
“ Tuan Arab nya sudah pulang za “ Lili langsung keluar dari kamar nya , setelah melihat tuan usman meninggal kan rumah . Di dalam kamar nya , ternyata Lili mencuri dengar pembicaraan ketiga orang yang berada di ruang tamu . Lili cukup penasaran siapa sosok laki-laki yang seumuran dengan ayah nya itu , Lili merasa laki-laki paruh baya itu terlintas sangat mirip dengan adiknya , apalagi warna bola mata reyna dengan laki-laki paruh baya itu benar-benar sama persis .
“ Kakak gak lihat orang nya sudah tidak ada , berarti orang nya udah pulang . “ balas reyna dengan membuka paper bag yang tuan usman bawa .
“ Waw , banyak banget hadiah yang di bawa tuan Arab itu . Kakak minta satu dong ? “ lili langsung menyerobot satu paper yang paling kecil , tanpa persetujuan reyna dan langsung membuka nya .
Lili melebarkan matanya , saat melihat isi paper bag paling kecil yang dia ambil . “ Waw , kotak perhiasan “ sentak lili .
Mendengar ucapan Lili , reyna langsung merebut kotak perhiasan yang ada di tangan Lili . “ kakak ambil yang lain , jangan yang ini . “ reyna berniat mengembalikan perhiasan nya pada tuan usman , meski reyna belum melihat dan membuka kotak perhiasan nya .
“ Dasar pedit “ sungut Lili , kemudian Lili mengambil paper bag lain yang paling besar di antara paper bag lainnya , dari pada merebut kembali paper bag yang sudah di aman kan reyna .
“ Siniin paper bag nya kalo masih ngatain aku pelit “ reyna pun hendak merebut paper bag yang Lili ambil , tapi kali ini Lili mempertahankan paper bag tersebut dengan menyembunyikan di belakang tubuh nya .
“ Tidak bisa ini sudah milik kakak , jadi jangan coba - coba merebut nya . Hadiah sebanyak itu , kakak cuma ambil satu doang tapi perhitungan banget sih kamu , za . “ Lili tentu saja tak ingin mengalah kali ini , jangan harap paper bag nya kembali ke tangan reyna .
__ADS_1
“ Udah sih yang ! biarin aja kakak kamu ambil satu , nanti biar mas yang mengganti nya lebih bagus dari itu . “ timpal Arga
“ ASSALAMU'ALAIKUM “ saat reyna dan lili masih mode berebut paper bag , Lala datang dan langsung mengucapkan salam diikuti fahri dan ayah ahmad .
“ Kalian tuh kaya kayak kecil , selalu saja berebut “ bukan lala yang berkomentar , melainkan fahri .
“ Apa sih mas , siapa yang lagi rebutan orang ini sudah menjadi milik ku . “ balas Lili dengan gak terima .
“ Udah ah yang , biarin paper bag yang itu buat kakak kamu . “ sekali lagi arga mengingat kan sang istri , agar membiarkan paper bag yang sudah di tangan lili .
“ Alah mulai ngadu - ngadu nya , padahal udah punya suami tapi masih saja sok ngadu sama ayah . “ timpal Lili .
“ Emang siapa yang memberikan hadiah segitu banyak nya za ? “ tanya ayah ahmad
“ Semua hadiah itu dari tuan usman yah , kata tuan usman saat melihat za , beliau jadi teringat dengan putrinya yang di bawa mantan istri nya beberapa puluh tahun . “ balas Reyna .
__ADS_1
Deg
’ Jangan - jangan tuan usman itu mantan suami Nur ? dan seperti nya kekhawatiran Nur terbukti , jika tuan usman itu tengah mendekati za dan berencana membawa za pergi . ’ batin ayah ahmad
“ Tunggu deh , kok za baru ngeh yah kalo pakaian ayah terlihat sangat rapi , apalagi tak biasa - biasa nya ayah memakai jas “ Reyna baru menyadari penampilan ayah nya begitu berbeda sore ini , biasanya sang ayah hanya memakai kemeja berlengan pendek jika ingin bepergian , tapi kali ini ayah nya berpakaian formal .
Reyna memicing nya , karena tidak hanya pakaian ayah nya yang di buat heran , kakak serta kakak ipar nya pun tampak terlihat seperti orang yang baru menghadiri acara pernikahan . “ kalian habis datang ke pernikahan siapa ? “ bukan Reyna yang bertanya , melainkan Lili .
Sama halnya dengan Reyna , Lili pun menyadari jika ayah serta kakak nya berpakaian formal dan rapi . Mungkin lala serta fahri sudah biasa berpakaian senada dan rapi , benar apa yang di bilang Reyna , tidak biasa - biasanya ayah nya memakai pakaian formal , bahkan ayah nya tampak memakai sepatu fantofel berwarna hitam yang mengkilap , seolah ayah nya lah yang menjadi pengantin pria nya .
Lala dan ayah saling pandang , mereka berdua bingung menjelaskan pada lili dan Reyna , karena tanpa sepengetahuan Lili serta Reyna , ayah ahmad sudah menikah kembali siang ini dan menyaksikan pernikahan ayah ahmad , hanya Lala dan juga fahri . “ jangan - jangan kita bakalan punya ibu baru kak , jadi siap - siap aja kakak jadi jomblo ngenes di rumah ini . “ celetukan Reyna sukses membuat ketiga orang yang baru saja datang menjadi sangat gugup .
“ Sialan kamu , za . Tidak mungkin ayah kita nikah , tanpa sepengetahuan kamu dan kakak . Lagian kamu kan anak kesayangan ayah , masa ayah mau diem - diem nikah nya . “ tukas Lili .
Ayah ahmad semakin merasa bersalah , karena sudah menyembunyikan pernikahan nya pada Reyna dan Lili , sungguh ayah ahmad tidak bermaksud menyembunyikan semua ini , terlebih pada Reyna . “ ada yang ingin ayah katakan pada kalian , tapi kalian berjanjilah pada ayah , jika ayah sudah mengatakan semua nya , kalian tidak akan marah pada ayah ?
__ADS_1
Bersambung