
Cek lek
Kedatangan seseorang ke ruang rawat reyna , membuat semua orang tertegun sekaligus terpaku , terkecuali reyna .
***
“ Anggap lah rumah ini milik mu , ini juga rumah suami mu yang durjana itu . Setelah suami mu datang kemari , biar kakek yang akan menarik telinga nya sampai putus , karena sudah meninggal kan istrinya yang sakit di rumah sakit dan lebih mengurusi pekerjaan nya yang tidak terlalu penting . “ kelakar kakek Arga .
Malam itu kakek Arga mendengar , jika cucu mantu nya masuk rumah sakit , kakek pun mendengar jika sang cucu ternyata lebih memilih pergi kekantor cabang yang ada di negara Turki , padahal setahun kakek di kantor cabang tidak ada masalah yang berarti . Itu sebabnya kakek arga berniat menjenguk sekaligus mengajak sang cucu mantu untuk tinggal di kediaman rahardian dan reyna sendiri pun langsung menerima ajakan kakek arga untuk tinggal sementara di kediaman rahardian , meskipun semua anggota keluarga nya keberatan dengan keputusan yang reyna ambil , tapi karena reyna sendiri sangat keras kepala dan tidak bisa di cegah oleh siapapun jika sudah berkeinginan , jadilah saat ini reyna berada di kamar sang suami . “ Terima kasih pak kakek , karena pak kakek sudah mengizinkan reyna tinggal di istana sebesar ini . “ tukas reyna.
“ Dasar norak . “ celetuk salah satu perempuan yang ikut masuk ke dalam kamar arga , karena reyna terlihat takjub dan berbinar saat matanya terus memindahi setiap ruangan yang begitu luas dan maskulin menurut reyna.
__ADS_1
“ Papi mungut perempuan itu dari tong sampah mana ? kenapa papi malah membawa nya ke kamar arga bukan nya ke kamar pembantu . “ sahut pak Arda , ayah kandung dari arga .
“ Jaga bicara kamu Arda , dan jika kamu dan keluarga mu semua merasa keberatan dengan tinggalnya istri arga disini atau pun berniat mengganggunya , silahkan kalian semua angkat kaki dari kediaman rahardian , kalian lupa jika kalian semua hanya menumpang dan karena kebesaran hati cucu ku , kalian semua masih tinggal di sini . “ tandas kakek Arga .
’ Sialan kakek tua ini . ’ umpat pak Arda dalam benak nya .
Sementara reyna sendiri terlihat canggung sekaligus bingung , karena sang suami sama sekali tidak mengenal kan anggota keluarga nya , yang reyna tahu dan kenali hanya kakek arga . ’ Mereka semua siapanya mas arga yah , kenapa mas arga tidak pernah mengenalkan keluarga nya padaku . Ini karena aku nya yang tidak perduli dengan orang di sekitar ku , atau memang mas arga nya tidak ada niatan mengenalkan keluarga nya pada ku . ’ batin reyna .
' Kok ____ ’ batin reyna dengan heran , karena sang kakek seperti tahu apa yang ada di pikiran reyna sendiri . Karena gugup dan tak enak hati , reyna pun hanya menganggukkan kepala nya. Karena memang pada dasarnya reyna sama sekali tidak tahu menahu anggota keluarga sang suami dan reyna pun tak mencari tahu atau pun bertanya pada sang suami mengenai hal ini .
“ Gak usah takut sama mereka , kamu kan punya banyak jarum suntik , nanti kalo mereka macam - macam sama kamu tinggal suntik rabies saja . “ tukas kakek Arga dengan santai nya , seolah tuan arda dan perempuan cantik yang berdiri di samping tuan arda itu hanya makhluk tak kasat mata.
__ADS_1
“ Emang nya tuan dan nona cantik ini siapa nya mas arga kek ? “ reyna mulai memberanikan diri bertanya pada kakek Arga tentang kedua orang di hadapan nya yang terlihat sinis padanya , tapi reyna bisa tebak laki-laki yang wajahnya mirip dengan sang suami adalah ayah mertua nya , hanya saja laki-laki yang ada di hadapan nya berambut sedikit putih , sedangkan rambut sang suami masih terlihat ber warna hitam pekat .
“ Sayang nya laki-laki yang ada di hadapan reyna adalah papa dari suami reyna , meski dia papa mertua reyna , reyna tidak usah takut atau pun hormat padanya , karena dia tidak pantas mendapatkannya . Sedangkan perempuan yang berdiri di samping papa mertua mu , namanya Shania dia putri nya papa mertua kamu dengan perempuan bernama shanum . “ papar kakek Arga .
Setelah kakek Arga memperkenalkan kedua orang di hadapan nya , reyna pun berdiri untuk mencium tangan papa mertua nya . Pak Arda menepis tangan reyna dengan kasar , saat reyna mencoba menggapai tangan pak arda . “ sudah kakek bilang , jangan bersikap hormat padanya , dia itu hanya laki-laki tak berguna dan tidak bisa di harapkan . “ tukas kakek Arga dengan terus merendahkan pak Arda , karena melihat tangan reyna di tepis dengan kasar oleh pak Arda .
“ Arga itu putra ku , kenapa papi menikah kah Arga dengan perempuan tidak jelas seperti dia . “ tandas pak Arda pada papi nya yang tidak pernah menganggap nya .
“ Yang tidak jelas itu kamu , istri Arga seorang dokter dan kamu sebagai orang tua selama ini apa pernah memikirkan putra mu yang kamu abaikan selama ini . Gunakan otak kamu untuk merenung , jangan hanya menurut dan bersembunyi di ketiak istri kamu saja bisanya . “ balas kakek Arga dengan menohok .
’ Ternyata keluarga mas Arga penuh dengan konflik , aku pikir setelah keluar dari rumah ayah akan mendapatkan ketenangan di sini . ’ batin reyna , saat melihat perdebatan antara kakek dan papa mertua sang suami .
__ADS_1
Bersambung