Nana
"kita akan mulai dari awal mari kita buka lembaran baru,,Syam tau Nana masih setia pada Syam, dari mata Nana Syam tau rasa sayang Nana pada syam belum berubah sedikit pun," kata hisyam,
tapi Nana masih diam belum menjawab pertanyaan Hisyam sedikit pun,
" Syam tau Syam salah karena telah mencampakkan Nana, Syam janji tak kan mengulang nya lagi," kata Hisyam lagi
"beri Nana waktu untuk berpikir," akhirnya Nana mulai melemah jua,
* * *
__ADS_1
di kediaman kak Ros
sore harinya semua tamu sudah balik semua tapi hisyam masih belum kelihatan jua
bang Farid dan bang Hasyim sibuk membantu membereskan rumah yang berantakan bekas pesta tadi,,
kak Ros dah istirahat di kamarnya begitu pun dengan Yuna mereka berdua di suru berehat sebab kasian dengan perut mereka bila terlalu letih akan berdampak pada kandungan mereka
"hisyam belum balek lagi,,?" tanya Abah omar
"belum agaknya bah," jawab bang Hasyim
" iss anak tu kata tadi cuma kejap je, dah nak sore gini belom balek jua," omel umi Farah yang tiba-tiba sudah berdiri di samping abah Omar
"mungkin dia ada lah dikit kot's," kata bang Hasyim
'apa pasal perempuan tu,' umi berbicara dalam hati
" kejap lagi balek lah tu," kata Abah omar membela putra bungsu nya
" papa kak mana semua hadiah untuk bel tadi," tiba-tiba Belina datang dengan mengucek mata nya sebab dia baru bangun dari tidurnya
"ada kak dalam kamar bel," kata bang Farid
ya tadi Belina tertidur di kamar kak Ros saat sedang asyik mengajak adik bayi yang masih dalam perut mama nya bercerita,,
mungkin sebab dia kecapean sampai lupa pada hadiah-hadiah yang dia dapat hari ini
Belina berlari masuk kedalam kamar tidur nya untuk melihat semua hadiah yang diterima dari teman-temannya
"bel cari ape," tanya kak Ros dari belakang Belina
Belina tdk menjawab dia terus saja mencari cari hadiah yang entah dari siapa
" bel cari hadiah dari aunty Nana," jawab nya setelah mendapat yang di cari
"wah besarnya," katanya lagi sambil membuka kado tersebut
Ros duduk di samping Belina membantu anak nya membuka kado dari Nana
"wah cantik Nye,," kata belina, Nana memberikan boneka beruang besar berwarna biru,,
flash on
tadinya Nana sempat bingung mau kasih hadiah apa, sambil mengingat-ingat Belina
Nana jadi tersenyum sendiri sebab telah salah faham pada anak kecil itu,
sampai Nana melihat boneka beruang yang
Bebagai bentuk berjejer rapi dari yang paling kecil sampai Dengan yang paling besar
Nana tersenyum melihat boneka beruang yang berwarna biru dia yakin bila anak kemenakan hisyam itu pecinta warna biru
__ADS_1
terlihat dari beberapa kali Nana melihat Belina selalu saja mengenakan pakaian yang serba berwarna biru
Nana memilih boneka beruang berwarna biru yang berukuran agak besar
flash off
Hisyam balik ke rumah kak Ros setelah mengantar Nana sampai rumah nya, dia bahagia sebab Nana dah mau baikan lagi pada nya bahkan
Nana juga sudah mau di antar sampai rumah walaupun belum mau memperkenalkan Hisyam pada mamanya,
"assalamualaikum," hisyam mengucap kan salam saat mau masuk ke dalam rumah kak Ros
"walaikumsalm," jawab semua keluarga hisyam mereka sedang berkumpul bersama di ruang keluarga,,
melihat Pak su nya pulang Belina berlari masuk ke dalam kamar nya mengambil boneka beruang yang di berikan Nana pada nya,,
"pak su, pak su tengok cantik tak,?" tanya Belina sambil bersusah paya mengangkat bonekanya
"wahh cantik Nye sapa bagi,?" tanya hisyam
"aunty Nana," kata Belina dan berlari lagi menyimpan boneka nya takut kotor katanya
"dari mana Syam sampai tak ingat waktu nak balik,?" tanya umi
"dari jumpa kawan tadi umi, " kata hisyam
" laki ke perempuan,?" tanya umi lagi
"perempuan umi," jawab hisyam sambil menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal
"orang laki pasti ketemu nya perempuan lah," bela Abah omar
"iss apa lah Abah ni," kata umi Farah sambil mencubit pelan tangan suaminya
yah begitulah Abah setiap umi mengomel pada putra dan putri nya Abah selalu jafi pemembela
" umi Abah Syam nak mandi dulu kejap, dah bau asyem," kata hisyam sebenarnya dia hanya menghindari pertanyaan umi nya
hisyam masuk ke dalam kamar nya sambil bersiul-siul terlihat sekali yang dia sedang bahagia,
kak Ros yang menyaksikan hisyam tersenyum melihat tingkah adik bungsu nya itu
dia bersyukur dalam hati sebab pasti masalah antara Nana dan hisyam dah di selesaikan terlihat dari tingkah hisyam,,
* * *
setiap manusia pasti pernah melakukan kesilapan begitu pun juga dengan hisyam
Hisyam mencampakkan Nana bukan Tampa alasan, alasan hisyam juga masuk akal dia hanya ingin fokus belajar dan pulang secepat mungkin
mungkin menurut orang sebagian di sini berfikir hisyam sangat egois
tapi Nana juga keras kepala.
__ADS_1
apa pun anggapan kalian tolong tinggal kan jejak kalian ✌️✌️🤗🤗